M O M S M O N E Y I D
Santai

Good Girl Syndrome: Hidup Anda Terancam Kehilangan Diri Sendiri?

Good Girl Syndrome: Hidup Anda Terancam Kehilangan Diri Sendiri?
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Berlaku baik itu memang harus dilakukan oleh semua orang. Tetapi, taukah Anda, ada fenomena Good Girl Syndrome? 

Fenomena ini mengungkap bahwa pendorong orang menjadi baik berasal dari perasaan takut ditolak, bukan karena pilihan sadar. 

Apakah Anda termasuk orang yang tidak enak jika menolak permintaan orang lain? 

Terutama, bagi perempuan, mereka sering dituntut untuk selalu lembut, berbaik hati, dan menolong orang lain. Hal ini bukanlah sesuatu yang salah, namun akan menjadi perhatian bila “sikap baik” yang ditampilkan justru membuat perempuan kehilangan dirinya sendiri. 

Sering kali perempuan menjadi terpaksa untuk menuruti keinginan orang lain karena ada batasan norma dan standar sosial yang harus dipenuhi. Fenomena ini disebut juga dengan “the good girl syndrome.”

Coba cek diri Anda sendiri, apakah mengalami syndrome ini? Berikut tanda-tandanya. 

  • Sulit mengatakan “tidak” atau menolak permintaan orang lain.
  • Takut membuat orang lain kecewa.
  • Merasa dituntut untuk selalu berprestasi.
  • Terpaksa melakukan sesuatu untuk membahagiakan orang lain.

Baca Juga: Ada 6 Website Tes Psikologi Gratis dari Kepribadian sampai Karier, Wajib Coba

Psikolog Jiwika Mira Joice Hutajulu menulis dalam laman Kayros Psikologi mengenai akar dari munculnya fenomena the good girl syndrome. Jadi, memang yang terjadi perempuan dituntut untuk menjadi “good girl” yang selalu membantu tanpa pamrih, dan mengutamakan kepentingan orang lain di atas kebutuhan sendiri. Stereotip ini bukan hanya peninggalan budaya tetapi juga pengaruh yang terus berlanjut hingga saat ini.

Bahkan, The good girl syndrome berakar kuat pada bias gender yang telah ada sejak berabad-abad lalu. Dongeng dan cerita rakyat selalu menggambarkan perempuan harus mengikuti aturan tertentu untuk memenuhi ekspektasi sosial. Hal ini membatasi pertumbuhan pribadi perempuan dan menanamkan pola perilaku yang memprioritaskan kebahagiaan dan penerimaan orang lain daripada diri sendiri.

Sebagai perempuan, kita sering dituntut untuk selalu lembut, berbaik hati, dan menolong orang lain. Hal ini bukanlah sesuatu yang salah, namun akan menjadi perhatian bila “sikap baik” yang ditampilkan justru membuat perempuan kehilangan dirinya sendiri. Sering kali perempuan menjadi terpaksa untuk menuruti keinginan orang lain karena ada batasan norma dan standar sosial yang harus dipenuhi. Fenomena ini disebut juga dengan “the good girl syndrome.”

Secara historis, norma dalam masyarakat menggu nakan peran gender yang menentukan perilaku perempuan. Perempuan dituntut untuk menjadi “good girl” yang selalu membantu tanpa pamrih, dan mengutamakan kepentingan orang lain di atas kebutuhan sendiri. Stereotip ini bukan hanya peninggalan budaya tetapi juga pengaruh yang terus berlanjut hingga saat ini.

Kemudian, fenomena the good girl syndrome terjadi dari dinamika keluarga, sistem pendidikan, dan pengaruh media yang mengidentikkan perempuan baiknya sanggup berkorban dan merawat orang lain. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!