MOMSMONEY.ID - Gejala penyakit asam urat meliputi rasa gatal di kulit sendi, pembengkakan dan rasa kaku di sendi. Kondisi ini disebabkan oleh terlalu banyak asam urat yang membentuk kristal di persendian.
Chandrasekaran, dokter reumatologi dari Verywellhealth.com, menyampaikan, reaksi alergi atau efek samping terhadap obat-obatan yang digunakan untuk mengobati asam urat juga menjadi salah satu penyebab gatal pada penderita asam urat.
Dokter akan merekomendasikan beberapa obat untuk asam urat, seperti obat antiinflamasi nonsteroid indometasin, naproksen, dan ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
Selain itu, dokter juga bisa meresepkan kolkisin untuk mengobati dan menghentikan serangan asam urat. Gatal dan ruam kulit diketahui sebagai kemungkinan efek samping.
Baca Juga: Daftar Makanan Terbaik, Bantu Darah Tubuh Buang Kelebihan Asam Urat di
Gangguan kulit yang mungkin dialami penderita asam urat
Asam urat tidak secara langsung menyebabkan gatal, tetapi masalah kulit yang menyebabkan gatal dapat dikaitkan dengan gangguan medis tertentu dan pilihan gaya hidup yang meningkatkan kemungkinan terkena asam urat. Hal ini meliputi:
- Psoriasis
- Eksim
- Penyakit ginjal
- Dampak peradangan secara tidak langsung
Beberapa penderita asam urat mengalami kulit gatal atau sensitivitas kulit sebagai akibat dari peradangan sistemik yang disebabkan oleh asam urat kronis. Selain itu, kristal asam urat dapat menumpuk di bawah kulit pada stadium lanjut penyakit asam urat dan membentuk tofi atau benjolan.
Tofi dapat menyebabkan iritasi, peradangan, atau ulserasi yang dapat menyebabkan gatal sedang atau nyeri lokal di sekitar area yang terkena.
Faktor risiko kadar asam urat tinggi
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terkena asam urat, seperti:
- Menurut tinjauan studi Advances in Rheumatology tahun 2019, 5,1% penderita asam urat adalah perempuan. Asam urat lebih umum terjadi pada perempuan setelah menopause.
- Sindrom metabolik meningkatkan risiko penyakit asam urat, jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.
- Penurunan fungsi ginjal
- Gagal jantung kongestif
- Faktor genetik atau riwayat keluarga.
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Mengonsumsi makanan yang kaya purin
- Penggunaan pil diuretik yang berlebihan 4
Baca Juga: Ampela Ayam Mengandung Kadar Purin, Apakah Aman untuk Penderita Asam Urat?
Gejala asam urat yang harus diwaspadai!
Berikut ini berbagai macam gejala asam urat yang harus dipahami:
1. Nyeri
Asam urat ditandai dengan nyeri sendi yang sering muncul pada malam hari. Salah satu gejala awal yang umum adalah nyeri hebat pada satu sendi, biasanya pada ibu jari kaki.
Nyeri pada tahap awal asam urat juga dapat menyerang sendi lain, seperti:
Lutut
Pergelangan kaki
Pergelangan tangan
Jari-jari tangan
Rasa nyeri pada tahap awal asam urat dapat meningkat intensitasnya dan tetap terasa sakit selama beberapa jam. Setelah itu, nyeri akan perlahan mereda.
2. Pembengkakan
Gejala awal asam urat biasanya mencakup pembengkakan yang cukup besar pada sendi yang terkena beserta area di sekitarnya. Pembengkakan ini dapat menyulitkan penderitanya untuk menekuk atau menggerakkan ibu jari kaki tersebut.
3. Gatal pada kulit
Peradangan dapat menyebabkan kulit di sekitar sendi yang terkena tampak merah cerah, gatal dan berkilau. Kulit juga terasa nyeri saat disentuh, serta terasa hangat atau panas.
Saat serangan asam urat pertama mulai mereda, kulit di area tersebut akan terasa gatal dan mengelupas.
Baca Juga: Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman
Bagaimana cara menangani atau mengobati gejala asam urat?
Dokter akan meresepkan obat khusus asam urat, seperti kolkisin untuk mengurangi pembengkakan, peradangan, dan nyeri dengan cepat. Selain itu, ada juga obat kortikosteroid oral atau suntikan kortikosteroid langsung ke sendi yang terdampak.
Obat resep lainnya, seperti alopurinol dan febuxostat yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Perawatan mandiri di rumah yang dapat membantu meredakan gejala awal asam urat meliputi:
- Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang dijual bebas
- Mengompres sendi yang terdampak dengan es untuk mengurangi nyeri dan peradangan
- Memosisikan sendi yang terdampak lebih tinggi (elevasi) untuk mengurangi pembengkakan
- mengistirahatkan sendi yang terdampak
Serangan penyakit asam urat bisa muncul secara tiba-tiba dan sering kali terjadi saat sedang tidur. Segeralah temui dokter jika Anda mengalami serangan penyakit asam urat. Inilah cara mengatasi gejala gatal dan nyeri pada penderita asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News