MOMSMONEY.ID - Kesuksesan dalam karir bergantung pada pendidikan dan kegigihan seseorang. Layaknya filosofi Ukemi dalam ilmu bela diri, Direktur BCA Hendra Tanumihardja mengajak mahasiswa untuk tidak takut menghadapi kegagalan demi meraih kesuksesan dalam segala hal.
Hendra menjelaskan, generasi muda perlu memaknai kejatuhan sebagai kesempatan untuk bangkit kembali. Terlebih, di kondisi yang semakin kompetitif dan serba dinamis ini perlu kemampuan bertahan dan adaptif.
“Perjalanan menuju keberhasilan tak pernah lepas dari kegagalan. Generasi muda perlu berani dan tahan banting untuk menghadapi kegagalan tersebut,” ujar Hendra Tanumihardja saat menjadi pembicara di Program BCA Berbagi Ilmu (BBI) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, belum lama ini.
Hendra mengungkapkan, filosofi Ukemi juga sejalan dengan apa yang diimplementasikan di BCA. Filosofi ini juga menjadi salah satu pedoman untuk menjadi resilient dalam menghadapi berbagai tantangan, persaingan, dan kondisi perekonomian sehingga perseroan tetap bertumbuh, berkembang, dan maju.
Ia turut menegaskan, Program BBI merupakan wujud upaya dan kepedulian BCA terhadap dunia pendidikan, dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi dan pimpinan BCA.
“Kehadiran BCA di Untirta menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam transisi dari dunia akademik menuju profesional yang tangguh,” jelas Hendra.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menambahkan, penyelenggaraan BBI merupakan salah satu cerminan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik bagi sebuah bangsa.
Baca Juga: Cara Lihat Detail Kartu Kredit BCA di myBCA, Mudahnya Transaksi yang Tidak Ribet
Harapannya, BBI tidak sekedar berbagi teori tapi bisa mempersiapkan mahasiswa tentang dunia kerja yang dinamis.
“Kami juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pihak perguruan tinggi, mengingat pelaksanaan program sebelumnya telah membuka kesempatan kolaborasi yang positif bagi kedua belah pihak, utamanya terkait layanan keuangan,” kata Hera.
Sejalan dengan itu, Hera mengungkapkan, BCA di bawah payung Bakti BCA turut menyerahkan bantuan berupa Solar Panel Charging Bakti BCA. Fasilitas ini salah satu fungsinya memberikan akses energi bersih dari sinar matahari bagi sivitas akademika Untirta untuk mengisi daya gawai.
Dia mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari dukungan BCA terhadap inisiatif green campus dalam upaya pengurangan emisi.
Ia pun berharap keberadaan Solar Panel Charging Bakti BCA ini turut meningkatkan kesadaran terkait adopsi solusi ramah lingkungan bagi seluruh sivitas akademika di Untirta. Sekaligus, inovasi ini diharapkan bisa ikut mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Solar Panel Charging Station Bakti BCA yang ada di Untirta ini berbentuk Gazebo, sehingga rekan-rekan mahasiswa bisa sekaligus melakukan aktivitas sehari-hari di sana mulai dari belajar, diskusi, atau sekadar bersosialisasi,” sebut Hera.
Pada 2025, BCA telah membangun dua fasilitas Solar Panel Charging Station Bakti BCA, masing-masing di Universitas Diponegoro dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Ini menjadi langkah strategis BCA untuk menumbuhkan kesadaran dan mendorong adopsi solusi ramah lingkungan di kalangan generasi muda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News