MOMSMONEY.ID - Apa saja bahaya mainan squishy bagi anak-anak?
Squishy telah menjadi salah satu mainan yang cukup banyak digemari anak-anak. Teksturnya yang lunak dan bentuknya yang beraneka ragam serta menggemaskan membuat mainan ini sangat menarik perhatian mereka.
Tak heran jika squishy sering menjadi buruan, baik di toko mainan maupun di platform belanja online. Mainan berwarna-warni, beraroma, dan seringkali menggemaskan ini umumnya digunakan untuk relaksasi, stimulasi sensorik, dan bermain.
Baca Juga: Punya Anak dan Sering Bepergian? Ini Fitur Stroller yang Bisa Dipertimbangkan
Squishy biasanya terbuat dari bahan lembut seperti busa, misalnya poliuretan (PU) atau memory foam.
Ada berbagai bentuk squishy yang bisa Anda temukan di pasaran. Misalnya saja bentuk hewan, makanan, dan karakter tertentu. Bahkan, ada juga yang diberi aroma wewangian untuk meningkatkan daya tarik.
Namun, di balik kelucuan dan kelembutannya, bahaya mainan squishy ternyata menyimpan sisi risiko yang perlu diwaspadai orang tua, lo.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bermain, Ini Cara Orang Tua Mengenali Minat dan Bakat Anak
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami bahaya mainan squishy agar dapat melindungi anak-anak dari risiko yang tidak diinginkan.
Bahaya mainan squishy untuk anak-anak
Ada berbagai bahaya squishy yang menghantui anak-anak dan penting menjadi perhatian Moms. Berikut beberapa bahayanya yang perlu Moms ketahui, sebagaimana dikutip dari yoyatoys.com:
1. Paparan bahan kimia
Salah satu bahayanya adalah paparan bahan kimia dari squishy. Karena beberapa squishy mengandung senyawa organik volatil, seperti toluena dan dimetilformamida yang berisiko bagi kesehatan.
Dalam beberapa studi menemukan bahwa ada squishy yang bisa melepaskan bahan kimia berbahaya dan bisa terhirup. Apalagi jika mainan itu mengeluarkan aroma kimia yang kuat.
Baca Juga: Isi Waktu Luang Anak Tak Harus dengan Gadget, Coba Aktivitas Kreatif Ini
2. Alergi dan iritasi kulit
Selain paparan bahan kimia, bahaya mainan squishy berikutnya adalah alergi dan iritasi kulit.
Karena ada beberapa mainan ini yang mengandung pewangi atau pewarna buatan. Di mana efeknya bisa menyebabkan reaksi alergi dan iritasi di kulit anak yang sensitif.
Jika anak Moms memiliki riwayat alergi atau masalah pernapasan, sebaiknya memilih mainan tanpa pewangi dan tidak beracun ya.
3. Bahaya tersedak
Mainan squishy juga bisa membuat anak-anak tersedak, lo. Hal ini terjadi jika mainan tersedak berukuran kecil atau ada bagian yang bisa dilepas.
Jadi, Moms harus ekstra hati-hati saat anaknya bermain squishy agar tidak sampai dimasukkan ke mulut. Lebih baik hindari mainan yang ukurannya terlalu kecil atau mudah robek untuk diberikan kepada anak ya.
Baca Juga: Anak Disleksia Sulit Ikuti Pelajaran? Ini Cara Orang Tua Membantunya
4. Bahaya terbakar
Squishy sebagian besar terbuat dari busa poliuretan, di mana bahan ini mudah terbakar. Walaupun sudah dilapisi dengan bahan kimia tahan api, namun risiko kebakaran tetap masih ada.
Jadi, Moms sebaiknya menghindarkan squishy dari sumber panas ya.
Tips memilih mainan squishy yang aman
Ada beberapa tips yang perlu Moms perhatikan untuk memilih mainan squishy yang aman buat anak-anak berikut:
1. Cek sertifikasi bebas racun
Pastikan Moms mengecek terlebih dahulu sertifikasi bebas racun dari squishy sebelum membelinya ya. Misalnya saja seperti:
- EN71: standar keamanan Eropa
- ASTM F963: standar keamanan mainan Amerika
- Tanda CE: kesesuaian dengan peraturan kesehatan dan keselamatan Uni Eropa.
Baca Juga: Pikachu dan Wayang Bertemu, Jadi Jembatan Anak Kenal Budaya Tradisional
2. Jangan pilih yang berbau kimia menyengat
Hindari memilih squishy yang berbau kimia menyebabkan. Karena hal tersebut mengandung zat berbahaya.
Pilihlah mainan dengan label "bebas BPA" dan "bebas ftalat" untuk meminimalisir paparan kimia.
3. Pilih merek terpercaya
Sebaiknya pilih merek mainan yang terpercaya ya, Moms. Karena produsen mainan terpercaya akan mengikuti pedoman keselamatan yang ketat dan sesuai dengan standar keselamatan internasional.
Moms bisa mengeceknya di bagian ulasan untuk mengetahui ulasan dari para pelanggan. Dengan begitu, Moms bisa membeli mainan untuk anak secara tepat dan aman.
Baca Juga: Ini Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat yang Perlu Dilakukan Anak Sejak Dini
4. Pilih mainan yang ukurannya lebih besar
Untuk memberikan mainan kepada anak, apalagi balita, sebaiknya pilih mainan yang ukurannya lebih besar, tanpa ada bagian kecil yang bisa dilepas.
Cek juga deskripsi produknya untuk memastikan bahwa mainan tersebut sesuai dengan kelompok usia anak Moms.
Itulah beberapa bahaya mainan squishy buat anak-anak dan tips memilihnya secara tepat agar buah hati tetap aman saat memainkannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News