M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

EXCL Paling Disukai, Ini Pilihan Saham Telekomunikasi dari Indo Premier Sekuritas

EXCL Paling Disukai, Ini Pilihan Saham Telekomunikasi dari Indo Premier Sekuritas
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Indo Premier Sekuritas memberi rating overweight untuk saham-saham telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berikut saham-saham yang bisa dipertimbangkan investor.

Berdasarkan riset Februari 2026 oleh Analis Aurelia Barus dan Belva Monica, stock pick saham telekomunikasi jika diurutkan yaitu EXCL > TLKM > ISAT. 

Rating overweight artinya, saham-saham di sektor ini mendapat rekomendasi positif. 

Dalam pertimbangannya, IP mengerek proyeksi pertumbuhan EBITDA untuk tahun 2026 menjadi sebesar 7%. Ini akan menjadikan pertumbuhan rata-rata (CAGR) sebesar 4% untuk tahun 2024-2027. Kenaikan laba perusahaan ini salah satunya didukung oleh pendapatan per pengguna (ARPU) yang diperkirakan menguat. 

Oerbaikan ARPU seluler seiring konsumsi rumah tangga yang sedikit lebih kuat, pertumbuhan penggunaan data yang lebih cepat, serta perolehan yield data yang lebih baik. 

IP memperkirakan, ARPU di tahun 2026 ini tumbuh 5%, sementara penggunaan data tumbuh 9% dibanding tahun lalu. Penggunaan data diperkirakan tumbuh, setelah per akhir September 2025 (akhir kuartal III) lalu penggunaan data rata-rata konsumen per bulan naik sampai 11%, jauh di atas perkiraan yang hanya 3%. Hal ini didorong oleh performa jaringan yang lebih baik, dengan kecepatan rata-rata 28,5 Mbps.  

Sementara itu, pertumbuhan pendapatan dari bisnis jaringan internet dengan kabel fiber optik (FTTH) diperkirakan belum terlalu pesat, yaitu 0%-2%. 

TLKM diperkirakan merangkul sekitar 11.678 pelanggan berbayar di tahun 2025, diikuti XLSatu and FirstMedia dari EXCL dengan 1.027 pelanggan.  

Pilihan Saham

Dari tiga saham telekomunikasi, Indo Permier lebih menyukai saham EXCL dibanding TLKM dan ISAT. Berikut rekomendasinya:

1. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
EBITDA EXCL di tahun 2026 diperkirakan masih dipengaruhi biaya integrasi. XL melakukan merger besar dengan Smartfren dan Smart Telecom tahun lalu. 

Proses integrasi yang lebih cepat serta kolaborasi potensial baru bisa mendorong penguatan laba dan dividen EXCL. Tahun ini, EXCL juga kemungkinan belum membagikan dividen karena diperkirakan membukukan rugi, sebelum kembali mencatatkan untung di tahun 2027. 

EBITDA EXCL rata-rata di tahn 2024-2027 diperkirakan sebesar Rp 9%, paling pesat serta memiliki dampak operasional lebih tinggi dibanding kompetitornya. 

IP menetapkan target harga untuk EXCL Rp 5.120 per saham. 

 

2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
IP menaikkan proyeksi EBITDA  TLKM sebesar 1%-4% untuk tahun 2025-2027. Kenaikan ini didoorong oleh outlook mobile yang lebih tangguh, dengan ARPU yang menguat. Selain itu, program pengurangan karyawan atau employee redudancy programs (ERP) akan mendorong efisiensi. 

Target harga IP untuk TLKM yaitu Rp 5.100 per saham. 

 

3. PT Indosat Tbk (ISAT)
Dalam hitungan IP, EBITDA ISAT bisa tumbuh 6% di tahun ini, didorong oleh kenaikan ARPU dari penggunaan data. 

Target harga untuk ISAT dalam 12 bulan ke depan yaitu Rp 3.300 pe saham. 

 

Nah, itu dia rekomendasi saham Indo Premier untuk saham-saham telekomunikasi di Indonesia. Namun perlu diingat, rekomendasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham telko. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko Anda masing-masing. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.