M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Investasi Masih Merugi, Perlukah Investor Bersih-Bersih Portofolio?

Investasi Masih Merugi, Perlukah Investor Bersih-Bersih Portofolio?
Reporter: Adit Ramadhani  |  Editor: Adit Ramadhani


MOMSMONEY.ID - Rapor sebagian besar instrumen investasi merugi. Di pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot sekitar 31% sepanjang tahun berjalan. IHSG bahkan jebol ke bawah 6.000 pada Senin (12/10).

Instrumen obligasi pemerintah (SUN) juga loyo. IBPA mencatat INDOBeX Governement Total Return -0,39%.

Buntutnya, kinerja rata-rata reksadana berbasis saham dan obligasi juga minus. Bareksa mencatat, Indeks Reksadana Saham -19,55% dan Indeks Reksadana Pendapatan tetap -1,05% per 12 Oktober 2026.

Menyikapi penurunan tersebut, apakah portofolio investor masih layak dipertahankan, atau saatnya bersih-bersih alias cut loss untuk mitigasi risiko kerugian yang semakin dalam?

Founder dan CEO Cerdas Keuangan Indonesia, Mohamad Andoko mengatakan, bersih-bersih aset bukanlah langkah yang serta-merta digunakan untuk menghindari kerugian.

Baca Juga: Kinerja Reksadana Saham Berbalik Arah, Simak 5 Terbaik Pekan Lalu

“Memang kalau kita melihat rapor portofolio secara year to date, mayoritas mungkin masih menunjukkan angka negatif. Tapi angka tersebut pada dasarnya masih merupakan penilaian di atas kertas,” kata Andoko kepada KONTAN, Selasa (6/10).

Menurut Andoko, masih ada harapan portofolio membaik di sisa tahun ini hingga kuartal awal 2027. Banyak faktor yang mempengaruhi pergerakan masing-masing instrumen investasi.

Investor perlu melihat kembali tujuan berinvestasi untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menghadapi ketidakpastian tersebut. Terdapat batas toleransi risiko untuk mengetahui apakah sebaiknya mempertahankan aset atau menjual aset.

“Jika tujuan investasi dan fundamental masih sejalan dan sesuai, maka bersih-bersih aset yang merugi tidak perlu dilakukan,” ujar Andoko.

Baca Juga: Ini Reksadana yang Menarik saat Rupiah dan Foreign Flow Menguat

Andoko juga bilang, sebagai investor, diversifikasi instrumen investasi menjadi hal yang penting untuk menjaga daya juang terhadap pelemahan pada instrument lain.

Pasar uang dan obligasi ritel masih memiliki nilai yang positif sebagai langkah diversifikasi instrumen pada saat pasar saham keok.

Sementara itu, emas dan dollar AS bisa menjadi aset lindung nilai yang cukup menjaga nilai aset. Meskipun harus dipahami, beberapa instrumen tersebut tetap memiliki risiko.

Di samping itu, kata Andoko, likuiditas atau cash tetap perlu tersedia. "Likuiditas menjadi penting sebagai pegangan dan menjadi alat untuk mengambil kesempatan ketika terdapat berpeluang harga aset yang menarik," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Tips Makeup Baddie untuk Pemula dari Mata hingga Bibir, Catat Ya!

Berikut adalah 4 tips makeup baddie untuk pemula yang ingin tampil memukau dan penuh percaya diri. Simak sampai akhir.  

Empat Tip Menjadi Menteri Keuangan Rumah Tangga Yang Kompeten

Salah satu tugas utama Moms sebagai ibu di rumah tangga adalah mengelola keuangan keluarga agar segala kebutuhan terjamin.

Rahasia Awet Muda & Sehat! Intip 8 Makanan Orang Jepang yang Kaya Nutrisi Ini, yuk

Temukan deretan makanan orang Jepang seperti matcha hingga natto yang kaya antioksidan dan efektif mencegah penuaan dini.

Kacang vs Popcorn: Mana Camilan yang Lebih Aman untuk Gula Darah?

Suka ngemil tapi khawatir gula darah melonjak? Ketahui perbandingan kandungan nutrisi kacang dan popcorn agar Anda bisa tetap ngemil dengan aman.  

Sering Bunyikan Jari sampai Terdengar 'Krek'? Awas 5 Bahaya Membunyikan Jari Berikut

Jangan biarkan kebiasaan kecil merusak kesehatan tangan Anda. Ketahui bahaya membunyikan jari agar terhindar dari risiko osteoarthritis.

Menjadi Konten Kreator Bisa Dilakukan Dimana Saja Lo Moms

Kementerian Ekraf merancang Program Aktivasi Desa Kreatif secara berkelanjutan di 80 desa di seluruh Indonesia.

23 Provinsi Ini Diguyur Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/11)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 3 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Sumatera Utara Masih Diguyur Hujan Besok (3/11), Cek Suhu Tiap Wilayah

BMKG memprakirakan hujan ringan di 28 wilayah Sumatera Utara pada Selasa (3/11), sedangkan Humbang Hasundutan berpotensi hujan sedang.

Olahraga Sambil Lestarikan Budaya, Ini Manfaat Senam Lancang Kuning

Tak sekadar menjaga kebugaran, Senam Lancang Kuning juga menjadi cara mengenalkan budaya Melayu  melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.

Wilayah Ini Masih Berpotensi Hujan, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (3/11)

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Yogyakarta berpotensi mengalami hujan ringan besok. Simak rincian prakiraan cuacanya.