M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

East Ventures Rilis Riset Lanskap AI di Kawasan Asia Tenggara, Ini Hasilnya

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - East Ventures, perusahaan venture capital (VC) yang terbuka pada seluruh sektor, merilis white paper berjudul AI-first: Decoding Southeast Asia trends.

White paper ini menyajikan analisis mendalam tentang bagaimana kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), khususnya Generative AI (GenAI), membentuk ulang lanskap bisnis dan inovasi di Asia Tenggara.

Seiring dengan semakin menguatnya gelombang AI global, diperkirakan pada 2025, sebanyak 25% bisnis akan mulai mengimplementasikan GenAI, dan angka ini diproyeksikan meningkat hingga 50% di 2027.

Peningkatan ini didorong oleh berbagai inovasi terobosan yang memungkinkan para perusahaan meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan operasional, dan membuka potensi pertumbuhan baru.

Di Asia Tenggara, AI diprediksi dapat memberikan kontribusi peningkatan produk domestik bruto (PDB) sebesar 10% hingga 18% pada tahun 2030.

Namun, saat ini Asia Tenggara masih menyumbang porsi kecil dari total investasi global di bidang AI. Meskipun ekosistem AI di kawasan ini masih berada pada tahap awal, East Ventures melihat potensi pertumbuhan yang kuat di aplikasi hilir, terutama dalam pemanfaatan GenAI.

Dalam konteks ini, East Ventures menegaskan kembali keyakinannya untuk terus berinvestasi di sektor AI, dengan menempatkan startup berbasis AI-first sebagai salah satu fokus utama pada tahun 2025.

Baca Juga: Startup Analisis Kredit Berbasis AI Sxored Dapat Pendanaan dari East Ventures

East Ventures meyakini, bisnis harus mampu beradaptasi dan mengadopsi AI agar tetap relevan dan kompetitif dalam lanskap pasar yang terus berubah.

East Ventures juga mengamati adanya pipeline startup yang baik dan perusahaan portofolio yang tengah memanfaatkan foundation model yang tersedia dan membangun solusi siap pakai di atasnya.

"Kami percaya bahwa inovasi seharusnya dapat diakses oleh semua orang," kata Willson Cuaca, Co-Founder dan Managing Partner East Ventures dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (18/7).

"Munculnya GenAI telah menurunkan hambatan bagi para founder dari berbagai latar belakang untuk menciptakan dampak yang berarti," imbuhnya. 

AI seharusnya tidak diadopsi hanya untuk mengikuti tren, melainkan digunakan untuk membangun solusi yang lebih intuitif, efisien, dan dapat ditingkatkan skalanya.

Setiap kawasan memiliki kekuatannya sendiri dalam perlombaan AI, dan East Ventures percaya kekuatan Asia Tenggara terletak pada kemampuannya untuk beradaptasi dan menerapkan model AI siap pakai secara efektif dalam konteks lokal.

White paper ini juga menyoroti dua kategori solusi utama yang muncul dari GenAI, serta memberikan contoh konkret bagaimana perusahaan portofolio East Ventures mengintegrasikan AI ke dalam operasional mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.