M O M S M O N E Y I D
Santai

Dyson Hadirkan Pengering Rambut Teknologi Sensor Nural

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Tampil cantik tak hanya dari wajah saja, melainkan perawatan rambut juga jadi perhatian banyak kaum hawa. Melihat kebutuhan itu, James Dyson memperkenalkan Dyson Supersonic Nural™, pengering rambut dari Dyson dengan teknologi sensor.

James bilang Supersonic Nural™ dilengkapi sensor time-of-flight yang mengenali kepala penggunanya dan mengurangi panas saat mendekati rambut, sehingga mencegah kerusakan akibat panas pada kulit kepala dan rambut. Inovasi hanya bisa terwujud melalui investasi dalam penelitian dan pengembangan.

"Obsesi kami untuk benar-benar memahami akar permasalahan terus berlanjut, seiring dengan pembangunan laboratorium rambut tercanggih di dunia," ujar James Dyson, Founder and Chief Engineer Dyson dalam keterangan yang diterima Momsmoney.

Dyson kembali menghadirkan terobosan dalam alat penata rambut dengan teknologi Scalp Protect mode yang canggih. Dilengkapi jaringan sensor pintar Nural™, alat ini melindungi dan mencegah kulit kepala dari kerusakan. Sensornya juga membuat penataan rambut lebih optimal, meningkatkan kilau rambut, dan mencegah kerusakan akibat panas.

Tak hanya itu, Dyson juga menghadirkan attachment terbaru yang cocok untuk semua jenis rambut. Attachment pintar ini mengenali jenis yang digunakan dan mempelajari kebiasaan/preferensi penataan rambut Anda. Hasilnya, rutinitas penataan rambut menjadi lebih mudah dan cepat dengan pengeringan sehat tanpa panas berlebih.

Baca Juga: Dyson Rilis Alat Kebersihan Rumah dengan Teknologi Augmented Reality

Dyson Supersonic Nural™ hadirkan pengalaman penataan rambut yang lebih mudah. Sensor pintar ini mendukung tiga fitur inovatif: Scalp Protect Mode, Attachment Learning, dan Pause Detect.

 Scalp Protect Mode yang Melindungi Kesehatan Kulit Kepala

Mode ini secara otomatis menurunkan panas hingga 55°C, suhu ideal untuk kenyamanan kulit kepala dan pengeringan cepat, saat pengering rambut mendekati rambut dan kulit kepala. Sensor time of flight bekerja dengan memancarkan sinar inframerah tak terlihat untuk mengukur jarak antara alat dan rambut Anda.

 Lampu Indikator Panas Berubah Warna

Saat Scalp Protect Mode aktif, lampu LED akan secara otomatis berubah warna kuning (panas rendah), oranye (panas sedang), dan merah (panas tinggi), tergantung pada jarak alat dari kepala.

 Attachment learning yang mengingat mengingat gaya favorit Anda

Fitur ini memudahkan rutinitas penataan rambut. Alat ini dapat mengingat pengaturan panas dan aliran udara terakhir yang Anda gunakan untuk setiap attachment, dan secara otomatis menerapkannya saat attachment tersebut digunakan kembali.

 Sensor Pause untuk Kenyamanan

Dyson Supersonic Nural™ juga dilengkapi sensor gerak berupa accelerometer yang secara otomatis menonaktifkan pemanas, mengurangi aliran udara dan suara, saat Anda sedang jeda dalam penataan rambut.

"Riset kami di bidang sains rambut mengungkapkan hubungan erat antara kesehatan kulit kepala dan kualitas rambut. Kerusakan pada kulit kepala bisa menyebabkan hilangnya kelembaban, inilah yang menjadi alasan lahirnya fitur Scalp Protect Mode,”  Shawn Lim, Head of Research, Dyson.

Baca Juga: Inspirasi Gaya Rambut Zendaya di MET Gala 2024 ala Dyson

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.