M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Diagnosis Prenatal: Langkah Awal Penting bagi Calon Orang Tua

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Hampir kebanyakan orangtua mendambakan buah hati. Namun, kehamilan adalah periode yang sering kali sangat diantisipasi oleh calon orang tua, penuh dengan harapan dan kebahagiaan. Selain sukacita tersebut, sering muncul kekhawatiran tentang kondisi kesehatan janin.

dr. Reza Tigor Manurung, Sp.OG, Subsp.KFM, Dokter Subspesialis Fetomaternal di Women’s Health Center Bethsaida Hospital menyebutkan bahwa calon orang tua sering memiliki banyak pertanyaan dan kekhawatiran mengenai kesehatan janin yang dikandung. Diagnosis prenatal berfungsi sebagai alat penting untuk membantu calon orang tua mengetahui kondisi kesehatan janin sedini mungkin.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam beberapa dekade terakhir telah memungkinkan informasi penting mengenai kondisi janin diperoleh jauh sebelum kelahirannya. Namun, calon orang tua mungkin akan merasa bingung dengan banyaknya jenis pemeriksaan yang dilakukan selama kehamilan.

Apa Itu Diagnosis Prenatal?

Diagnosis prenatal adalah serangkaian tes dan prosedur yang dilakukan selama kehamilan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kelainan pada bayi sebelum kelahiran. Tes ini dapat memberikan informasi penting mengenai berbagai kondisi seperti:

● Kelainan Kromosom: Misalnya down syndrome (trisomi 21), edwards syndrome (trisomi 18), patau syndrome (trisomi 13), dan turner syndrome (monosomi X).

● Cacat Lahir: Kelainan fisik seperti cacat jantung, spina bifida (kelainan tulang belakang), dan bibir sumbing.

● Penyakit Genetik: Penyakit turunan seperti cystic fibrosis dan sickle cell disease.

Baca Juga: Cegah Risiko Kehamilan, Prenagen Ajak Perempuan Penuhi Gizi Sejak Dini

Keputusan untuk menjalani diagnosis prenatal adalah hal yang sangat personal. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan oleh calon orang tua antara lain:

● Risiko dan manfaat dari masing-masing tes.

● Akurasi hasil, serta kemungkinan terjadinya hasil positif atau negatif palsu.

● Bagaimana hasil pemeriksaan dapat memengaruhi keputusan terkait kehamilan.

● Biaya pemeriksaan yang bervariasi berdasarkan jenis tes yang dipilih.

Faktor-Faktor yang Meningkatkan Risiko Kelainan Janin. Menurut para ahli, beberapa kondisi berikut membuat pemeriksaan prenatal menjadi sangat dianjurkan:

● Usia ibu yang lebih tua, khususnya di atas 35 tahun, karena risiko kelainan kromosom meningkat seiring bertambahnya usia.

● Riwayat keluarga dengan kelainan genetik atau kromosom, yang meningkatkan kemungkinan kondisi serupa pada kehamilan berikutnya.

● Temuan tidak normal saat pemeriksaan USG, yang dapat menjadi indikator awal adanya kelainan struktural atau genetik.

● Riwayat kehamilan sebelumnya dengan janin yang mengalami kelainan kromosom.

Dengan mengetahui faktor-faktor ini, calon orang tua dapat lebih dini berdiskusi dengan dokter tentang pemeriksaan lanjutan yang diperlukan. Kapan Waktu Terbaik Melakukan Tes Diagnosis Prenatal? Diagnosis prenatal tidak dilakukan sembarangan. Ada waktu-waktu tertentu di masa kehamilan di mana hasil tes akan lebih akurat dan efektif:

Baca Juga: 4 Alat Kontrasepsi Untuk Wanita Dari Alami Sampai Kimia Untuk Cegah Kehamilan

● Tes skrining trimester pertama (minggu ke-11 hingga ke-13): Pemeriksaan awal untuk menilai risiko kelainan kromosom.

● Tes skrining trimester kedua atau USG anatomi (minggu ke-18 hingga ke-22):

Untuk memeriksa struktur organ tubuh janin secara menyeluruh.

● NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing): Tes darah ibu untuk analisis DNA janin, dapat dilakukan mulai minggu ke-10 kehamilan.

● Amniosentesis: Prosedur diagnostik invasif yang biasanya dilakukan setelah minggu ke-15 untuk mendeteksi kelainan genetik secara pasti.

● Chorionic Villus Sampling (CVS): Tes diagnostik yang mengambil sampel jaringan plasenta, bisa dilakukan lebih awal, yakni antara minggu ke-10 hingga ke-13.

Dengan mengikuti jadwal pemeriksaan yang tepat, calon orang tua dapat memperoleh informasi yang akurat dan penting untuk langkah selanjutnya.

Bijak Membuat Keputusan tentang Diagnosis Prenatal. Menjalani tes diagnosis prenatal adalah keputusan pribadi yang memerlukan pertimbangan matang. Beberapa hal yang perlu dipikirkan antara lain:

● Risiko dan manfaat dari masing-masing jenis pemeriksaan.

● Tingkat akurasi, serta kemungkinan terjadinya hasil positif atau negatif palsu.

● Dampak hasil tes terhadap keputusan terkait kelanjutan kehamilan dan persiapan emosional.

● Biaya pemeriksaan, yang bervariasi tergantung pada jenis tes dan cakupan deteksi yang diinginkan.

“Setiap pemeriksaan memiliki manfaat dan keterbatasannya masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk berdiskusi dengan dokter sebelum memutuskan, agar pemeriksaan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan kehamilan masing- masing pasien,” tambah dr. Reza dalam keterangan resmi yang diterima Senin (19/5).

Menurut dr. Reza diagnosis prenatal bukan hanya tentang mendeteksi masalah, tapi tentang memberi calon orang tua kesempatan untuk merencanakan yang terbaik bagi masa depan anak mereka.

Bethsaida Hospital memiliki Women’s Health Center yang lengkap dengan fasilitas modern, layanan diagnostik prenatal terkini, serta tim dokter spesialis yang berpengalaman di bidangnya.

“Bethsaida Hospital terus mengembangkan layanan Women’s Health Center dengan fasilitas yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan kehamilan, diagnosis prenatal, hingga penanganan kasus-kasus kebidanan berisiko tinggi. Kami ingin memberikan layanan terbaik bagi perempuan di setiap fase kehidupannya, termasuk masa kehamilan yang sangat berharga ini,” ujar dr. Pitono, Direktur Bethsaida Hospital.

Baca Juga: Rencanakan Kehamilan, Ini 9 Hal yang Harus Dipersiapkan Wanita Sebelum Hamil

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.  

Berawan di Semua Wilayah, Intip Cuaca Yogyakarta Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta berawan besok dan lusa. Cek rincian suhu di tiap wilayah.  

Akhir Pekan di Bali? Simak Prakiraan Cuaca Besok (3/10) dan Lusa

Beberapa wilayah Bali diprakirakan cerah besok, sebelum seluruh wilayah berawan pada Minggu (4/10). Simak rinciannya.

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.