M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Deadline Trump bagi Iran Malam Ini, Investor Harus Siap untuk Dua Skenario

Deadline Trump bagi Iran Malam Ini, Investor Harus Siap untuk Dua Skenario
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Hari ini menjadi salah satu momen paling menentukan bagi pasar keuangan global dalam beberapa dekade terakhir. Presiden AS Donald Trump menetapkan deadline pukul 20:00 waktu AS atau Rabu dini hari waktu Indonesia bagian barat, bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Jika tidak, serangan terhadap infrastruktur sipil termasuk pembangkit listrik dan jembatan diancam akan dilancarkan.

Iran menolak tegas proposal gencatan senjata AS dan menyampaikan tuntutan baliknya melalui mediator Pakistan, termasuk pencabutan sanksi dan penghentian seluruh operasi militer di kawasan. Proposal gencatan senjata 45 hari yang tengah dibahas Pakistan, Mesir, dan Turki, diyakini sebagai upaya terakhir sebelum eskalasi berikutnya.

Dampak perang pada harga energi sudah terasa di mana-mana, termasuk di Indonesia. Brent bertahan di atas US$ 100 per barel, jauh melampaui asumsi dalam APBN Indonesia sebesar US$ 70.

Selat Hormuz, yang normalnya mengalirkan sekitar 20 juta barel minyak per hari atau sekitar 20% pasokan global, mengalami penurunan lalu lintas tanker lebih dari 90% sejak konflik meletus 28 Februari. IEA merespons dengan melepas 400 juta barel cadangan darurat pada 11 Maret, terbesar dalam sejarah 52 tahun.

Namun, cadangan tersebut diperkirakan akan habis sekitar 19 April, menciptakan apa yang disebut sebagai oil cliff.

 Baca Juga: Pasca-Turun Dua Hari, Harga Emas Naik Tipis di sekitar US$ 4.660

Menurut Fahmi Almuttaqin, Analis Reku, tekanan ini sudah mulai merembet ke sektor riil. Himpunan Kawasan Industri Indonesia melaporkan sektor otomotif, tekstil, farmasi, elektronik, dan makanan-minuman, sudah merasakan kenaikan harga bahan baku akibat terganggunya jalur distribusi global. 

Presiden Prabowo memilih menyerap selisih harga melalui anggaran subsidi untuk saat ini. "Tapi tekanan ini akan sangat sulit ditahan, jika eskalasi terus berlanjut," kata Fahmi dalam siaran pers, Selasa (7/4).

Bitcoin bertahan di tengah extreme fear

Di tengah turbulensi, pasar kripto menunjukkan ketahanan yang layak dicermati. Bitcoin naik 2,5% pada Senin (6/4) ke kisaran US$ 69.000, dan masih bertahan di sekitar US$ 68.500 pada Selasa (7/4) pukul 13.48 WIB.

Selama lima pekan terakhir, Fahmi mencatat, Bitcoin bertahan di rentang US$ 65.000-US$ 73.000, meski Fear and Greed Index sempat menyentuh level 9. Ini level ekstrem yang hanya tercatat saat crash LUNA dan kolapsnya FTX pada 2022 silam.

Baca Juga: Bitcoin cs Melesat Naik saat Konflik Timur Tengah Meluas, Ini Katalisnya!

Fahmi menilai, resiliensi Bitcoin di tengah kondisi seperti ini mengindikasikan struktur pasar yang jauh lebih kuat dari siklus sebelumnya. Jika bottom siklus terbentuk tidak jauh dari rentang harga saat ini, potensi upside pada rally berikutnya.

"Untuk Bitcoin maupun altcoin strategis seperti Ethereum, bisa menjadi sangat menarik," prediksinya.

Dua skenario

Deadline Trump malam ini berpotensi menghasilkan salah satu dari dua outcome. Pertama, eskalasi, yang berarti Brent berpotensi menuju US$ 120-US$ 150 per barel, dengan tekanan lebih besar ke seluruh kelas aset.

Kedua, de-eskalasi, yang berarti potensi koreksi harga minyak, relief rally tajam pada saham dan kripto.

Kata Fahmi, penutupan Selat Hormuz adalah disrupsi energi terparah sejak krisis minyak 1973. Rupiah tertekan, inflasi mengintai, dan APBN berada di bawah tekanan fiskal luar biasa.

Baca Juga: Perang Iran-AS Pecah, Saham Pengebor Minyak Hingga Toko Emas Menguat

Dalam situasi seperti ini, menurutnya, menyimpan seluruh aset dalam rupiah adalah risiko tersembunyi yang cukup signifikan.

"Diversifikasi pada aset berdenominasi dollar, baik melalui saham AS di sektor yang diuntungkan krisis energi, maupun melalui Bitcoin yang kini didukung infrastruktur institusi, bukan lagi langkah spekulatif, melainkan keputusan yang rasional," tutur Fahmi.

Investor yang sudah memiliki thesis dan portofolio terdiversifikasi digadang akan lebih siap menghadapi kedua skenario yang mungkin terjadi malam ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Daftar HP Samsung Awet Lama: Performa Optimal, Terhindar dari Modus Penipuan

Membeli HP Samsung tanpa update rutin berisiko besar. Data pribadi bisa jadi sasaran empuk peretas. Cek daftar ponselnya di sini!

Daftar Pelatihan Gratis BLKPP DIY: 7 Skill Industri Populer Dibuka, Cek Jadwalnya

BLKPP DIY buka 7 program pelatihan gratis untuk warga. Dapatkan sertifikat BNSP, uang transport, dan BPJS Ketenagakerjaan. Jangan sampai terlewat!

Cek Ini 5 Saham yang Paling Banyak Diborong Asing Kemarin (8/4)

Nilai beli bersih atau net buy di seluruh pasar Rp 632,88 miliar, di mana Rp 573,2 miliar dilakukan di pasar reguler, Rabu, 8 April 2026.

Menguat Tajam! Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Kamis (9/4)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Kamis (9/4) menguat tajam dari perdagangan sebelumnya.

Promo Kopi Terbatasi! Fore & Point Coffee Tawarkan Kejutan Bundling Hemat April

Fore & Point Coffee punya kejutan promo bundling mulai Rp 35.000 saja. Ada menu spesial tiap hari hingga gratis minuman. Temukan promonya di sini!  

Promo Dufan & Jakarta Bird Land: Tiket Rombongan Hemat, Ada Voucher Makan

Membeli tiket Dufan dan Jakarta Bird Land bisa lebih hemat. Paket rombongan ada diskon plus voucher makan menunggu Anda. Cek detail promonya!  

5 Film Horor Indonesia Ini Khusus Dewasa 21+, Penuh Adegan Berani dan Sadis

Ingin tahu film horor Indonesia mana yang punya adegan paling berani? Daftar 5 film ini khusus 21+ karena konten dewasa dan kekerasan.  

Promo HUT HokBen ke-41, Dapatkan Diskon 25% Spesial Pengguna Panin & KB Bank

Rayakan HUT HokBen ke-41 dengan diskon 25%. Nikmati hidangan favorit lebih hemat dengan menggunakan Panin & KB Bank.

HP 2 Jutaan Realme: Jangan Salah Pilih, Ini Spek yang Wajib Dicek

Salah pilih HP 2 jutaan Realme bisa rugi. Kenali chipset, RAM, dan fitur canggih yang wajib ada di ponsel impianmu. 

Fitur Canggih WhatsApp: Noise Cancellation Otomatis Hilangkan Bising Panggilan

Fitur Noise Cancellation WhatsApp kini bisa hilangkan suara bising saat menelepon. Teknologi canggih ini sedang diuji pada Android beta.