M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Alumni Sisberdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Alumni Sisberdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Berawal dari eksperimen resep di dapur rumah, Rizka, pemilik Haira Nasi Instan Timur Tengah, tak menyangka bisnis yang dirintisnya secara online akan berkembang menjadi rumah makan.

Kini, pemilik Haira Nasi Instan Timur Tengah itu telah membuka rumah makan di Pamulang, Tangerang Selatan. Langkah tersebut ikut mendorong omzet Haira naik sekitar 70%, dengan kanal offline (rumah makan) berkontribusi sekitar 50% terhadap total penjualan, dengan rata-rata 15-20 porsi per hari.

Perjalanan itu tidak terjadi dalam semalam. Rizka sempat harus mengganti nama brand, membangun kembali identitas bisnis, hingga nyaris menyerah sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan penjualan online, bazar, hingga kini memiliki tempat makan sendiri.

Ide bisnis Haira bermula dari kegemaran Rizka terhadap makanan Timur Tengah. Ia mencoba membuatnya sendiri, lalu berulang kali mengutak-atik resep agar lebih sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

“Awal membangun usaha, saya mencoba berbagai formula sampai rasanya benar-benar cocok di lidah orang Indonesia. Prosesnya cukup panjang, bahkan saya sempat jenuh karena setiap hari mencoba makanan yang sama,” ujar Rizka, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/8). 

Baca Juga: UMKM Perempuan Bisa Naik Kelas, Alumni SisBerdaya Bukukan Lonjakan Pendapatan 113%

Respons positif keluarga dan orang-orang di sekitarnya membuat Rizka melihat peluang. Saat itu, menurutnya, pasar makanan Timur Tengah sudah ada, tetapi produk nasi instan dengan konsep serupa masih relatif terbatas.

Haira kemudian menawarkan lima varian nasi instan, yaitu Biryani, Bukhori, Mandhi, Kebuli, dan Kabsah. Setiap kemasan berisi beras basmati, racikan bumbu lengkap, dan kismis gold yang dapat dimasak secara praktis di rumah.

Namun, ketika bisnis mulai berkembang, Rizka menghadapi persoalan yang membuatnya harus memulai kembali.

Saat mengurus pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), ia baru mengetahui bahwa nama merek yang sebelumnya digunakan telah lebih dahulu didaftarkan oleh pihak lain. Rizka pun harus melakukan rebranding di tengah upayanya membangun pasar.

“Kalau saya sedang down, suami selalu ada untuk backup dan menyemangati. Kami benar-benar saling mendukung agar usaha ini terus berjalan,” katanya. 

Baca Juga: SisBerdaya DANA Ungkap Kunci agar UMKM Lebih Mudah Berkembang

Dari program SisBerdaya, mulai menata bisnis

Di tengah proses rebranding, Rizka menemukan informasi mengenai program SisBerdaya dari DANA dan Ant International melalui Instagram. Ia kemudian bergabung untuk memperkuat cara pengelolaan bisnisnya.

Menurut Rizka, salah satu perubahan penting setelah mengikuti program tersebut adalah cara pandangnya terhadap usaha. Produk dan penjualan saja tidak cukup; legalitas, perencanaan, hingga strategi pertumbuhan juga perlu dibangun sejak awal.

“Dari SisBerdaya, saya memahami bahwa menjalankan bisnis itu bukan hanya soal menjual produk. Ada banyak hal yang perlu dibenahi, mulai dari legalitas, perencanaan bisnis, hingga arah pengembangan usaha,” jelasnya.

Setelah mengandalkan penjualan online, Rizka mulai membawa Haira ke berbagai bazar. Di sinilah ia menemukan peluang baru. Di bazar, Rizka dapat melihat langsung respons pelanggan terhadap produknya. Respons inilah yang meyakinkan Rizka untuk membawa bisnisnya selangkah lebih jauh.

Pada Februari 2026, Rizka membuka rumah makan Haira di Pamulang, Tangerang Selatan. Selain produk nasi instan, Haira kini menawarkan berbagai makanan Timur Tengah siap santap dengan kisaran harga mulai dari Rp20.000. 

Baca Juga: Dorong Lebih Banyak Perempuan untuk Berbisnis, SisBerdaya & DisBerdaya Kembali Hadir

Keputusan untuk masuk ke kanal offline dengan membuka rumah makan memberikan dampak signifikan. Sejak dibuka, kanal offline menyumbang sekitar 50% dari total penjualan, dengan rata-rata 15-20 porsi terjual setiap hari. Omzet bisnis pun meningkat sekitar 70%.

Pertumbuhan tersebut sekaligus mengubah kebutuhan operasional Haira.

Saat masih mengandalkan pesanan online, pembayaran banyak dilakukan melalui transfer manual. Ketika aktif mengikuti bazar, Rizka mulai menggunakan QRIS melalui DANA Bisnis.

Kini, hampir seluruh transaksi Haira dilakukan secara nontunai. Di rumah makan, pembayaran cashless mencapai sekitar 80–90% dari total transaksi.

Bagi Rizka, sistem tersebut membantu terutama ketika kondisi sedang ramai, khususnya saat bazar. Ia cukup menampilkan QR code DANA di meja tanpa perlu membawa perangkat tambahan, sementara notifikasi pembayaran masuk secara real-time. 

“Saat kondisi ramai, saya tidak perlu berhenti untuk mengecek pembayaran secara manual. Begitu notifikasi masuk, saya bisa langsung melayani pelanggan berikutnya,” katanya.

Haira membidik ritel dan ekspor

Membuka rumah makan bukan tujuan akhir Haira. Dalam satu tahun ke depan, Rizka menargetkan produknya dapat masuk ke jaringan ritel serta menambah sekitar 10-15 toko konsinyasi baru. Ia juga berencana membuka cabang rumah makan baru. 

Dalam jangka panjang, targetnya lebih besar: membawa Haira ke pasar internasional.

“Saya ingin Haira dikenal tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di pasar internasional. Selain memperluas jaringan konsinyasi, saya juga ingin membuka cabang offline baru,” tutupnya.

Dari produk yang diracik di dapur rumah hingga memiliki rumah makan sendiri, perjalanan Haira menunjukkan bahwa naik kelas bagi UMKM tidak selalu dimulai dengan ekspansi besar. Terkadang, pertumbuhan dimulai dari keberanian menguji pasar, membenahi fondasi bisnis, lalu mengambil langkah berikutnya ketika peluang mulai terlihat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.