M O M S M O N E Y I D
Santai

Dapat Pesan Aneh di WA? Ini Cara Efektif Mencegah Peretasan di WhatsApp

Dapat Pesan Aneh di WA? Ini Cara Efektif Mencegah Peretasan di WhatsApp
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa cara efektif mencegah peretasan di WhatsApp lo. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di WhatsApp, berhentilah sejenak dan atur kembali beberapa fitur keamanan. 

Denise Tench, pengamat media sosial dari Airalo.com, mengatakan, pengguna sebaiknya menghindari keinginan untuk membalas pesan dari nomor yang tidak dikenal atau membagikan kode verifikasi. 

Perhatikan hal-hal yang mencurigakan seperti verifikasi yang tidak diminta, grup baru yang tidak dikenal atau perangkat yang tidak dikenal. Cobalah menanyakan ke beberapa teman di Whatsapp, apakah mereka menerima pesan aneh dari nomor Anda. 

Baca Juga: Cara Menggunakan Facebook Live dengan Praktis, Ini Panduan untuk Para Streamer

Selain itu, lakukan beberapa langkah berikut untuk mencegah peretasan di WhatsApp.

1. Masuk dan verifikasi nomor telepon lagi

Untuk mencegah peretasan, buka WhatsApp dan masukkan nomor telepon Anda. Setelah itu, pilih verifikasi SMS atau panggilan dan masukkan kode yang diterima.

Setelah masuk, buka menu Pengaturan dan pilih menu “Perangkat Tertaut”. Terakhir, Anda harus keluar dari perangkat yang tidak dikenal.

2. Hubungi dukungan WhatsApp untuk mendapatkan akun kembali 

Jika tidak dapat masuk karena peretas mengaktifkan verifikasi dua langkah atau mengubah pengaturan, hubungi dukungan untuk melindungi semua perangkat.

Gunakan bagian bantuan dalam aplikasi jika Anda masih memiliki sedikit akses. Jika Anda benar-benar tidak bisa mengakses akun, silakan kirim email ke dukungan dengan memasukkan nomor dalam format internasional dan minta penonaktifan sementara.

Setelah dinonaktifkan, coba verifikasi lagi menggunakan nomor tersebut. Jika Anda mencurigai adanya masalah pada kartu SIM, hubungi operator agar mereka bisa memeriksa identitas tambahan.

3. Gunakan verifikasi dua faktor

Verifikasi dua faktor juga disebut 2FA, Anda bisa membuka akun WhatsApp di ponsel lain dengan memasukkan kata sandi rahasia berjumlah 6 digit. Dengan mengaktifkan fitur 2FA, akun WhatsApp akan terhindar dari segala bentuk peretasan.

Selain agar tidak lupa kode 6 digit tersebut, WhatsApp secara berkala akan meminta Anda untuk memasukkan kode ini saat menggunakan aplikasi. Untuk mengaktifkan verifikasi dua faktor, buka WhatsApp dan masuk ke bagian akun di bawah pengaturan. 

Selanjutnya, ketuk menu verifikasi dua faktor dan masukkan pin unik 6 digit. 

4. Kunci akun WhatsApp dengan sidik jari atau FaceID

Fitur ini memberikan lapisan keamanan ekstra pada fitur verifikasi dua faktor. Untuk mengaktifkannya, buka WhatsApp dan masuk ke pengaturan privasi. 

Di sana, Anda dapat mengaktifkan sidik jari atau Face ID untuk WhatsApp. 

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Reels Facebook, Ikuti Panduan Langkah Demi Langkahnya

5. Waspadai tautan situs web mencurigakan

Beberapa pesan yang berisi tautan ke situs web bisa menjadi langkah untuk mendapatkan informasi pribadi. Oleh karena itu, jika Anda curiga terhadap sebuah tautan atau perilaku pengirimnya, jangan mengaksesnya kecuali Anda sudah memastikan bahwa tautan tersebut asli.

6. Keluar dari WhatsApp Web setelah selesai

Pastikan untuk selalu keluar dari akun WhatsApp web saat Anda sudah tidak menggunakan komputer, terutama jika tidak menggunakan komputer pribadi. Namun, jika Anda masih ingin terhubung ke WhatsApp Web, kunci komputer Anda. 

Dengan cara ini, Anda dapat mencegah WhatsApp diretas oleh penjahat. 

7. Periksa pengaturan privasi 

Cara lain untuk mencegah akun WhatsApp diretas adalah dengan meninjau pengaturan privasi Anda. Atur siapa yang dapat menambahkan Anda ke grup menjadi “hanya kontak” atau sesuaikan lebih lanjut dengan mengizinkan orang-orang tertentu untuk menambahkan Anda ke grup.

Jika tidak, siapa pun bisa menambahkan Anda ke grup palsu. Itulah cara paling efektif mencegah peretasan di WhatsApp yang wajib dicoba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​