M O M S M O N E Y I D
Bugar

Dampak Cacar Air Bisa Menimbulkan Komplikasi Serius, Ayo Segera Vaksinasi

Dampak Cacar Air Bisa Menimbulkan Komplikasi Serius, Ayo Segera Vaksinasi
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Tidak boleh dianggap remeh, cacar air bisa menimbulkan komplikasi yang serius. Oleh sebab itu, perlu dilakukan imuninasi agar bisa mengurangi dampaknya di kemudian hari 

Cacar air, atau dikenal dalam istilah medis sebagai varicella, adalah penyakit sangat menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster (VZV). Infeksi virus ini menyebabkan ruam kemerahan pada kulit yang gatal disertai lesi berisi cairan.

Cacar air rentan menyerang anak-anak terutama di usia sekolah, dan seringkali dianggap sebagai penyakit ringan. Padahal, penyakit ini berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi serius. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencegahan risiko serta komplikasi penyakit cacar air pada anak, terutama melalui pemberian imunisasi varisela. 

Cacar air memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi, bahkan dapat menjadi wabah di suatu komunitas. Virus penyebab cacar air ini dapat menular dari orang ke orang di tempat yang sama melalui droplet (percikan cairan) atau kontak langsung seperti saat menyentuh kulit yang terinfeksi cacar air.

Baca Juga: 7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Laser Wajah, Bisa Bikin Iritasi!

Selain itu, virus ini juga bisa menyebar melalui udara yang terkontaminasi oleh partikel virus dari pernapasan orang yang terinfeksi, terutama apabila menghirup partikel dari cairan lepuh pada kulit yang terkena cacar air.

Dokter Anak yang juga seorang Edukator Kesehatan dan Penggiat Kemanusiaan, Nugroho Ardi Santoso menjelaskan bahwa penularan cacar air terjadi ketika seseorang yang terinfeksi cacar air menyebarkan virus kepada orang lain yang belum pernah terkena virus tersebut.

"Tingkat penularannya sangat tinggi, hingga mencapai 90%. Artinya, seseorang yang tidak memiliki kekebalan dan berada dalam kontak dekat dengan penderita cacar air berpotensi besar untuk tertular," kata Ardi.  

Ardi menambahkan seseorang yang terinfeksi varicella bisa menularkan virus mulai 1 hingga 2 hari sebelum timbulnya ruam hingga semua lesi cacar air mengering. Bahkan, masih dianggap menular hingga tidak ada lesi baru yang muncul selama 24 jam.

Nah, cacar air sendiri  ditandai dengan gejala awal berupa demam ringan yang timbul setelah 10 hingga 21 hari tubuh terpapar virus varicella. Setelah 1 hingga 2 hari, muncul ruam kemerahan di dada, punggung, dan wajah, kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Ruam pada cacar air seringkali terasa gatal dan berkembang dengan cepat dari tahap awal berupa lesi yang merah (makula), kemudian menjadi tonjolan (papular) dan akhirnya berisi cairan (vesikuler) sebelum mengering. Gejala ini biasanya berlangsung selama 4 hingga 7 hari sampai semua lesi menjadi koreng.

Cacar air berisiko memicu komplikasi yang lebih serius, khususnya pada bayi, remaja, orang dewasa, wanita hamil, dan pasien immunocompromised (orang yang memiliki masalah dengan sistem imun).

Beberapa komplikasi tersebut antara lain: infeksi bakteri pada luka kulit akibat cacar air - umumnya dialami pada anak-anak; pneumonia atau radang paru-paru pada orang dewasa yang muncul setelah terkena cacar air; hingga gangguan pada sistem saraf pusat, mulai dari radang selaput otak hingga radang otak.

Ardi mengatakan penularan cacar air pada anak paling tinggi terjadi di lingkungan sekolah. Sebagai contoh, apabila seorang anak terkena cacar air, maka dia dapat menularkan penyakit ini kepada anak-anak lainnya di lingkungan sekolah tersebut.

Baca Juga: 7 Pantangan Setelah Laser Wajah, Salah Satunya Pakai Makeup

"Imunisasi varisela penting diberikan pada anak untuk melindungi mereka dari risiko terkena cacar air ini. Anak yang sudah divaksinasi memiliki risiko terkena cacar air yang sangat rendah, dan jika terinfeksi, gejalanya lebih ringan daripada yang tidak divaksinasi. Apabila belum melakukan vaksinasi varisela, CDC menyarankan untuk melakukan vaksinasi dalam 3-5 hari setelah kontak dengan penderita cacar air," katanya. 

Berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), vaksin varisela diberikan secara lengkap dua dosis pada anak mulai usia 12-18 bulan dengan interval 6 minggu sampai 3 bulan. Adapun pada anak usia 13 tahun atau lebih diberikan juga 2 dosis dengan interval 4 sampai 6 minggu. Dua dosis vaksin varisela efektif hingga 90% mencegah cacar air dan mengurangi risiko komplikasi yang mungkin muncul.

MSD Indonesia - perusahaan biofarmasi global yang mengembangkan berbagai solusi kesehatan inovatif, mengajak masyarakat untuk membekali diri dengan informasi yang tepat, serta mengambil langkah pencegahan yang akurat terkait kesehatan, salah satunya melalui imunisasi.

Baca Juga: 7 Pantangan Setelah Laser Wajah, Salah Satunya Pakai Makeup

Melalui upaya ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat agar dapat berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan informasi pencegahan penyakit cacar air, guna melindungi diri, keluarga serta masyarakat secara luas dari risiko penyakit ini.

“Dengan memberikan imunisasi kepada anak-anak, kita dapat mencapai kekebalan kelompok yang tinggi (herd immunity), yang dapat melindungi individu yang rentan dan tidak dapat divaksinasi. Ini berarti bahwa imunisasi varisela bukan hanya melindungi individu yang mendapatkan vaksin, tetapi juga berperan dalam melindungi seluruh komunitas dari ancaman wabah penyakit cacar air,” tutup Dokter Ardi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

11 Jus untuk Menambah Berat Badan yang Bisa Anda Coba

Intip daftar jus untuk menambah berat badan yang bisa Anda coba berikut, yuk!                       

Terungkap! Ini 7 Bumbu Dapur China Penuh Khasiat Kesehatan, Coba yuk

Ingin masakan lebih sehat? Temukan 7 rempah China yang bisa jadi penambah rasa sekaligus peningkat daya tahan tubuh Anda.

Skema Rent to Own Properti Digital: Kunci Harga Rumah Sekarang

BeliRumah.co rilis Rent to Own (RTO), cara baru beli rumah tanpa KPR. Harga properti dikunci dari awal, uang muka dicicil. Cek skema fleksibelnya!

7 Khasiat Konsumsi Seledri untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Apa saja khasiat konsumsi seledri untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui, ya? Cari tahu di sini, yuk!

Kenaikan Harga Emas Antam Rp 25.000, Berapa Cuan yang Anda Dapat?

Harga emas Antam naik Rp25.000 per gram hari ini. Kenaikan harga buyback hanya Rp23.000. Kalkulasi terbaru menunjukkan ada selisih harga.

Harga Emas Galeri 24 Melonjak, Keuntungan Pemilik Emas Bertambah

Emas Galeri 24 naik Rp 8.000 hari ini. Simak rincian harga per gram untuk memastikan margin keuntungan investasi Anda di akhir pekan

10 Rekomendasi Snack untuk Diet yang Kalorinya Rendah

Apa rekomendasi snack untuk diet yang kalorinya rendah, ya? Intip daftarnya di sini, yuk!                

9 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Garam pada Tubuh, Cek yuk!

Ada sejumlah tanda terlalu banyak konsumsi garam pada tubuh yang penting Anda ketahui. Yuk, intip selengkapnya di sini!

Beli Sekarang! HP Murah Spek Dewa Paling Recomended di Januari 2026

Cari HP murah dengan spesifikasi tinggi di awal tahun? Simak rekomendasi HP spek dewa di Januari 2026 dari Tecno, Samsung, Infinix, dan Realme.

Promo Burger Bangor Januari Tawarkan Paket Brand New Year Mulai Rp 46.000

Jangan lewatkan Promo Burger Bangor Brand New Year (10-11 Januari) khusus GoFood di jam-jam tertentu. Ada juga paket Jantastic hingga akhir bulan.