M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

Covid-19 Mengepung, Ini Kiat Bertahan Keuangan Keluarga!

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak. Kita pun tidak mengetahui kapan pandemi ini akan berakhir. Melihat ini, seperti apa cara mengatur keuangan keluarga agar bisa bertahan?

Perencana Keuangan dari Financia Consulting Eko Indarto pun membeberkan langkah yang bisa disipakan.

Pertama, dia menyarankan agar masyarakat menyiapkan dana cadangan.

"Karena ketidakpastian itu pasti butuh yang namanya dana cadangan atau simpangan yang gampang cair atau liquid. Sehingga ketika dibutuhkan itu mudah dicairkan," ujar Eko, Kamis (24/6).

Kedua, dia pun menyarankan agar masyarakat menyiapkan asuransi khususnya dengan melonjaknya kasus Covid-19. Ini juga sebagai langkah antisipasi bila fasilitas yang disiapkan pemerintah tidak bisa digunakan.

Baca Juga: Katalog Promo Indomaret terbaru, periode 30 Juni-6 Juli 2021

Tips ketiga adalah mengurangi pengeluaran. Menurut Eko, pengeluaran bisa ditekan mengingat berkurangnya aktivitas di luar. Dia mengatakan, dengan mengurangi pengeluaran maka akan ada kelebihan dana yang didapatkan.

"Kalau dana simpanan dan asuransi sudah disiapkan, mungkin kelebihan dana tadi bisa diinvestasikan. Karena ketika kondisi tidak stabil seperti ini biasanya invetasi turun atau murah, jadi bisa dipilih-pilih investasi yang cocok untuk tujuan keuangannya," tambah Eko.

Adapun, sumber pengeluaran yang bisa ditekan antara lain dari ongkos transporrasi, biaya parkir, jalan tol, biaya ngopi atau biaya lain yang dikeluarkan ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Tak hanya itu, biaya dari belanja online pun bisa dikurangi atau dikontrol.

"Jadi bisa dipilih-pilih lagi untuk belanja online, khususnya barang-barang yang tidak dibutuhkan," katanya.

Baca Juga: Tonton SnackVideo, Usir Jenuh Sekaligus Bisa Dapat Duit

Meski kondisi keuangan tengah ketat, Eko menyarankan agar masyarakat tidak sampai berutang. Dia mengatakan, bila memiliki utang, maka beban ke depan akan semakin tinggi.

"Karena itu harus dikurangi pengurangan, supaya jangan sampai ketika pengeluarannya berlebih dan penghasilan berkurang misalnya, akhirnya berutang. Kalau bisa jangan sampai berutang," ujarnya.

Meski sudah menyiapkan keuangan, Eko mengatakan hal yang paling penting saat ini adalah menjaga kesehatan yakni dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin.

Selanjutnya: Ada Promo Bunga KPR BCA Mulai 5,25%, Pengajuan via Online Expo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.