MOMSMONEY.ID - Siapa bilang generasi muda tidak bisa berperan dalam pengelolaan sampah? Hal ini terbukti dari kampanye yang diadakan Indonesia Asri yang jadi inisiasi Chandra Asri Pacific.
Selama dua tahun sejak diluncurkan pada 2023, Indonesia Asri mencatat lebih dari 3300 warga asri dalam berbagai program edukasi dan aksi terutama untuk pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Inisiatif kampanye Indonesia Asri ini dijalankan secara berkelanjutan dengan mengedepankan edukasi, kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat untuk mendorong perlindungan dan pelestarian lingkungan, sekaligus membangun fondasi praktik ekonomi sirkular di Indonesia.
Kampanye Indonesia Asri dirancang dengan pendekatan kreatif dan inklusif untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda. Hingga saat ini, lebih dari 3.300 partisipan dan 150 Sobat Asri telah terlibat dalam berbagai inisiatif seperti #AksiAsri Operasi Semut, #CircleofBeauty, #AksiAsriKreasi, dan #AksiAsriBeralih, serta rangkaian kelas dan aktivitas edukatif lainnya yang mendorong gaya hidup berkelanjutan.
Sobat Asri merupakan komunitas yang terdiri dari anak muda yang terlibat aktif sebagai penggerak kegiatan sekaligus agen perubahan dalam mengedukasi lingkungan dan praktik ekonomi sirkular. Sementara itu, warga asri adalah sebutan bagi masyarakat luas dari berbagai latar belakang yang berpartisipasi dalam Kampanye Indonesia Asri melalui berbagai program edukasi.
Baca Juga: Ini Cara Menghasilkan Uang dari Sampah
Chrysanthi Tarigan, Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, menyampaikan kampanye Indonesia Asri berangkat dari kesadaran bahwa keberlanjutan berawal dari kebiasaan hidup yang kita lakukan sehari-hari. Melalui kampanye ini, Chandra Asri Group ingin mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dan menjadi bagian dari perubahan, sekecil apapun langkahnya.
"Kami ingin mengundang seluruh pihak untuk berkolaborasi mendukung gaya hidup berkelanjutan agar dampak positifnya dapat dirasakan secara luas.” jelas Chrysanthi dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (10/2).
Selain edukasi, Indonesia Asri juga menghadirkan pembelajaran berbasis aksi nyata melalui #AksiAsri Operasi Semut, yaitu kegiatan pemilahan sampah secara kolektif di ruang terbuka. Program ini telah dilaksanakan sebanyak 10 kali, melibatkan lebih dari 200 sukarelawan, dan berhasil memilah 236 Kilogram sampah ke dalam empat kategori: plastik, organik, kertas, dan lainnya.
Penerapan praktik ekonomi sirkular turut diperkuat melalui pemberdayaan bank sampah di tingkat komunitas. Dengan melibatkan sukarelawan dari Sobat Asri, kampanye ini juga mendukung pertumbuhan bank sampah, di antaranya bersama Bank Sampah Teman Pilah di Bukit Duri, Jakarta Selatan; Bank Sampah PMB Asri Berseri di Pondok Labu, Jakarta Selatan Bank Sampah Bumi Asri SMAN 49 Jakarta serta kerja sama yang dilakukan dengan Bank Sampah Budi Luhur dalam acara studi tiru, guna memperkuat kapasitas pengelolaan sampah sekaligus penciptaan ekonomi.
Insiatif ini dijalankan di tengah tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks. Berdasarkan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2024 baru sekitar 32% sampah di Indonesia yang terkelola, sementara sisanya belum tertangani secara optimal.
Kondisi ini menegaskan pentingnya perubahan perilaku dan keterlibatan aktif masyarakat sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah. Memasuki tahun ketiga, kampanye Indonesia Asri akan terus memperluas jangkauan edukasi dan kolaborasi sebagai kampanye jangka panjang.
Melalui pembukaan lebih banyak ruang kolaborasi, termasuk di institusi pendidikan dan komunitas, Kampanye Indonesia Asri bersama degan Chandra Asri Group berupaya memberikan nilai tambah bagi komunitas sekaligus menjangkau generasi muda secara lebih luas dalam gerakan peduli lingkungan.
Baca Juga: Aplikasi Buangin Mudahkan Masyarakat Buang Sampah Hingga Ukuran Jumbo
Selanjutnya: Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 6-12 Februari 2026, Max Bio+ Beli 1 Gratis 1
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News