MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan memiliki cukup tenaga untuk menahan penurunan hari ini, Jumat, 26 Juni 2026. Jikalau melemah, penurunannya terbatas. Berikut proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Sekadar mengingatkan, Kamis (25/6), IHSG ditutup menguat 1,96% ke level 5.999. Investor asing melakukan aksi jual dengan net sell Rp 299 miliar di seluruh pasar.
Analis Teknikal Senior Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta melihat, proyeksi pelemahan terbatas IHSG ini muncul setelah terbentuknya pola wave (b).
Jika melihat indikator teknikal lainnya, Stochastic K-D masih menunjukkan sinyal negatif yang disertai penurunan volume transaksi, meski Relative Strength Index (RSI) mulai memberikan sinyal positif yang mengindikasikan peluang terbatas untuk terjadinya pembalikan arah.
Dari sisi sentimen, keputusan MSCI yang tetap mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market berhasil meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan status menjadi Frontier Market. Sentimen tersebut turut memicu aksi bargain hunting sekaligus menahan arus keluar modal asing dalam skala yang lebih besar. Sentimen ini juga memicu pola pantulan naik, wave (b).
Optimisme pasar juga ditopang oleh perkembangan upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong stabilisasi harga minyak dunia. Kondisi ini dinilai positif bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak bersih karena dapat mengurangi tekanan terhadap inflasi dan beban fiskal.
Di saat yang sama, penguatan tipis rupiah serta derasnya aliran dana asing ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan obligasi pemerintah turut menjadi penopang stabilitas pasar keuangan domestik. Rupiah terapresiasi 0,05% menjadi Rp17.943 per dollar AS, sementara dana asing yang masuk ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan obligasi pemerintah yang mencapai sekitar Rp 105 triliun sepanjang Juni.
Baca Juga: Ini Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Teknikal Hari Ini dari MNC Sekuritas (26/6)
Meski demikian, investor masih dibayangi sejumlah risiko eksternal dan domestik. Inflasi Amerika Serikat yang masih berada di atas target The Fed membuka peluang suku bunga tetap tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Sementara itu, penurunan peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking juga masih menjadi perhatian investor, terutama untuk prospek investasi jangka panjang.
Rekomendasi saham
Untuk strategi perdagangan, investor disarankan tetap selektif dengan memprioritaskan saham-saham berfundamental kuat, memiliki valuasi menarik, serta mulai menunjukkan sinyal pembalikan tren, sembari tetap menerapkan manajemen risiko secara disiplin.
Rekomendasi teknikal Mirae Asset hari ini:
1. ADRO
Buy di area 2.220 - 2.330, target harga 2.350 dan 2.480.
2. BBNI
Accumulative Buy di area 3.290 - 3.430, target harga 3.460, 3.610, hingga 4.220.
3. DSSA
Accumulative Buy di area 720 - 860, target harga 910, 1.005, hingga 1.570.
Perlu diketahui, investasi saham mengandung risiko. Rekomendasi ini bukan ajakan membeli atau menjual saham, melainkan bahan pertimbangan bagi investor sesuai profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News