MOMSMONEY.ID - Apa saja makanan anti inflamasi yang bisa membantu meredakan peradangan?
Inflamasi atau peradangan bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja. Kondisi ini terjadi ketika kekebalan tubuh memberikan respons pada sel-sel.
Jika kondisi ini tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, maka bisa menjadi peradangan kronis, lo. Biasanya ada beberapa gejala yang menandakan terjadinya peradangan, seperti kemerahan, nyeri, hingga sendi bengkak.
Baca Juga: 6 Kebiasaan Pagi yang Bisa Bantu Menurunkan Peradangan
Untuk mengatasi kondisi ini, selain minum obat, Anda juga bisa mengonsumsi makanan anti inflamasi. Di mana makanan tersebut banyak dijumpai di sekitar Anda. Sehingga, Anda tidak akan kesulitan untuk mendapatkannya.
Berikut beberapa makanan anti inflamasi yang bisa membantu meredakan peradangan, sebagaimana dikutip dari hellosehat.com:
1. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai salah satu buah yang sangat baik untuk kesehatan. Bahkan, banyak diandalkan oleh mereka yang sedang menjalankan program diet.
Di samping itu, alpukat juga menjadi buah anti inflamasi, lo. Hal ini telah dilakukan penelitian dalam studi dari Food & Function yang menyatakan bahwa orang yang mengonsumsi alpukat dengan hamburger memiliki tingkat penanda peradangan lebih rendah.
2. Jamur
Selain alpukat, makanan lainnya yang bisa meredakan peradangan adalah jamur. Terutama jenis jamur truffle dan shitake.
Jenis jamur tersebut memiliki kandungan antioksidan dan fenol yang bisa melindungi tubuh Anda dari peradangan. Namun, dalam penelitian membuktikan bahwa memasak makanan dengan jamur bisa menurunkan senyawa anti inflamasi.
Jadi, disarankan untuk mengonsumsinya dalam kondisi mentah atau dimasak sebentar saja.
Baca Juga: 5 Manfaat Daun Jelatang, Herbal yang Redakan Peradangan dan Turunkan Tensi
3. Dark chocolate
Siapa nih yang suka cokelat? Ada kabar baik, karena makan cokelat bisa menghindarkan dari peradangan, lo.
Namun, cokelat yang dimaksud adalah dark chocolate atau cokelat hitam ya. Dengan mengonsumsi 30 gram dari 84% dark chocolate setiap hari selama 8 minggu bisa mengurangi tanda peradangan bagi penderita diabetes.
Jadi, buat Anda yang ingin mengonsumsi dark chocolate, konsumsilah dalam jumlah yang wajar saja dan jangan berlebihan ya.
4. Ikan
Ikan menjadi salah satu makanan anti inflamasi yang kaya akan asam lemak omega-3, seperti DHA dan EPA.
Kandungan asam lemak omega-3 inilah yang dipercaya bisa menghambat peradangan. Selain itu, kandungan ini juga ampuh untuk mencegah dari penyakit jantung, lo.
Ada beberapa rekomendasi ikan yang kaya akan omega-3 dan rendah merkuri, seperti tenggiri, hering, kembung, teri, tuna, sarden, dan salmon.
Baca Juga: 10 Daftar Makanan yang Bisa Memicu Peradangan pada Tubuh
5. Kacang-kacangan
Makanan anti inflamasi berikutnya adalah kacang-kacangan. Ini adalah makanan sumber lemak tak jenuh yang baik untuk mendukung kesehatan, termasuk mencegah dari peradangan.
Di dalam kacang-kacangan terkandung asam alfa-linolenat, yakni jenis asam lemak omega-3 yang bersifat anti inflamasi.
Beberapa jenis kacang yang bagus untuk Anda konsumsi misalnya saja almon dan pistachio.
6. Brokoli
Dari sekian banyak jenis sayur, salah satunya yang baik dan bisa mencegah dari peradangan adalah brokoli. Hal ini karena brokoli mengandung zat gizi yang tinggi.
Selain itu, brokoli juga kaya akan sulforaphane, yakni senyawa antioksidan yang mampu melawan peradangan.
Selain brokoli, sayuran lainnya sebagai asupan anti inflamasi misalnya saja kale, bayam, dan wasabi.
Baca Juga: 10 Rempah-rempah Alami yang Bisa Mengatasi Peradangan
7. Buah beri
Anda juga tidak boleh melewatkan buah beri ya. Karena buah ini dipercaya sebagai buah anti inflamasi, lo.
Di dalamnya terdapat antioksidan yang disebut antosianin. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Oxidative Medicine and Cellular Longevity, senyawa antosianin dalam blueberry berperan sebagai anti inflamasi yang bisa mengurangi peradangan.
Itulah beberapa makanan anti inflamasi yang bisa Anda konsumsi sehari-hari untuk meredakan peradangan sekaligus sebagai asupan yang menyehatkan tubuh Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News