M O M S M O N E Y I D
Bugar

Catat Moms! Ini Cara Membedakan Diare Biasa dan Gejala Hepatitis Akut

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa cara membedakan diare biasa dan gejala hepatitis akut yang perlu Anda ketahui.

Diare adalah penyakit umum yang mungkin pernah dialami oleh hampir semua orang tak terkecuali terjadi juga pada anak-anak. 

Seseorang bisa dikatakan mengalami diare jika sering buang air besar (BAB) hingga lebih dari 3 kali dalam sehari atau tinja menjadi lebih cair dan perut terasa lebih sakit. 

Berdasarkan lama waktu berlangsungnya kondisi tersebut, diare bisa dibedakan menjadi diare akut dan diare yang menajdi salah satu gejala hepatitis akut yang menyerang anak-anak. 

Salah satu gejala hepatitis akut yang sering dilaporkan adalah diare. Masalah kesehatan tersebut sebenarnya umum terjadi dan bisa disebabkan oleh banyak hal.  

Karena kebanyakan diare tidak menimbulkan masalah serius, lantas orangtua cenderung menganggap sepele diare yang dialami anak. 

Padahal diare yang dialami anak juga bisa disebabkan oleh hepatitis akut, penyakit hati yang bisa menyebabkan komplikasi yang serius hingga kematian.  

Baca Juga: 4 Sumber Makanan Bantu Tambah Tinggi Badan Anak, Konsumsi Rutin yuk

Mengutip dari Health Focus, pada diare biasa, gejala yang sering muncul selain sering BAB dan tinja encer, antara lain: 

1. Sakit perut 

2. Kembung 

3. Mual 

4. Muntah 

5. Demam 

6. Darah dalam tinja 

7. Lendir di tinja 

Diare bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari yang ringan (infeksi bakteri) hingga serius (sindrom iritasi usus besar). 

Cuma, pada kebanyakan kasus, diare bukan disebabkan oleh masalah kesehatan serius dan biasanya bisa sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari. 

Namun, orangtua disarankan untuk berhati-hati jika diare anak cukup parah dan disertai gejala lain yang tidak seperti gejala diare biasa. Hal itu bisa saja merupakan gejala hepatitis akut.

Baca Juga: Waspada Perut Buncit! Bisa Jadi Ada Kista dalam Perut, Pahami Gejala

Merangkum dari Health Focus, berikut ini gejala diare yang bisa menjadi gejala hepatitis akut pada anak, antara lain:  

1. Anak biasanya bisa mengalami sakit perut yang parah. 

2. Diare dan muntah pada anak diikuti dengan gejala penyakit kuning (kulit dan bagian putih pada mata menguning). 

3. Anak juga terlihat sangat lemas atau mengalami kelelahan yang parah. 

4. Tinja berwarna terang. 

5. Disertai gejala lain, seperti urine berwarna gelap, kehilangan napsu makan, demam dan nyeri otot. 

Bila anak Anda mengalami gejala diare seperti di atas, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya. 

Itulah penjelasan mengenai cara membedakan diare biasa dengan gejala hepatitis akut. Untuk menjaga kesehatan anak, orangtua bisa memeriksakan kesehatan anak secara berkala  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.