MOMSMONEY.ID - Mahasiswa tingkat akhir dan fresh graduate yang sedang mempersiapkan diri masuk dunia kerja bisa melirik program Chandra Asri Aspire Graduate Development Program 2026.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) tengah memperkenalkan program tersebut melalui roadshow ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya berlangsung di Universitas Indonesia (UI), Selasa (8/9).
Lewat roadshow ini, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan Program Aspire, tetapi juga bisa mendapatkan gambaran mengenai dunia industri, lingkungan kerja, hingga kompetensi yang dibutuhkan untuk mengembangkan karier.
Mahasiswa juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan profesional Chandra Asri Group untuk mengenal lebih jauh jalur pengembangan karier yang tersedia.
Sementara itu, kandidat yang sudah lolos ke tahap berikutnya dalam proses seleksi mengikuti Leaderless Group Discussion (LGD).
Baca Juga: Pilah Sampah dari Rumah, Gerakan Chandra Asri Kini Jangkau Lebih Banyak Masyarakat
Tahapan ini menguji kemampuan berpikir, berkomunikasi, berkolaborasi, dan beradaptasi yang dibutuhkan di dunia kerja.
"Kami berharap Chandra Asri Aspire Graduate Development Program 2026 dapat menjadi langkah awal bagi talenta-talenta muda untuk membangun karier sekaligus berkembang bersama Chandra Asri Group," kata Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Group Suryandi dalam keterangan resmi Selasa (8/9).
Adapun pendaftaran Aspire 2026 telah dibuka sejak 6 Juli 2026. Program ini menyasar fresh graduate, mahasiswa yang akan lulus pada 2026, serta kandidat dengan pengalaman kerja maksimal dua tahun.
Peserta yang terpilih nantinya akan mengikuti pengembangan intensif melalui pembelajaran terstruktur dan pengalaman lintas fungsi, mulai dari manajemen bisnis, operasional hingga engineering.
Buat mahasiswa yang sebentar lagi lulus, program graduate development seperti Aspire bisa menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mempersiapkan kompetensi sebelum memulai karier profesional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News