M O M S M O N E Y I D
AturUang

Bunga Tabungan BTN, Ada Tawaran Bunga 4,15%

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Tidak hanya untuk simpan dana, produk tabungan kini bisa menjadi tempat investasi sekaligus bertransaksi bagi nasabah. Soalnya, ada beberapa yang menawarkan bunga tabungan super jumbo, bagi nasabah yang loyal yakni mau menyimpan dana dalam jumlah besar dan untuk jangka waktu yang panjang.

Salah satunya, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang punya produk Tabungan BTN Investa yang menjadi pilihan investasi dengan tawaran bunga lebih tinggi dan penarikan dana yang fleksibel. Nggak tanggung-tanggung, produk tabungan dari BTN Ini menawarkan bunga tabungan terendah 0,00% hingga tertinggi 4,15%.

Tapi perlu diingat, untuk bisa menikmati bunga tabungan tinggi nasabah harus berani menyetorkan dana lebih besar dan menempatkan dana dalam jangka panjang. Ada sederet syarat bagi nasabah yang ingin menikmati bunga tinggi. Yakni nasabah harus melakukan biaya setoran awal sebesar Rp 5 juta dengan saldo minimum Rp 100.000. Produk tabungan ini punya biaya di bawah saldo minimum sebesar Rp 5.000 dan biaya penutupan rekening sebesar Rp 100.000.

Baca Juga: Berikut Cara Meminimalisir Risiko Volatilitas Pasar dengan Diversifikasi Portofolio

BTN menjelaskan produk tabungan ini berbeda dengan deposito. Tabungan BTN Investa merupakan tabungan investasi yang fleksible dimana nasabah dapat melakukan pengambilan dana sewaktu-waktu tidak seperti deposito yang memiliki jangka waktu pencairan dana.

Untuk membuka rekening Tabungan BTN Investa ini, nasabah dapat menyertakan beberapa syarat diantaranya untuk WNI, dokumen yang dibutuhkan adalah KTP dan NPWP, sedangkan untuk WNA dokumen yang dibutuhkan adalah Passpor dan KITAS/KITAP.

Baca Juga: Berikut Syarat Kredit Motor di BCA

Berikut rincian bunga Tabungan BTN Investa :

Strata Saldo

Suku Bunga Perorangan

Suku Bunga Lembaga

>Rp0,- s.d Rp1.000.000,-

0,00%

0,00%

>Rp1.000.000,- s.d Rp100.000.000,-

1,00%

1,00%

>Rp100.000.000,- s.d Rp1.000.000.000,-

2,40%

2,25%

>Rp1.000.000.000,- s.d Rp2.000.000.000,-

3,15%

3,05%

>Rp2.000.000.000,- s.d Rp5.000.000.000,-

3,40%

3,20%

>Rp5.000.000.000,- s.d Rp10.000.000.000,-

4,15%

3,45%

>Rp10.000.000.000,-

4,15%

3,90%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.