M O M S M O N E Y I D
Santai

Bukan Insomnia, Simak Penjelasan Delayed Sleep Phase Syndrome di Sini

Bukan Insomnia, Simak Penjelasan Delayed Sleep Phase Syndrome di Sini
Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Termasuk gangguan tidur, simak penjelasan tentang delayed leep Phase Syndrome yang berbeda dengan insomnia.

Insomnia adalah jenis gangguan tidur yang paling umum dikenal kebanyakan orang. Padahal, ada jenis gangguan tidur lainnya yang juga penting untuk diketahui.

Delayed sleep phase syndrome, menurut Sleep Foundation, dikategorikan pada sebuah kondisi munculnya gangguan tidur di mana siklus tidur-bangun bergeser ke jam-jam berikutnya.

Gangguan yang muncul pada ritme sirkadian tidur atau jam tidur ini terjadi ketika seseorang menunda waktu tidurnya dua jam atau lebih dari jadwal tidur yang telah dijadwalkan.

Kondisi itu mengakibatkan mundurnya siklus waktu tidur dan menyebabkan jadwal bangun pun menjadi terlambat.

Baca Juga: 4 Faktor Pemicu Orang Mudah Marah dan Emosi, Kenapa Ya?

Melansir dari halaman Sleep Education, penundaan waktu tidur akan membuat pola tidur baru yang tentunya kurang sesuai dengan waktu tidur pada umumnya.

Gejala umum yang dirasakan oleh penderita gangguan ini selain penundaan waktu tidur adalah mengalami kesulitan untuk tidur pada jam tidur yang telah ditetapkan dan sulit untuk bangun pada pagi hari.

Gangguan tidur ini hampir mirip dengan insomnia yang membuat performa seseorang jadi berkurang saat pagi hari dibanding saat malam hari.

Delayed sleep phase syndrome juga dapat memberikan dampak buruk pada performa harian.

Seperti contohnya mudah merasa ngantuk pada siang hari yang diakibatkan karena adanya penundaan waktu tidur saat malam. Biasanya orang ini mendapat julukan “night owls”.

Penderita gangguan delayed sleep phase syndrome akan mengalami pola tidur tertunda yang stabil pada seminggu pertama, sebelum tubuh menyesuaikan diri secara alami dengan pola tidur baru.

Baca Juga: Kenali Tanda Cave Syndrome yang Sering Dikira Sifat Alami Introvert

Namun durasi dan kualitas tidur pun juga akan dipengaruhi karena perubahan waktu tidur itu tadi.

Yang membedakan gangguan ini dengan gangguan tidur lainnya adalah penderita delayed sleep phase syndrome merasakan kemudahan untuk tidur dengan nyenyak baik pada siang dan malam hari.

Hal itu disebabkan karena kuatnya keinginan untuk menonton film dan bermain gadget sesaat sebelum tidur yang akhirnya membuat jadwal tidur tertunda.

Untuk mengganti jam tidur yang tertunda tersebut, orang yang menderita delayed sleep phase syndrome akan memilih untuk tidur seharian pada saat weekend atau tidur panjang pada siang hari.

Orang-orang yang paling sering mengalami gangguan tidur ini menurut Mayo Clinic adalah anak-anak pada usia remaja dan menjelang dewasa.

Itulah tadi penjelasan tentang delayed sleep phase syndrome, gangguan tidur yang rawan terjadi pada anak muda. Apakah Anda pernah merasakannya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Reli Lima Hari, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (15/4)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) reli selama lima hari berturut-turut dan mematahkan jalur penurunan jangka menengah. 

Promo Gokana Banting Harga! Paket Hemat Mulai Rp 40.000, Pesan Sekarang di GoFood

Hanya sampai 26 April, promo Banting Harga Gokana beri diskon 15% untuk paket Nasi, Ramen, Combo. Pesan via GoFood agar tak ketinggalan!

Proyek Hunian di Purwakarta Tawarkan Harga Mulai Rp 98 Juta, Simak Cicilannya

​Kolaborasi pemerintah dan pengembang, termasuk Lippo Cikarang, menghadirkan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Purwakarta.

Cek Rekomendasi Saham Hari Ini untuk Investor dan Trader dari IPOT (15/4)

Tiga saham pilihan untuk hari ini, Rabu, 15 April 2026 dari Indo Premier Sekuritas yaitu ARCI, ASRI, dan BRIS. Simak rekomendasinya.

Cegah Anemia, Combiphar Kampanyekan Pentingnya Zat Besi Sejak Dini

​Kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas dari Combiphar mengajak masyarakat lebih sadar pentingnya zat besi sejak dini.

IHSG Bisa Terus Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (15/4)

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (15/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Simak 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (15/4)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (15/4/2026).​ Berikut enam rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas

Panduan Memilih HP RAM Besar: Pilih Tepat, Performa Ngebut Tanpa Lag!

Pilih RAM HP sesuai kebutuhan agar performa optimal. Pengguna moderat butuh 6-8GB, gamer intensif 8-12GB. Cek panduan lengkapnya!   

iPhone 17 Tidak Sekuat Pro: Kaca Belakang Tanpa Ceramic Shield!

Kaca belakang iPhone 17 standar tidak sekuat model Pro & Air. Tanpa Ceramic Shield, ketahanannya mungkin berbeda. Pahami risikonya sebelum membeli

Bursa Reli, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini dari Sinarmas Sekuritas (15/4)

Pagi ini (15/4), Sinarmas Sekuritas merekomendasikan speculative buy untuk saham TAPG, MEDC, dan ELSA. Simak rekomendasi lengkapnya.