M O M S M O N E Y I D
Bugar

Brokoli dan 5 Sayur Ini Bikin Anda Kenyang Lebih Lama, Bisa Konsumsi Saat Diet

Brokoli dan 5 Sayur Ini Bikin Anda Kenyang Lebih Lama, Bisa Konsumsi Saat Diet
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Bisa Anda catat, berikut beberapa sayur untuk membuat perut kenyang lebih lama dan dijamin menyehatkan tubuh.

Dalam proses menurunkan atau menjaga berat badan, para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran.

Selain dapat membantu mencukupi asupan nutrisi harian, kebanyakan sayuran juga mengandung serat dan tinggi air yang membuat perut kenyang lebih lama.

Jika Anda sedang diet, Anda bisa menambahkan beberapa jenis sayuran ini agar perut kenyang lebih lama.

Baca Juga: Kaya Probiotik Alami, Ini 6 Manfaat Kombucha bagi Kesehatan Tubuh

Seledri

Seledri adalah makanan rendah kalori yang mengenyangkan. "Seledri tidak mengandung kalori, serta kaya akan kandungan air dan serat," ungkap dokter spesialis obesitas Peminda Cabandugama, MD kepada Cleveland Clinic.

Anda bisa mengonsumsi seledri begitu saja sebagai camilan sehat, renyah, dan mengenyangkan. Atau, cocolkan seledri ke dalam selai kacang untuk menambah asupan protein yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Bayam

Dengan kandungan air sekitar 91%, bayam merupakan sayuran rendah kalori, menghidrasi, dan bergizi. Tiga cangkir bayam mentah menyediakan 2 gram serat dan 2,5 gram protein, dengan hanya 20 kalori.

Sebuah penelitian menemukan, setiap porsi bayam setiap hari dikaitkan dengan penurunan berat badan sebesar 0,52 pon selama empat tahun.

Bayam adalah salah satu sayuran berdaun hijau yang paling serbaguna. Anda bisa menambahkannya ke smoothie, menumisnya sebagai lauk, atau menyajikannya sebagai salad.

Kembang kol

Kembang kol telah menjadi bahan populer dalam berbagai masakan diet pengganti nasi dan karbohidrat lainnya. Satu cangkir kembang kol matang mengandung sekitar 2 gram protein, 2,9 gram serat, dan hanya 29 kalori.

Sayuran silangan ini juga kaya akan sterol/stanol yang menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan fungsi endotel. Keduanya penting untuk kesehatan jantung.

Baca Juga: 6 Manfaat Kismis, Buah Kering Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Wortel

Wortel adalah camilan rendah kalori dengan tekstur renyah yang memuaskan. Wortel juga mengandung gula alami yang dapat memberikan cita rasa manis nan lembut pada hidangan.

Menurut Health, satu cangkir irisan wortel mentah mengandung 3,4 gram serat dengan hanya 50 kalori menurut Departemen Pertanian AS (USDA).

Sebuah studi tahun 2021 mengaitkan konsumsi wortel secara rutin dengan penurunan indeks massa tubuh (IMT) dan tingkat obesitas yang lebih rendah. Wortel juga kaya akan antioksidan karotenoid.

Berbagai penelitian mengaitkan kadar beta-karoten yang lebih tinggi dalam darah dengan risiko diabetes tipe 2, kanker, dan kematian yang lebih rendah.

Kubis Brussel

Satu cangkir kubis Brussel yang dimasak menyediakan 4 gram serat, dengan hanya 56 kalori. Sebuah penelitian menemukan bahwa setiap porsi sayuran cruciferous setiap hari dikaitkan dengan penurunan berat badan sebesar 0,68 pon selama empat tahun.

Sayuran jenis ini juga memiliki fitokimia yang disebut glukosinolat yang memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Di mana hal tersebut dapat menurunkan risiko kanker, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya.

Brokoli

Brokoli adalah sayuran yang biasa dinikmati dengan cara dikukus, mentah, atau ditumis. Tak hanya rendah kalori, brokoli juga relatif tinggi serat dan protein. Satu cangkir brokoli matang menawarkan 5 gram serat dan 3,7 gram protein, semuanya hanya 55 kalori.

Brokoli tinggi vitamin C dan K serta folat, yang mendukung pertumbuhan janin selama kehamilan. Brokoli mengandung nutrisi dan fitokimia. Ini dapat mengurangi peradangan, mendukung kesehatan jantung dan tulang, dan membantu melindungi terhadap kanker tertentu.

Nah, itulah tadi daftar sayur-sayuran yang bisa dikonsumsi untuk membantu Anda merasa kenyang lebih lama dengan cara yang sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pilih Redmi Note 17 Pro Max atau 17 Pro? Garansi Baterai Gratis hingga 5 Tahun

Xiaomi berani beri garansi ganti baterai gratis hingga 5 tahun untuk seri terbarunya. Ketahui syarat dan detail daya tahan Note 17 Pro sekarang.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Rabu (26/8), Galeri24 dan UBS Stagnan

Harga emas yang dijual di Pegadaian stagnan pada perdagangan Rabu (26/8). Simak harga emas Galeri24 dan UBS untuk berbagai ukuran hari ini.

Cek 12 Promo Payday Kuliner Agustus 2026, Banjir Diskon Pizza Hut hingga HokBen

Sambut momen gajian dengan berburu promo Payday dari resto favorit seperti Pizza Hut, Wingstop, dan HokBen. Semua tawarkan harga lebih hemat.

Brokoli dan 5 Sayur Ini Bikin Anda Kenyang Lebih Lama, Bisa Konsumsi Saat Diet

Bisa Anda catat, berikut beberapa sayur untuk membuat perut kenyang lebih lama dan dijamin menyehatkan tubuh.

Kolesterol Tinggi Pemicu Serangan Jantung, Pasokan Darah Terancam Putus

Penumpukan kolesterol jahat di dinding arteri berpotensi fatal. Pahami mekanisme penyumbatan darah sebelum serangan jantung terjadi.

Perubahan pada Tubuh saat Gula Darah Tinggi, Cepat Lelah karena Resistensi Insulin

Ginjal bekerja ekstra membuang kelebihan gula. Kenali tanda awal gula darah tinggi sebelum memicu kelelahan kronis.

Promo HokBen Payday Attack Agustus, Makan Bento Berdua Cuma Rp 50 Ribuan/Orang

Sambut momen gajian dengan promo HokBen Payday Attack spesial makan berdua hemat cuma Rp 50.000-an per orang. Cuma sampai 31 Agustus saja.

Telur Dadar dan Telur Ceplok, Mana yang Lebih Sehat Menurut Ahli Gizi?

Ketahui perbedaan gizi antara telur dadar dan telur ceplok serta dampaknya bagi tubuh. Simak cara memasak yang tepat agar nutrisinya.terjaga

RAM 12GB HP Vivo V70 Lite Bikin Performa Gaming Naik Kelas

Vivo V70 Lite membawa RAM 12GB dan layar AMOLED 3.000 nits. Cek keunggulan utamanya sebelum memutuskan membeli ponsel ini.

Waspada! Ini 4 Bahaya Makan Tepung-tepungan Berlebihan bagi Kesehatan Anda

Ketahui bahaya makan tepung-tepungan secara berlebihan bagi tubuh, mulai dari memicu obesitas hingga penyakit kronis.