M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bitcoin Rebound, Inflasi AS jadi Penentu Peluang Menguji US$ 87.000

Bitcoin Rebound, Inflasi AS jadi Penentu Peluang Menguji US$ 87.000
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Bitcoin mengawali pekan ini dengan penguatan. Kripto pemegang kapitaliasi pasar terbesar ini memantul naik ke kisaran US$ 83.800-US$ 84.200, setelah sempat turun ke zona US$ 80.000-US$ 81.000 pekan lalu.

Mengutip coinmarketcap.com, hingga Senin (12/10) pukul 18.40 WIB, Bitcoin dibanderol US$ 83.001.

Sementara, Ethereum bergerak di kisaran US$ 2.500 hingga US$ 2.565. Adapun, total kapitalisasi pasar kripto bertahan di sekitar US$ 2,8 hingga US$ 2,9 triliun.

Yang menarik, pemulihan terjadi di tengah tekanan dari investor institusi. ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar dana sekitar US$ 680 juta sepanjang pekan lalu, salah satu arus keluar terbesar sejak Juni 2026. ETF Ethereum juga mengalami arus keluar selama sembilan hari berturut-turut.

Analis Reku, Andri Fauzan, mengatakan, ketahanan ini sebagai sinyal yang layak diperhatikan. Ketika outflow ETF sebesar ini tidak mampu mendorong harga lebih dalam, itu
biasanya menandakan ada permintaan yang menyerap tekanan jual di bawah.

"Bitcoin membuktikan bahwa level US$ 80.000 bukan level yang mudah ditembus ke bawah," kata Andri mengutip siaran pers, Senin (12/10).

Baca Juga: Harga Emas Dunia Volatil di bawah US$ 4.200, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Dari sisi korporasi, Metaplanet, perusahaan Jepang yang dikenal mengakumulasi Bitcoin sebagai aset kas utama, terus menambah kepemilikan BTC menggunakan pendapatan bunga. Langkah ini mencerminkan strategi akumulasi jangka panjang di tengah fluktuasi pasar.

Perkembangan lain datang dari OKX dan Intercontinental Exchange (ICE), induk perusahaan New York Stock Exchange (NYSE), yang mengajukan izin untuk mengoperasikan platform perdagangan saham AS yang ditokenisasi selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

Inisiatif tersebut menjadi salah satu perkembangan dalam tren tokenisasi aset yang mempertemukan pasar kripto dengan pasar saham tradisional.

Bitcoin berpeluang uji US$ 87.000

Secara teknikal, Andri mengatakan, area US$ 82.000 sebagai level support penting bagi Bitcoin. Selama harga bertahan di atas level tersebut, kecenderungan pergerakan masih mengarah ke atas. Adapun resistance terdekat berada di kisaran US$ 85.000-US$ 86.000.

Sementara, Ethereum masih perlu menembus kisaran US$ 2.600-US$ 2.650 untuk menunjukkan penguatan yang sebanding dengan Bitcoin.

Baca Juga: Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Di antara altcoin, Starknet, NEAR, dan Filecoin menunjukkan kinerja relatif lebih baik dibandingkan mayoritas aset kripto berkapitalisasi besar lainnya.

Menurut Andri, pelaku pasar akan mencermati rilis CPI AS pada Rabu (14/10) untuk memperkirakan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Data inflasi tersebut dapat memengaruhi selera risiko investor global dan pergerakan aset kripto.

Dia memperkirakan, inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi, disertai perbaikan arus dana ETF, dapat membuka peluang Bitcoin menguji US$ 85.000-US$ 87.000.

"Sebaliknya, inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi menekan harga Bitcoin kembali ke zona US$ 80.000-US$ 81.000," prediksi Andri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

4 Penyebab Otot Tidak Berkembang Meski Rajin Olahraga, Salah Satunya Kurang Tidur

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 4 penyebab otot tidak berkembang meski rajin olahraga. Simak, ya.  

BMKG Beri Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, Daerah Ini Masuk Kategori Awas

Kali ini, wilayah yang masuk dalam kategori awas cukup mendominasi. Jumlahnya cukup besar dibandingan kategori siaga dan waspada.

4 Buku Financial Freedom Terbaik yang Wajib Anda Baca

Bagi Anda yang ingin mulai melangkah menuju kemandirian finansial, berikut adalah 4 buku financial freedom terbaik yang wajib Anda baca.

Upaya Mengembangkan Koperasi Bukan Sekadar Simpan Pinjam Semata

Kementerian Koperasi mendorong koperasi untuk mulai berani merambah sektor-sektor strategis seperti produksi, distribusi hingga keuangan.

Tetap Bugar di Tengah Kesibukan! Ini 7 Pola Makan Hidup Sehat untuk Pekerja Kantoran

Penerapan pola makan hidup sehat sangat penting untuk menjaga kebugaran pekerja kantoran jangka panjang. Ketahui tips lengkapnya di sini.

Bitcoin Rebound, Inflasi AS jadi Penentu Peluang Menguji US$ 87.000

Data inflasi AS yang dirilis Rabu (14/10) akan menjadi katalis penting bagi pergerakan Bitcoin selanjutnya.

Moms, Ini 6 Sinyal Bahaya yang Menunjukkan Kesehatan Mental Anak sedang Terganggu

Anak tidak selalu bisa mengungkapkan perasaan lewat kata-kata. Ini 6 tanda masalah kesehatan mental anak agar Moms bisa memberikan solusi tepat.

Bukannya Segar, Ini 6 Akibat Tidur Terlalu Lama untuk Tubuh Termasuk Penyakit Jantung

Memiliki durasi tidur melebihi 9 jam bisa memicu gangguan metabolisme dan nyeri fisik. Ketahui akibat tidur terlalu lama untuk kesehatan di sini.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (13/10) dan Lusa, Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah 13-14 Oktober didominasi berawan, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Klaten.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (13/10) Didominasi Berawan, Lusa 13 Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat 13-14 Oktober didominasi berawan, sementara suhu tertinggi mencapai 36°C di Jawa Barat.