M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bisa Usir Stres, Ini 10 Manfaat Hubungan Seks dengan Pasangan untuk Kesehatan

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja manfaat hubungan seks dengan pasangan untuk kesehatan, ya? Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

Semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa hubungan seks yang sehat berperan penting dalam menjaga kualitas hidup secara keseluruhan. Dikutip dari Healthline, hubungan seksual yang rutin bisa membuat umur lebih panjang.

Dr. Irwin Goldstein, Direktur Kedokteran Seksual di Rumah Sakit Alvarado, menyatakan bahwa berdasarkan penelitian terbaru, jelas bahwa hubungan seksual memiliki dampak positif bagi kesehatan.

Baca Juga: 10 Cara Meningkatkan Libido Seks secara Alami, yang Berpasangan Wajib Tahu

Mengutip Very Well Health, berikut ini beberapa manfaat hubungan seks dengan pasangan untuk kesehatan:

1. Membantu menghilangkan stres

Saat berhubungan seks, tubuh menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Penurunan hormon ini membuat detak jantung dan tekanan darah ikut turun, membantu tubuh merasa lebih rileks.

Selain itu, tubuh memproduksi endorfin, yaitu hormon yang memberikan rasa bahagia dan nyaman. Efek ini membuat pikiran jadi lebih tenang, bahkan setelah seharian penuh tekanan.

2. Meningkatkan suasana hati

Tidak hanya endorfin, seks juga merangsang hormon dopamin, yang berkaitan dengan perasaan senang dan kepuasan. Hormon ini dilepaskan ketika otak merespons aktivitas yang menyenangkan, termasuk seks.

Sebuah studi selama pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa pasangan yang rutin berhubungan seks memiliki risiko lebih rendah mengalami depresi dan kecemasan dibanding yang jarang atau tidak melakukannya sama sekali.

3. Mempererat keintiman emosional

Seks juga meningkatkan produksi oksitosin, hormon yang dikenal sebagai hormon cinta. Hormon ini memperkuat rasa kedekatan, kepercayaan, dan keterikatan antara pasangan.

Oksitosin tidak hanya dilepaskan saat orgasme, tetapi juga lewat sentuhan dan pelukan. Efek dari hormon ini juga bertahan lebih lama dibanding hormon lainnya, sehingga membantu menjaga rasa sayang dan kedekatan emosional setelah sesi intim berakhir.

4. Menyehatkan jantung

Berhubungan seks secara rutin dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung saat istirahat—dua faktor penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Bahkan, efek olahraga ringan yang didapat dari seks mirip seperti berjalan cepat atau naik tangga. Studi juga menunjukkan bahwa pria yang lebih sering berhubungan seks memiliki risiko lebih rendah terkena stroke dan penyakit jantung.

5. Meningkatkan kualitas tidur

Hormon yang dilepaskan saat berhubungan seks, terutama setelah orgasme, membantu tubuh merasa lebih santai dan mengantuk. Ini membuat Anda lebih mudah tidur nyenyak.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidur paling berkualitas dialami setelah hubungan seksual bersama pasangan, bukan dari masturbasi atau hubungan tanpa orgasme. Hal ini dikaitkan dengan peran oksitosin yang memperkuat ikatan dan rasa nyaman.

Baca Juga: Bercinta dengan Pasangan Bisa Menurunkan Berat Badan lo, Kata Penelitian

6. Meredakan sakit kepala dan nyeri

Endorfin yang dilepaskan selama hubungan seks berperan sebagai penghilang rasa sakit alami. Bagi penderita migrain atau sakit kepala kronis, seks dapat mengurangi rasa nyeri, bahkan lebih efektif jika dilakukan hingga orgasme.

Beberapa orang juga sengaja menggunakan seks sebagai terapi alternatif untuk mengatasi nyeri kepala yang mengganggu dan terbukti cukup membantu dalam banyak kasus.

7. Mengurangi kram menstruasi

Bagi wanita, berhubungan seks saat menstruasi bisa membantu mengurangi rasa nyeri atau kram. Saat orgasme, otot-otot yang juga berkontraksi saat menstruasi akan melepaskan ketegangan, sehingga rasa sakit berkurang.

Selain itu, orgasme bisa mendorong keluarnya lapisan rahim lebih cepat, yang kemungkinan membuat menstruasi lebih pendek dan lebih ringan.

8. Meningkatkan kesuburan

Berhubungan seks secara teratur selama masa subur memang dikenal dapat meningkatkan peluang kehamilan. Namun, seks di luar masa subur juga dapat membantu.

Penelitian menunjukkan bahwa seks rutin dapat mengubah sistem kekebalan di area reproduksi wanita, membuat tubuh lebih ramah terhadap sperma, dan mendukung proses kehamilan secara alami.

9. Mengurangi risiko kanker prostat

Bagi pria, sering ejakulasi, baik melalui seks maupun masturbasi, dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat. Studi menunjukkan bahwa pria yang mengalami ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan, memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat dibanding mereka yang jarang melakukannya.

Salah satu alasannya adalah karena ejakulasi membantu membuang zat berbahaya yang bisa menumpuk di saluran reproduksi pria.

10. Menurunkan risiko disfungsi ereksi

Seks yang terlalu jarang dilakukan dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi. Sebaliknya, pria yang rutin berejakulasi, sekitar dua hingga tiga kali seminggu, menunjukkan risiko disfungsi ereksi yang jauh lebih rendah.

Hubungan seks yang konsisten dapat membantu menjaga respons fisik tetap aktif, meningkatkan aliran darah, dan memperkuat fungsi seksual secara keseluruhan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Makanan untuk Meningkatkan Libido Menurut Ahli

Nah, itu tadi beberapa manfaat hubungan seks dengan pasangan untuk kesehatan. Hubungan seks bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga sarana untuk menjaga keseimbangan hormon, mempererat hubungan, dan memperbaiki kondisi mental serta fisik.

Hubungan seksual yang sehat dan berkualitas, terutama yang dilakukan dengan cinta dan komunikasi yang baik, bisa menjadi salah satu cara alami untuk hidup lebih sehat dan bahagia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.