M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bisa Dicoba, Ini 5 Pengganti Gula yang Aman untuk Penderita Diabetes

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes agar tidak membuat gejalanya semakin parah.

Pengganti gula bisa menjadi alternatif untuk penderita diabetes agar bisa menikmati makanan dan minuman manis dengan pengaruh minimal terhadap kadar gula darah.  

Kementerian Kesehatan menyarankan, kebutuhan gula harian orang sehat dalam sehari tidak lebih dari 50 gram atau setara 4 sendok makan.

Jika diabetes, ada batasan yang harus dikurangi lagi. Penderita diabetes harus mengontrol kadar gula darahnya.

Hal ini penting untuk mencegah komplikasi diabetes serta semakin memperparah penyakit lainnya. 

Menggunakan pengganti gula untuk diabetes adalah salah satu cara agar penderita diabetes bisa menikmati makanan dan minuman manis secara lebih aman.   

Selain itu, bersumber dari Mayo Clinic, berikut beberapa pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes, antara lain:

Baca Juga: Kenali 5 Manfaat Kacang Tolo untuk Kesehatan, Bisa Mengontrol Gula Darah

1. Sukralosa

Pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes pertama adalah sukralosa. Sukralosa adalah pemanis buatan yang terbuat dari sukralosa.

Sukralosa memiliki kalori yang rendah, dengan tingkat kemanisan 600 kali lebih manis dari gula biasa. 

Itu sebabnya, sukralosa sering dijadikan pengganti gula untuk diabetes. 

Jika sebagian besar pemanis buatan tidak tahan terhadap suhu tinggi, berbeda dengan sukralosa yang tahan panas.  

Untuk memasak makanan bagi penderita diabetes, sukralosa bisa digunakan.

Gula untuk diabetes jenis sukralosa ini tergolong aman dengan batas toleransi konsumsi 5 mg/kg berat badan.   

2. Aspartame

Pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes kedua adalah aspartame. Aspartame adalah pemanis buatan yang 200 kali lebih manis dari gula pasir.

Pemanis ini sudah sering digunakan pada berbagai produk makanan, termasuk diet soda.  

Aspartame tidak aman dikonsumsi untuk orang yang memiliki penyakit genetik langka phenylketonuria (menyebabkan asam amino phenylalanine menumpuk di dalam tubuh).  

FDA mengatakan bahwa aspartame aman dikonsumsi dengan batas asupan harian 50 mg per kg (berat tubuh).

Aspartame juga termasuk pemanis buatan yang mudah ditemukan di pasaran. 

Baca Juga: Bisa Mencegah Diabetes, Ini 6 Manfaat Menjadi Vegetarian bagi Kesehatan

3. Tagatose

Pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes ketiga adalah tagatose. 

Tagatose adalah pemanis buatan dalam bentuk fruktosa yang memiliki tingkat kemanisan 90% lebih manis dari sukrosa.  

Beberapa penelitian menyatakan bahwa gula untuk diabetes jenis tagatose juga memiliki indeks glikemik yang rendah. 

Bahkan, hal itu bisa sekaligus membantu penanganan obesitas. Produsen sering menggunakan tagatose dalam makanan sebagai pemanis rendah kalori.

Akan tetapi, tagatose bisa Anda temukan secara alami dalam buah apel, jeruk, dan nanas.   

4. Sakarin

Pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes selanjutnya adalah sakarin. 

Sakarin adalah pemanis buatan lain yang cukup populer. Sakarin bebas kalori dan 200-700 kali lebih manis dibandingkan dengan gula pasir. 

Menurut FDA, batas asupan harian sakarin adalah 5 mg per kg berat badan. Sakarin termasuk pemanis buatan yang mudah ditemukan di pasaran.  

Baca Juga: Selain Nikmat untuk Bubur, Ini 5 Manfaat Ketan Hitam untuk Kesehatan

5. Neotame

Pemanis buatan untuk diabetes terakhir adalah neotame. Neotame adalah pemanis buatan rendah kalori yang 7000-13000 kali lebih manis dibandingkan dengan gula pasir. 

Menurut FDA, neotame dapat digunakan sebagai pemanis dan penambah rasa semua jenis makanan kecuali daging, termasuk daging ayam.  

Punya diabetes bukan berarti Anda tidak bisa menikmati makanan manis, bisa kok Moms.

Anda bisa menyiasatinya dengan pengganti gula, seperti pemanis buatan, tapi tetap dengan jumlah yang dibatasi.  

Pengganti gula untuk diabetes idealnya memiliki kalori yang rendah. Dengan demikian, kadar gula darah Anda tidak akan melonjak terlalu tinggi.  

Itulah beberapa pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes agar tidak membuat gejalanya semakin parah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/9), Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 17 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Kamis 17 September 2026, Ada Perubahan Rencana

Simak ramalan 12 zodiak besok 17 September 2026, cek prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan selengkapnya hari ini.

Ramalan Shio Besok Kamis 17 September 2026, Selesaikan Urusan Penting Dahulu

Yuk simak ramalan shio besok 17 September 2026, mulai dari karir, keuangan, asmara, hingga kesehatan yang lengkap untuk 12 shio ini.

Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II Bakal Diumumkan, Cek Jadwalnya

Kemenaker melakukan seleksi dan penetapan peserta Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 Batch 2 Angkatan II pada 16-18 September 2026.

Prakiraan Cuaca Banten Kamis (17/9), Waspada Hujan Ringan di Daerah Ini

BMKG memperkirakan mayoritas wilayah Banten mengalami cuaca cerah. Sementara di Kabupaten Lebak berpotensi hujan ringan.​

Promo Alfamart Serba Gratis 16-30 September 2026, Pepsodent Sensitive Beli 1 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Penjajakan Bisnis Sebagai Upaya Pelaku Usaha Perluasan Pasar

Kementerian Perdagangan mendorong pelaku usaha seperti Fortuna Shoes untuk melakukan pitching business lewat perwakilan perdagangan.

Cuaca DKI Jakarta Besok Kamis (17/9), Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah

BMKG memperkirakan cuaca di sebagian besar wilayah DKI Jakarta diprediksi cerah. Sementara itu, Kepulauan Seribu diprakirakan berawan.

Waspada Udara Kabur di Jawa Timur, Pantau Prakiraan Cuaca Besok (17/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Kamis (17/9) didominasi berawan dan udara kabur, sementara Jumat (18/9) masih berawan.

Update Harga Buyback Emas Hari Ini, UBS dan Hartadinata Kompak Naik

Harga buyback emas UBS mencatat kenaikan tertinggi, sementara Antam masih memimpin harga buyback tertinggi.