M O M S M O N E Y I D
Santai

Biaya Perbaikan Rumah Bisa Membengkak, Ini Tips Mencegah Pengeluaran Mendadak

Biaya Perbaikan Rumah Bisa Membengkak, Ini Tips Mencegah Pengeluaran Mendadak
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Biaya perbaikan rumah bisa menguras tabungan. Simak cara mencegah kerusakan, menyiapkan dana darurat, dan menjaga rumah tetap aman.

Punya rumah sendiri memang menyenangkan, tetapi biaya perawatannya kadang datang di waktu yang tidak tepat. Mulai dari atap bocor, pipa bermasalah, sampai instalasi listrik yang rusak, semuanya bisa membuat pengeluaran mendadak membengkak. 

Masalahnya, kerusakan kecil yang dibiarkan terlalu lama justru berpotensi membutuhkan biaya lebih besar. Melansir dari Real Simple, survei terhadap pemilik rumah menunjukkan bahwa kesalahan perbaikan dan kerusakan tersembunyi bisa menjadi sumber pengeluaran yang tidak sedikit. 

Karena itu, pemilik rumah perlu lebih jeli merawat bangunan dan menyiapkan anggaran sejak awal agar keuangan tetap terkendali.

Baca Juga: Tren Renovasi Rumah Ini Jadi Pilihan Ketika Pindah Hunian Makin Mahal

Biaya perbaikan rumah bisa menguras tabungan

Berdasarkan data yang diberitakan Real Simple, sebanyak 78% pemilik rumah dalam survei mengaku pernah mengalami masalah perbaikan, mulai dari proyek DIY yang gagal hingga kerusakan yang ditinggalkan pemilik sebelumnya.

Survei tersebut juga mencatat pengeluaran rata-rata sekitar US$3.166 atau Rp52 juta selama tiga tahun untuk memperbaiki proyek mandiri yang gagal, dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS. Angka ini merupakan hasil survei yang dilaporkan, bukan gambaran biaya perbaikan setiap rumah di Indonesia.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa memperbaiki rumah bukan sekadar soal renovasi besar. Kerusakan kecil yang terlambat ditangani juga bisa menghabiskan anggaran, apalagi jika membutuhkan bantuan tenaga profesional.

Kerusakan rumah yang jangan diabaikan

Ada beberapa masalah yang sebaiknya segera diperiksa sebelum dampaknya semakin luas.

  • Atap bocor. Air hujan yang masuk bisa merusak plafon, dinding, hingga perabot rumah.
  • Pipa bermasalah. Kebocoran kecil dapat memicu kelembapan dan pertumbuhan jamur jika dibiarkan.
  • Instalasi listrik rusak. Kabel bermasalah, stopkontak menghitam, atau bau terbakar perlu segera ditangani karena berisiko membahayakan penghuni.
  • Kerusakan tersembunyi. Rumah yang baru dibeli belum tentu bebas dari masalah, terutama jika perbaikan sebelumnya dilakukan secara asal-asalan.

Jangan menunggu sampai kerusakan terlihat parah. Semakin cepat masalah ditemukan, semakin besar peluang untuk mencegah biaya tambahan.

Cara mencegah biaya perbaikan membengkak

Merawat rumah tidak harus selalu mengeluarkan banyak uang. Beberapa kebiasaan sederhana berikut bisa membantu mengurangi risiko kerusakan yang menguras tabungan.

1. Periksa kondisi rumah secara rutin

Sisihkan waktu setiap bulan untuk mengecek atap, dinding, saluran air, dan instalasi rumah. Perhatikan noda lembap, retakan baru, atau perubahan yang tidak biasa. Jika menemukan tanda kerusakan, segera cari tahu penyebabnya.

2. Jangan memaksakan perbaikan sendiri

Video tutorial memang memudahkan belajar DIY, tetapi tidak semua pekerjaan aman dilakukan tanpa pengalaman. Untuk masalah listrik, struktur bangunan, atau pipa yang kompleks, gunakan tenaga profesional yang kompeten agar kerusakan tidak semakin parah.

Baca Juga: 6 Tren Renovasi Dapur yang disarankan Dipikirkan Ulang Sebelum Keluar Biaya

3. Siapkan dana khusus perawatan rumah

Pisahkan tabungan perawatan rumah dari uang kebutuhan sehari-hari. Jumlahnya bisa disesuaikan dengan kondisi bangunan dan kemampuan keuangan. Tidak harus langsung besar, yang penting disisihkan secara rutin agar tersedia dana ketika dibutuhkan.

4. Dahulukan kerusakan yang berisiko

Jika ada beberapa masalah sekaligus, prioritaskan yang berkaitan dengan keselamatan dan berpotensi memperluas kerusakan. Kebocoran aktif dan gangguan listrik, misalnya, perlu lebih diperhatikan daripada pekerjaan dekorasi yang masih bisa ditunda.

5. Jangan menunda perbaikan yang penting

Menunda perbaikan terkadang terasa seperti cara menghemat uang. Namun, jika kerusakan terus berkembang, biaya yang harus dikeluarkan justru bisa lebih besar.

Data dalam laporan yang dibahas Real Simple mencatat tambahan biaya rata-rata sekitar US$1.645 atau Rp27,1 juta akibat penundaan perbaikan, dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS. Nilai tersebut merupakan temuan survei, bukan patokan biaya yang berlaku untuk semua rumah.

Karena itu, penting untuk membedakan kebutuhan yang bisa ditunda dan kerusakan yang harus segera ditangani. Jika biaya perbaikan cukup besar, mintalah perkiraan biaya terlebih dahulu agar pengeluaran bisa direncanakan dengan lebih baik.

Biaya perbaikan rumah yang membengkak bisa dicegah dengan perawatan rutin, keputusan DIY yang realistis, dan persiapan dana khusus. Tidak semua kerusakan dapat dihindari, tetapi mengenali masalah sejak dini dapat membantu mengurangi risiko pengeluaran mendadak. 

Mulailah dari hal sederhana, seperti memeriksa kondisi rumah setiap bulan dan segera menangani kerusakan yang berpotensi membahayakan. Melalui perencanaan yang tepat, rumah tetap nyaman dihuni tanpa membuat keuangan keluarga kewalahan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Kamera HP Oppo Reno16 F Punya Lensa Telefoto 50MP Baru, Zoom Lebih Tajam

Peningkatan kamera Oppo Reno16 F kini membawa sensor telefoto 50MP tajam. Pelajari kemampuan zoom 5x sebelum Anda membelinya.

Serum Pencerah Wajah, Cocok untuk Moms yang Kerja Kantoran!

Menggunakan serum ber-vitamin C ternyata efektif meratakan warna kulit. Temukan pilihan yang aman untuk harian tanpa rasa perih.

Monetisasi Musik AI YouTube Resmi Dibuka, Kreator Siap Panen Cuan!

YouTube resmi izinkan monetisasi musik AI di 2026. Ketahui skema pembagian hasil dan strategi agar tak kena klaim hak cipta.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (21/10): Galeri24 dan Merosot Turun Dalam

Harga emas yang dijual di Pegadaian hari ini turun dalam hingga Rp 17.000 per gram. Cek harga Galeri24 dan UBS selengkapnya

Ini Dampak Negatif pada Tubuh jika Terlalu Banyak Minum Kopi

Sebaiknya jangan dikonsumsi terlalu sering, terlalu banyak mengonsumsi kopi bisa memberikan dampak negatif ini.

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 21 Oktober 2026, Cek Peluang dan Tantangannya

Simak ramalan 12 zodiak hari ini, Rabu 21 Oktober 2026, seputar asmara, karier, keuangan, dan kesehatan untuk setiap zodiak.  

Ramalan Shio Hari Ini Rabu 21 Oktober 2026, Hubungan Sosial Menguat

Ramalan shio hari ini Rabu 21 Oktober 2026 membahas karier, keuangan, cinta, dan kesehatan. Simak prediksi lengkap 12 shio berikut.  

6 Manfaat Tomat Jika Rutin Dikonsumsi, Perbaiki Kesehatan hingga Kulit

Ada sejumlah khasiat mengonsumsi tomat bagi kesehatan tubuh hingga kulit, lho. Cari tahu di sini, yuk!  

4 Cara Merapikan Ruang Kerja di Rumah agar Nyaman, Rapi dan Bikin Fokus

Meja kerja berantakan bikin susah fokus? Coba 4 cara praktis merapikan ruang kerja di rumah agar nyaman dan produktif setiap hari.  

Layar Super AMOLED+ HP Samsung F70 Pro Ini Memikat, Update 6 Tahun Jadi Sorotan

Sektor kamera utama 50 MP OIS tampil sangat solid. Namun ada penurunan detail di lensa ultra-wide yang patut dipertimbangkan.