M O M S M O N E Y I D
Santai

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID -  Metode pembayaran menjadi kunci keberlanjutan masyarakat dalam menyelesaikan belanja daring (online)  mereka. Ternyata, transaksi pembelian bisa batal jika pilihan pembayaran tidak beragam. Berikut kebiasaan masyarakat Indonesia dalam bertransaksi. 

Xendit, perusahaan penyedia infrastruktur pembayaran, hari ini meluncurkan Xendit Ecommerce Payments Momentum Report 2026 bersama Cube, perusahaan penyedia intelijen pasar e-commerce. Laporan ini menggabungkan data transaksi Xendit dengan hasil survei terhadap 6.000 konsumen di enam negara, termasuk 1.000 responden di Indonesia.

Sebanyak 51% responden di Indonesia mengaku membatalkan pembelian online dalam tiga bulan terakhir karena metode pembayaran pilihan mereka tidak tersedia. Persentase ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. 

Sementara itu, penggunaan metode pembayaran real-time terus meningkat, dengan transaksi melalui QRIS, standar kode QR nasional Bank Indonesia, tumbuh sebesar 142% di platform Xendit antara Januari 2025 dan April 2026.

Konsumen Indonesia kini semakin meninggalkan pembayaran tunai. Pertanyaannya, apakah pelaku usaha mampu mengimbangi perubahan ini dengan menyediakan pilihan pembayaran yang sesuai? 

Baca Juga: Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

"Laporan kami menunjukkan bahwa alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan,” ujar Nazim Ali, Presiden Xendit dalam keterangan tertulis, Senin (19/10). 

 Kuncinya bukan sekadar menyediakan berbagai metode pembayaran, tetapi juga memahami tren penggunaan dan pertumbuhan metode pembayaran, serta peluang bisnis yang mengiringinya. 

Pembayaran real-time semakin populer

QRIS menjadi metode pembayaran dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Transaksi QRIS di platform Xendit meningkat 142% antara Januari 2025 dan April 2026, dibandingkan dengan transaksi kartu kredit yang tumbuh 83%.

 Sementara itu, transfer bank, yang juga merupakan salah satu metode pembayaran real-time utama, diperkirakan digunakan dalam 52% dari total pembelian yang dilakukan oleh responden survei.

Xendit merupakan penyedia layanan akuisisi QRIS berlisensi, sehingga pelaku usaha dapat menerima pembayaran QRIS melalui Xendit tanpa perlu menunjuk bank lain sebagai penyedia layanan akuisisi. Laporan ini menemukan bahwa semakin banyak pelaku usaha menginginkan sistem pembayaran yang terhubung langsung ke jaringan pemrosesan transaksi (direct-to-rail). 

Sistem ini dapat memberikan visibilitas data transaksi yang lebih jelas, menyederhanakan rekonsiliasi dan pengembalian dana, serta mempermudah pengelolaan pembayaran sehari-hari sekaligus membantu memitigasi risiko penipuan. 

Baca Juga: Nikmati Promo Yoshinoya Weekend Oktober, Ada Cashback 25% Pakai QRIS myBCA

QRIS juga mendukung pembayaran lintas negara melalui integrasi dengan PromptPay di Thailand dan DuitNow di Malaysia. Laporan ini memperkirakan bahwa sistem pembayaran real-time di Asia Tenggara akan semakin mengarah pada model jaringan regional pada 2027.

Konsumen membatalkan pembelian ketika metode pembayaran pilihan tidak tersedia

Tidak tersedianya metode pembayaran pilihan menjadi kendala utama yang dihadapi konsumen Indonesia saat menyelesaikan transaksi online, dengan persentase lebih tinggi dibandingkan Malaysia (31%). 

Dompet digital masih menjadi metode pembayaran yang paling banyak digunakan, digunakan dalam sekitar 60% pembelian responden. Bahkan, 70% responden menggunakannya untuk setidaknya separuh pembelian mereka, tertinggi di antara enam negara yang disurvei. GoPay, OVO, DANA, dan ShopeePay menjadi pemain utama di pasar ini, tanpa ada satu merek yang mendominasi.

Preferensi metode pembayaran juga berbeda antarwilayah di Indonesia. Megatix, platform penjualan tiket yang menjadi mitra Xendit, menyebutkan bahwa konsumen di Jakarta lebih banyak menggunakan virtual account, sedangkan transaksi di Bali didominasi oleh kartu pembayaran internasional.

Penggunaan COD di Indonesia menurun lebih cepat dibandingkan di sebagian besar negara Asia Tenggara

Sebanyak empat dari 10 responden di Indonesia (40%) mengaku kini jauh lebih jarang menggunakan metode pembayaran tunai saat barang diterima (cash on delivery/COD) dibandingkan setahun lalu. Angka ini merupakan yang tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah Thailand (45%). Meski demikian, COD masih digunakan dalam sekitar 40% dari total pembelian responden, meskipun kontribusinya terhadap total nilai transaksi ecommerce relatif lebih rendah.

Di enam negara yang disurvei, termasuk Indonesia, diskon atau cashback menjadi alasan utama konsumen untuk beralih ke metode pembayaran lain, lebih berpengaruh dibandingkan proses pengembalian dana yang cepat atau keamanan pembayaran.

Baca Juga: QRIS Antarnegara Nobu Bank Diperluas ke Hong Kong, Ini Manfaatnya

Penjualan di platform ecommerce kembali meningkat

Penjualan di Shopee, Lazada, dan TikTok Shop, tiga platform ecommerce terbesar di Asia Tenggara, naik sekitar 33% pada kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, setelah pertumbuhan melambat pada 2024. Seiring meningkatnya transaksi online, pelaku usaha berisiko kehilangan penjualan jika tidak menyediakan metode pembayaran yang diinginkan konsumen.

Perilaku konsumen dalam mencari dan memilih produk juga mulai berubah. Di Asia Tenggara, sebanyak 53% konsumen menggunakan kecerdasan buatan generatif (AI generatif) untuk menemukan produk, sementara 78% memanfaatkannya untuk mencari informasi dan membandingkan produk sebelum membeli. Angka ini melampaui penggunaan mesin pencari (74%) dan situs ulasan produk (72%).

Secara keseluruhan, laporan ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia beralih dari pembayaran tunai ke pembayaran digital lebih cepat dibandingkan dengan sebagian besar negara lain di Asia Tenggara. Metode yang semakin banyak digunakan meliputi QRIS, dompet digital, dan transfer bank. Namun, pilihan pembayaran setiap konsumen berbeda-beda. Karena itu, pelaku usaha perlu menyediakan beragam metode pembayaran agar pelanggan dapat bertransaksi dengan mudah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ide Usaha Sepatu Motif Lukisan Yang Sudah Tembus Ekspor

Kementerian UMKM mencatat sudah ada beberapa pelaku usaha level UMKM menekuni usaha sepatu lukis dan sudah menjangkau pasar global.

Ramalan Shio Besok Rabu 21 Oktober 2026: Sabar Hadapi Perbedaan Pendapat

Ramalan shio besok Rabu 21 Oktober 2026, membawa gambaran menarik seputar karier, keuangan, percintaan, dan kesehatan untuk 12 shio. 

Ramalan Zodiak Besok Rabu 21 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Ujian Emosi

Cek ramalan 12 zodiak besok Rabu 21 Oktober 2026, mulai dari asmara, karier, hingga kesehatan. Simak saran untuk setiap zodiak.

Bawa Tema Sakura, New Balance Sakura Pack Rilis Eksklusif di JD Sports

New Balance Sakura Pack yakni koleksi eksklusif memadukan siluet sneakers New Balance dengan palet warna yang terinspirasi dari bunga sakura.​

Bisnis Toko Kelontong Bisa Terus Tumbuh, Ini Pentingnya Belajar Mengelola Usaha

Melalui Sampoerna Retail Community (SRC), pemilik toko dapat memperoleh wawasan usaha sekaligus bertukar pengalaman dengan sesama pelaku UMKM.

Cuaca Jawa Timur Besok (21/10) Dominan Cerah, Cek Suhu di 38 Wilayah

Prakiraan cuaca Jawa Timur Rabu (21/10) didominasi cerah, sedangkan Kamis (22/10) berawan. Kota Mojokerto mencapai 38°C.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Rabu (21/10), Jakarta Selatan Terpanas hingga 36°C

BMKG memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta akan berawan besok, dengan suhu udara berkisar 27 hingga 36 derajat Celsius.​

Dari Kemasan Produk hingga Jamu, Ini yang Bisa Ditemukan di ALLPack Indonesia 2026

ALLPack Indonesia 2026 menghadirkan lebih dari 1.600 peserta pameran dari 42 negara serta lebih dari 65 agenda edukasi dan bisnis. 

Asisten Perjalanan AI Jojo the Rabit Bantu Pilih Paket Konektivitas Untuk Liburan

RoaminRabbit baru saja memperkenalkan Jojo the Rabbit, asisten virtual berbasis AI yang membantu wisatawan menemukan paket eSIM sesuai kebutuhan.

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan

Laporan dari Xendit menunjukkan bahwa alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan.