MOMSMONEY.ID - Pergi ke Hong Kong nanti bisa jadi lebih praktis bagi nasabah Nobu Bank. Pasalnya, Nobu Bank dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) sedang mengembangkan QRIS antarnegara untuk transaksi di Hong Kong.
Melalui layanan ini, nasabah nantinya bisa menggunakan aplikasi Nobu Go untuk membayar belanja di merchant yang terhubung di Hong Kong.
Jadi, pembayaran di luar negeri bisa dilakukan menggunakan aplikasi yang biasa digunakan untuk transaksi di Indonesia.
Pengembangan QRIS antarnegara ke Hong Kong disepakati Nobu Bank dan Jalin dalam gelaran Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026.
Direktur Nobu Bank Steve Marciano mengatakan, kebutuhan pembayaran praktis kini semakin penting seiring mobilitas masyarakat yang semakin sering melintasi negara.
Baca Juga: Nobu Bank Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital
“Mobilitas nasabah semakin lintas negara, sementara kebutuhan mereka mengarah pada pengalaman pembayaran yang semakin sederhana. Pengembangan QRIS antarnegara, dalam hal ini Hong Kong, memungkinkan kami membawa kemudahan bertransaksi yang telah digunakan nasabah di Indonesia ke salah satu pusat aktivitas ekonomi dan perjalanan internasional di kawasan Asia,” ujar Steve dalam keterangan Rabu (29/9).
Layanan ini menjadi kelanjutan QRIS antarnegara Nobu Bank yang sebelumnya telah mendukung koridor Korea Selatan.
Tren pembayaran lintas negara melalui QRIS juga terus berkembang. Bank Indonesia mencatat, hingga Juli 2026, pengguna dari negara mitra telah melakukan sekitar 25,67 juta transaksi QRIS antarnegara di Indonesia dengan nilai Rp7,63 triliun.
Sementara itu, pengguna Indonesia telah melakukan 4,67 juta transaksi di negara mitra dengan nilai Rp1,73 triliun.
Jalin dalam kerja sama ini berperan mendukung konektivitas dan pemrosesan transaksi melalui infrastruktur sistem pembayaran.
Direktur Jalin Eko Dedi Rukminto mengatakan semakin banyak negara yang terhubung, semakin besar kebutuhan terhadap infrastruktur pembayaran yang andal dan saling terhubung.
“Semakin banyak koridor yang terhubung, semakin besar kebutuhan akan infrastruktur yang andal dan interoperabel. Di sinilah Jalin mengambil peran sebagai infrastructure enabler untuk membantu perbankan dan tekfin membawa layanan mereka ke semakin banyak aktivitas ekonomi lintas negara,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News