M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Berat Badan Kucing Peliharaan Turun? Kenali Penyebabnya

Berat Badan Kucing Peliharaan Turun? Kenali Penyebabnya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Kucing yang mengalami obesitas sudah pasti tidak sehat. Akan tetapi, kucing yang mengalami penurunan berat badan tanpa perencanaan juga bermasalah. Sebab, penurunan berat badan pada kucing mengindikasikan adanya masalah kesehatan yang mendasarinya dan bukan hal normal bahkan untuk kucing senior sekalipun.

Penyebab penurunan berat badan yang tak diharapkan pada kucing berkisar dari perubahan gaya hidup sederhana hingga penyakit yang lebih serius. Setiap penurunan berat badan yang signifikan, kucing perlu melakukan kunjungan ke dokter hewan untuk mengetahui kondisi kesehatan.

Baca Juga: Ini 4 Cara Mengatasi Muntah Hairball pada Kucing

Dilansir dari VCA Hospitals, untuk mengetahui penyebab penurunan berat badan kucing biasanya dimulai dengan riwayat lengkap dan pemeriksaan fisik. Riwayat penyakit kucing mencakup rincian tentang kuantitas dan kulitas makanan yang diberikan, perubahan nafsu makan, perubahan aktivitas, perubahan buang air, dan tanda-tanda penyakit seperti muntah diare, dan sebagainya.

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan fisik yang melibatkan pemeriksaan seluruh tubuh kucing, mendengarkan denyut jantung dan paru-paru, serta meraba perut.

Namun, untuk membantu Anda memperkirakan penyebab penurunan berat badan kucing, The Spruce Pets memberikan beberapa indikasi berikut:

Stres

Kucing sangat sensitif dengan perubahan di rumahnya. Namun, mereka sangat pandai menyembunyikan stres yang kemudian akan memunculkan gejala yang lebih parah di kemudian hari. Kecemasan dan stres yang dialaminya akan menyebabkan kucing kehilangan nafsu makan, sehingga akhirnya menyebabkan penurunan berat badan.  

Diabetes

Tak hanya manusia, kucing juga dapat menderita diabetes mellitus. Gangguan endokrin ini memengaruhi kemampuan pankreas untuk memproduksi insulin, hormon yang dibutuhkan untuk mengatur glukosa darah. Tanda-tanda penyakit ini termasuk penurunan berat badan, nafsu makan meningkat, haus, dan lesu.

Baca Juga: Mata Kucing Peliharaan Selalu Berair? Ketahui 5 Penyebabnya

Hipertiroidisme

Hipertiroidisme adalah penyakit yang relatif umum yang paling sering menyerang kucing senior. Kucing dengan masalah ini akan menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid karena pembesaran kelenjar tiroid. Pembesaran ini disebabkan oleh tumor jinak yang tumbuh di tiroid. Tanda-tanda umum hipertiroidisme adalah penurunan berat badan, peningkatan nafsu makan dan minum, serta buang air kecil. Selain itu, kucing juga mengalami diare, muntah, hiperaktif, dan gelisah.

Parasit

Parasit usus sangat umum menyebabkan penurunan berat badan bila tak segera ditangani. Ini biasanya berupa cacing gelang. Ada dua jenis cacing gelang yang umum dialami oleh kucing, yaitu toxocara cati dan Toxascaris leonine. Parasit ini bisa datang dari induk yang menularkannya melalui ASI atau dari hewan buruan yang dimangsanya. Untuk mengatasi hal ini, biasanya dapat diberikan obat cacing sederhana yang ditujukan pada parasit yang sesuai.

Penyakit serius

Penurunan berat badan yang disertai dengan tanda-tanda masalah kesehatan lainnya mungkin diakibatkan oleh penyakit yang serius. Misalnya virus, kanker, masalah gastrointestinal, ginjal kronis, dan sebagainya. Bila gejala-gejala masalah kesehatan telah terjadi dengan serius, Anda harus segera membawa kucing Anda ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 11 Februari 2026, Aktif Berbagai Ide

Berikut ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Rabu 11 Februari 2026, cek peluang kerja, strategi tim, dan arah rezekimu.  

Ada Diskon 30%, KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi Selama Angkutan Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk yang mendapat diskon 30% untuk angkutan Lebaran. 

Mudik Lebaran 2026, Indonesia AirAsia Siapkan Diskon Mulai 17%

Penawaran ini berlaku untuk periode pembelian tiket 10 Februari - 29 Maret 2026 dengan keberangkatan 14 - 29 Maret 2026.​

Tidak Hanya Belanja, IKEA Hadirkan Aktivitas Seru Bersama Keluarga

Pengunjung IKEA bisa mengikuti games mencari voucher, mendapat makanan gratis dan aktivitas anak yang seru.  

​Ritme Hidup Makin Cepat, Cooltopia Rilis Yuzu Pomelo dan Melon Orange​

Peluncuran varian baru Cooltopia dilakukan melalui pengalaman interaktif yang menyasar generasi muda.  

Wangi Seharian! Ini 4 Aroma Parfum Paling Tahan Lama yang Wajib Anda Miliki

Membeli parfum mahal belum tentu menjamin wanginya awet. Ternyata, molekul base notes penentunya! Cari tahu 4 aroma paling tahan lama.  

Ale-Ale Goes to School Sambangi SMP, Angkat Isu Belajar dan Literasi Digital

Ale-Ale menggelar program Ale-Ale Goes to School dengan menghadirkan edukasi pengenalan diri, gaya belajar, hingga pengelolaan penggunaan gadget  

Kanzler Perkenalkan Ritual Sobek, Seruput, Segar lewat Sosis Tom Yum

​Varian Sosis Tom Yum menjadi inovasi terbaru Kanzler yang dirancang untuk menemani momen jam 3 sore, saat rasa lapar dan kantuk mulai muncul.

Antusiasme dan Permintaan Tinggi, Fanta Fruit Punch Kembali Hadir

Melihat antusiasme dan tingginya permintaan selama Ramadan tahun lalu, Fanta Fruit Punch kembali diluncurkan.  

Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja Selama 5 Hari Sebelum dan Sesudah Lebaran

Pemerintah menetapkan kebijakan kerja Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja/buruh pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026.