M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Berapa Banyak Seharusnya Memberi Makan Ikan Cupang? Ketahui Penjelasannya Berikut Ini

Berapa Banyak Seharusnya Memberi Makan Ikan Cupang? Ketahui Penjelasannya Berikut Ini
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias tropis yang banyak dipelihara di dalam akuarium tunggal. Sebab, mereka sangat agresif untuk tinggal bersama ikan lain. Selain itu, merawat ikan cupang harus sangat diperhatikan untuk menjaga kesehatannya. Terutama tentang pemberian pakan sehari-hari.

Setiap spesies ikan memiliki pola makan yang bervariasi. Oleh karena itu, sebagian besar pemilik mungkin memiliki kesulitan untuk menentukkan jenis makanannya, termasuk juga menentukan berapa banyak seharusnya memberi makanan. Untuk mengetahui berapa banyak seharusnya memberi makan ikan cupang, berikut beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: 5 Ikan Hias Beracun Air Asin yang Harus Diwaspadai

Persiapan Pemberian Makan Ikan Cupang

Sebelum Anda memberikan makanan, sebaiknya Anda mengetahui dulu jenis makanan yang harus Anda berikan kepada mereka. Dilansir dari The Spruce Pets, sebagai ikan tropis, kebutuhan metabolism cupang mengharuskan mereka untuk memiliki kalori yang lebih tinggi dalam makanan mereka.

Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat protein makanan dalam ikan cupang harus sekitar 35% dan dapat berupa campuran protein nabati dan hewani.

Ikan cupang adalah omnivora. Dalam kehidupan liarnya, mereka menikmati makanan yang terdiri dari serangga, larva serangga, dan tumbuh-tumbuhan. Namun, saat ini sudah banyak makanan pelet komersial yang diformulasikan khusus untuk cupang. Pastikan bahwa kandungan makanannya memiliki persentasi protein yang tinggi. Selain itu, juga harus mengandung vitamin, serat, fosfor, kalsium, dan karbohidrat.

Sebagai suguhan tambahan, Anda dapat memberinya makanan beku-kering dan beku berprotein tinggi, seperti udang air asin dan cacing darah. Namun, cemilan ini tidak boleh menjadi makanan utama yang dimakan sehari-hari.

Makanan beku ini harus direndam dulu untuk meningkatkan kadar air dalam makanan dan membantu mencegah kembung ikan cupang. Selalu gunakan air akuarium untuk merendam makanan beku terlebih dahulu. Hindari air keran yang mungkin mengandung bahan kimia berbahaya.

Baca Juga: PH Air Akuarium Tinggi Berbahaya untuk Ikan, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Seberapa Banyak Seharusnya Memberi Makan Ikan Cupang

Perlu diketahui bahwa memberi makan ikan cupang tidak boleh sembarangan. Sebab, penyebab paling umum kasus kematian ikan cupang adalah pemberian makan yang salah. Memberi makan cupang terlalu banyak dapat menyebabkan kembung, masalah kandung kemih, dan sembelit. Sementara di luar tubuhnya, makanan sisa yang basi akan mengotori akuarium dan berakibat fatal karena lingkungan yang tercemar.

Dilansir dari Petmd, anda disarankan untuk memberi makan ikan cupang 2-4 pelet dalam sehari atau 2 kali sehari. Tak perlu khawatir ini terlalu sedikit karena pelet mengembang saat ditempatkan di air dan sangat mengenyangkan untuk satu ekor ikan cupang. Sementara makanan beku dapat diberikan sebanyak 1-2 hari per minggu 2 kali sehari. Ini juga berlaku untuk burayak (bayi) ikan cupang.

Bila kemungkinan Anda melewatkan makanan untuknya dalam sehari dua hari, ini tidak masalah karena ikan tidak akan kelaparan. Faktanya, ikan cupang dapat bertahan hidup tanpa makanan hingga 14 hari. Puasa akan baik untuk sistem pencernaannya untuk memproses makanan sepenuhnya. Ini juga dapat membatasi masalah yang terkait dengan makanan berlebihan seperti kembung dan sembelit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Gempa Magnitudo 7,7 di Sulawesi Utara, BMKG Deteksi Tsunami di Wilayah Ini

Gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang Sulawesi Utara pada Senin (8/7) pagi. BMKG mendeteksi tsunami menerjang sejumlah wilayah berikut ini.

Baru Buka, IHSG Senin Pagi Jeblok 4% ke Level 5.348

Pada Senin, 8 Juni 2026 sekitar pukul 09.10 WIB, IHSG berada di level 5.348,23 atau turun 246,54 poin setara 4,41% 

Perawatan Tulang Kini Lebih Optimal, Bisa Tanpa Operasi dan Pulih Cepat

Dulu operasi jadi pilihan utama, kini terapi konservatif dan rehabilitasi kunci perawatan tulang Anda. Pahami perubahan besar penanganan ortopedi.

6 Daftar Tontonan Film dan Serial Pernikahan Palsu dengan Kisah Romantis Terbaik

Banyak yang tak tahu, drama nikah pura-pura justru jadi favorit. Intip daftar film dan serial yang mengubah kepalsuan jadi cinta sejati di sini.

Mengapa Anda Merasa Kesepian? Pahami 4 Jenis Kesepian biar Tak Terjebak Sendiri

Pernah merasa sepi meski dikelilingi orang? Kesepian muncul dari kurangnya koneksi bermakna. Ketahui jenis kesepian agar tak salah pahami perasaan

Tips Investasi bagi Pemula di Era Pesatnya Platform Digital

Aplikasi investasi kian berkembang pesat di era digital, ini tips untuk investor pemula agar tak khawatir rugi.

Tak Hanya Sejuk, Daikin Sebut Konsumen Kini Perhatikan Kualitas Udara Rumah

​Daikin melihat permintaan solusi tata udara untuk rumah modern terus berkembang, terutama di kawasan residensial yang sedang bertumbuh.

IHSG Masih Melemah, Ini 4 Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (8/6)

IHSG masih menghadapi tekanan pada perdagangan Senin (8/6/2026). Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

Serial dan Film Adaptasi Game, Cek 5 Tontonan Seru Wajib Nonton Pekan Ini

Ingin hiburan baru? 5 film dan serial adaptasi game ini tawarkan pengalaman fantastis. Temukan mana yang paling sesuai selera di sini.

Pernikahan Usai, Hati Hampa? Ini Tanda Post Wedding Blues Menyerang

Setelah euforia pesta pudar, pasangan baru sering alami kekosongan. Kenali tanda post wedding blues agar pernikahan tetap bahagia.