M O M S M O N E Y I D
Santai

Beralih Menstrual Cup? Ini 5 Risiko yang Wajib Anda Pertimbangkan Dulu

Beralih Menstrual Cup? Ini 5 Risiko yang Wajib Anda Pertimbangkan Dulu
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Jika tertarik beralih menggunakan menstrual cup coba perhatikan beberapa hal penting berikut ini, ya.

Menstrual cup, menurut Cleveland Clinic, seperti cangkir fleksibel yang terbuat dari silikon atau karet, yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah haid.

Cawan menstruasi tidak menyerap darah seperti halnya tampon atau pembalut, darah haid tertampung di dalam cawan tersebut sampai Anda mengeluarkannya dari tubuh dan membuang isinya.

Walaupun nyaman digunakan, banyak wanita dan remaja kurang menyukai menggunakan menstrual cup karena membutuhkan perawatan yang lebih ekstra dan higienitas tinggi.

Maka dari itu penggunaan menstrual cup ini juga masih jarang ditemukan di Indonesia. Padahal, menstrual cup dikenal memiliki banyak keuntungan saat dipakai dan lebih ramah lingkungan.

Ada baiknya juga untuk mengetahui hal-hal penting sebelum mulai beralih ke menstrual cup berikut ini.

Baca Juga: Ini 7 Manfaat Kesehatan Ciuman untuk Tubuh dan Hubungan

Risiko alergi

Perlu diperhatikan, penggunaan menstrual cup ini sangat tidak disarankan bagi yang memiliki alergi karet atau latex. Hampir semua menstrual cup terbuat dari karet atau latex sebagai bahannya.

Sehingga, ada baiknya untuk mengetahui kondisi alergi terlebih dahulu sebelum menggunakan atau beralih pada penggunaan menstrual cup ini.

Risiko infeksi

Laman Byrdie menyebutkan, risiko infeksi pada area kewanitaan juga masih mungkin terjadi karena penggunaan menstrual cup. Risiko infeksi dapat terjadi lebih besar ketika tidak menggunakan menstrual cup sesuai dengan ukuran.

Sebab, risiko UTI atau gangguan pada sistem urinasi bisa membuat bakteri tumbuh dan berkembang.

Susah menemukan ukuran

Masalah utama yang kerap dirasakan pengguna menstrual cup adalah sulitnya menemukan ukuran yang tepat.

Ukuran menstrual cup yang tepat perlu dijadikan perhatian khusus agar dapat terhindar dari risiko infeksi dan iritasi yang mungkin terjadi saat memasukkan dan mengeluarkan menstrual cup dari vagina.

Baca Juga: Rahasia Libido Maksimal Bukan Obat Kuat, 4 Olahraga Ini Bikin Gairah Membara

Perlu latihan khusus

Bagi yang baru menggunakan menstrual cup, tentunya tidak mudah untuk memasukkan dan mengeluarkannya dari vagina. Hal tersebut menjadi hal yang tricky dan membutuhkan latihan khusus agar terbiasa.

Laman Web MD bahkan menjelaskan, terkadang perlu untuk melakukan posisi squat agar bisa mengambil dan memasukkan menstrual cup dengan tepat.

Risiko lain

Risiko lainnya yang juga menjadi pertimbangan adalah, penggunaan menstrual cup juga memiliki risiko merobek selaput dara. Hal tersebut terjadi karena menstrual cup digunakan seperti tampon yaitu dengan memasukkannya pada vagina.

Selain itu, penggunaan menstrual cup juga perlu ekstra berhati-hati pada orang-orang yang menggunakan KB spiral atau IUD.

Nah, itulah hal-hal penting yang mesti diketahui para perempuan sebelum beralih sepenuhnya menggunakan menstrual cup, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.

Konsultasi ke Psikolog Bahas Apa Saja? Ini Topik yang Paling Banyak Dibicarakan

Beragam persoalan bisa dibawa ke psikolog, mulai dari persoalan emosi dan hubungan keluarga hingga terjadinya depresi dan kecemasan.

Cuaca Jawa Timur Besok (6/10) dan Lusa: Berawan Mendominasi, Suhu Tembus 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok (6/10) dan lusa (7/10) didominasi berawan dan udara kabur, tanpa hujan.

Mayoritas Cuaca Jawa Barat Besok (6/10) Diprediksi Berawan, Tapi Ada Potensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan sejumlah wilayah berpotensi hujan.  

Hampir Seluruh Wilayah Diguyur Hujan, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (6/10)

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Utara hujan besok (6/10). Hujan sedang diprediksi terjadi di Labuhanbatu dan Dairi.

Semua Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (6/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta cerah besok (6/10). Suhu udara berada di kisaran 23–32 derajat Celsius.

Ramalan Cuaca Sumatra Selatan Besok (6/10) Didominasi Udara Kabur. Suhu Tembus 37°C

Cuaca Sumatra Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu udara mencapai 37 derajat Celsius di empat wilayah. SImak tiap wilayah.