MOMSMONEY.ID - Manfaat sarapan nasi kerap menjadi perdebatan, karena tak sedikit orang yang beranggapan bahwa nasi tidak baik jika dikonsumsi untuk sarapan, apalagi bagi mereka yang sedang menjalankan program diet.
Namun, ada sebagian orang yang memang sulit untuk lepas dari makan nasi, termasuk saat sarapan.
Perlu diketahui bahwa nasi sendiri adalah sumber karbohidrat yang bisa memberikan energi bagi tubuh. Terlebih, Anda akan memulai aktivitas sepanjang hari, sehingga membutuhkan energi yang cukup.
Baca Juga: Gado-Gado Bisa Bikin Gagal Diet? Waspadai Kandungan Banyak Kalori di Dalamnya ya
Jadi, sah-sah saja kalau Anda ingin sarapan nasi. Saat Anda mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan mencerna dan memecahnya menjadi glukosa atau gula darah.
Sel, jaringan, dan organ tubuh akan menggunakan glukosa langsung sebagai energi atau menyimpannya di dalam liver dan otot sebagai cadangan tenaga.
Meski demikian, Anda tetap harus mengetahui aturan porsinya agar tidak berlebihan, sehingga manfaat sarapan nasi dapat diperoleh secara optimal tanpa menimbulkan masalah kesehatan.
Baca Juga: Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet
Manfaat sarapan nasi
Berikut beberapa manfaat sarapan nasi bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari hellosehat.com:
1. Menjaga metabolisme
Mengonsumsi nasi sebagai menu sarapan pagi dalam jumlah yang cukup bisa membantu melancarkan metabolisme tubuh, lo.
Jika metabolisme Anda baik, maka hal ini akan mampu menjaga berat badan tetap ideal.
2. Menjaga fungsi otak
Selain menjaga metabolisme, makan nasi untuk sarapan juga bisa menjaga fungsi otak.
Menurut penelitian yang diterbitkan Nutrients pada tahun 2018 menunjukkan bahwa orang yang sarapan nasi memiliki volume otak bagian gray matter atau tempat berkumpulnya sel saraf lebih besar daripada orang yang sarapan roti putih.
Baca Juga: Pengganti Roti Tawar Putih Buat Sarapan, Ini 5 Roti Sehat untuk Pejuang Diet
3. Mencegah ketoasidosis
Saat diet, bukan berarti Anda harus menghindari karbohidrat sepenuhnya ya. Karena jika asupan karbohidrat terlalu dibatasi, maka keton akan menumpuk dan membuat darah menjadi asam dan muncul ketoasidosis.
Kondisi inilah yang memunculkan gejala serius, seperti pusing, lelah, hingga sering buang air kecil.
Aturan porsi nasi
Untuk mengontrol asupan nasi yang Anda konsumsi, terutama saat sarapan, penting untuk mengetahui aturan porsinya secara tepat.
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), porsi nasi untuk sarapan adalah sebanyak 3 centong atau sama dengan 150 gram..
Namun, jika Anda sedang diet, maka cukup mengonsumsi 1 centong saja di piring Anda.
Dengan mengonsumsi 1 centong nasi, hal ini bisa mengurangi asupan kalori harian sebanyak 390 kkal. Umumnya, Anda perlu mengurangi kalori sebanyak 500 kkal jika bertujuan menurunkan berat badan.
Dengan memahami porsi yang tepat, manfaat sarapan nasi pun bisa dirasakan sebagai sumber energi yang menunjang produktivitas harian Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News