M O M S M O N E Y I D
Santai

Belajar Ngaji Lewat Aplikasi Qara'a yuk

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Mau belajar ngaji? Aplikasi Qara'a menawarkan belajar Al Quran melalui aplikasi berbasis teknologi AI, lo.

Di bulan Ramadan, umat Islam kerap melakukan amalan untuk meninkatkan keimanan, ketakwaan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang sering dilakukan umat Islam adalah membaca Al-Qur'an. 

Dengan menunaikan tadarus Al-Qur'an dan mengaji selama bulan Ramdanan, umat Islam tidak hanya bisa mendapatkan berkah tetapi juga mampu meningkatkan ketagwaan dan iman untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. 

Kegiatan mengaji memang dianggap penting oleh masyarakat Indoensia yang sebagian besar beragama Muslim. Namun, bukan berarti semua umat Islam bisa mengaji. 

Jika Anda belum bisa mengaji, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Di era modern saat ini, membaca dan belajar mengaji Al-Qur'an sudah semakin mudah, karena banyak tersedia dalam bentuk aplikasi yang bisa diakses melalui gawai.

Bahkan aplikasi belajar mengaji  juga semakin canggih dengan menerapkan teknologi kecerdasan buatan atawa  artificial intelligence. Belajar mengaji melalui aplikasi jadi semakin mudah dan berkualitas.

Salah satunya, startup dari Kalimantan Barat menawarkan belajar Al Qur'an melalui aplikasi berbasis teknologi AI yang dapat mengoreksi bacaan ayat dari tajwid dan harakat. Aplikasi ini bernama Qara'a. 

Baca Juga: Cara Baru Belajar Mengaji dengan Teknologi Kecerdasan Buatan dari Aplikasi Ngaji.ai

Ahmad Kamel, Managing Director Qara'a mengatakan, soft launching Qara'a pertama kali dilakukan pada 2018. Saat itu, belum menggunakan teknologi AI, bahkan belum ada fitur belajar Al-Qur'an, melainkan hanya aplikasi pendamping ibadah seperti Al-Qur'an digital dan konten islami.

Baru pada akhir 2020 silam, teknologi AI diuji coba pada Qara'a dan meluncur resmi di 2021 serta beralih menjadi aplikasi belajar Al-Qur'an yang ditenagai AI.

Metode belajar di Qaraa terbagi menjadi tiga level, yaitu tilawah (pengenalan huruf), tahsin (belajar tajwid) sampai ke tahfidz (hafalan). Secara runut, pengguna harus melalui seluruh level sampai akhirnya harus melakukan praktik melafalkannya, yang telah disematkan teknologi AI di dalamnya.

Pengguna hanya perlu melafalkan potongan ayat yang tertera di layar smartphone, lalu menekan ikon mikrofon. Dalam hitungan detik, pengguna akan mengetahui hasil koreksi pelafalannya benar atau tidak dan mendapat nilai.

Setelah semua level selesai, pengguna akan mendapatkan sertifikat kelulusan sebagai bukti bahwa mereka sudah memahami aturan-aturan membaca Al-Qur'an dan hurufnya.

Kamel menambahkan, aplikasi ini dilengkapi dengan 120 lebih fitur pembelajaran teknologi AI pada materi dan fitur murajaah, dan pendampingan personal dengan ustaz melalui fitur setor ayat.

"Sehingga pembelajaran dilakukan tervalidasi dengan baik," kata Kamel.

Baca Juga: Ini 4 Alasan Kenapa Anda Sulit Menahan Emosi dan Amarah saat Puasa

Basis data pengembangan AI di Qaraa dilakukan secara in-house dengan jumlah sampling 475.573 suara yang dihimpun dari para qari (pembaca Al-Qur'an), hafidz Al-Qur'an di beberapa rumah Quran, ustaz dan pengguna Qaraa.

Tentunya sampling akan terus bertambah sehingga tingkat akurasi pelafalan Qaraa akan terus meningkat dan memperkuat machine learning Qara'a.

Kamel mengatakan Qaraa menyeleksi ustaz/ustazah yang menilai proses belajar pengguna aplikasi berdasarkan kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur'an.

"Pengalaman mengajar juga menjadi nilai tambah untuk ustaz/ustazah yang tergabung di Qaraa menjadikan aspek keilmuan dan komunikasi dari ustaz/ustazah tersebut sesuai standar Qaraa," kata Kamel.

Untuk saat ini, ada 4 ustaz/ustazah yang aktif mengurus aplikasi Qaraa dan mereka berasal dari berbagai latar belakang pendidikan.

Dalam memonetisasi bisnis, Qaraa mengenakan biaya langganan di aplikasinya. Biaya langganan tersebut sebesar Rp 50.000 per bulan dan pengguna bisa mengakses ke lebih 20 fitur di aplikasi ini.

Kamel mengatakan kebutuhan masyarakat Indonesia untuk bisa membaca Al-Qur'an sangat besar, untuk itu tim Qara'a yakin bahwa aplikasi ini akan berumur panjang dan selalu tersedia menjadi solusi untuk pembelajaran Al-Qur'an.

Namun, tidak menutup kemungkinan, minat belajar membaca Al-Qur'an masyarakat secara umum bisa saja menurun. Oleh karena iu, tim Qara'a mengatakan akan selalu berupaya mengedukasi pentingnya bisa membaca Al-Qur'an.

Hingga kini, Qara'a berhasil menarik lebih dari 2 juta pengguna di Indonesia. Untuk menambah pengguna, Qara'a baru-baru ini melebarkan sayapnya ke Malaysia dan memperlengkapi aplikasinya dengan bahasa Melayu dan Inggris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sebaran Asap Karhutla Menjauhi Wilayah Jakarta Sekitarnya, Masih di Pesisir Banten

Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla mulai menjauhi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sejak Sabtu (17/10).

Hasil Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026: 2 Wakil Indonesia Sabet Gelar Juara Dunia

Hasil Kejuaraaan Dunia Junior BWF 2026, dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda campuran keluar sebagai juara dunia.​

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/10), Hujan Lebat Siram 16 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok 18 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Partai Final, Tantang Ganda Malaysia

Hasil Denmark Open 2026 babak semifinal, Sabtu (17/10), ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menembus partai final.

Prakiraan Cuaca Besok Udara Kabur Selimuti Sulawesi Selatan Minggu (18/10)

BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca besok di Sulawesi Selatan dengan kondisi udara kabur di semua kabupaten dan kota.​

Menakar Kembali Peluang Bisnis Tempat Kebugaran

Untuk terjun ke bisnis tempat kebugaran tidak hanya menyediakan modal yang tidak sedikit tapi juga bisa menciptakan beragam pendapatan.

Harga Pangan di Akhir Pekan, Ada Yang Naik dan Tetap Harganya

Harga komoditas pangan untuk edisi Sabtu (17/10) termasuk juga bisa dipakai hingga Minggu yang dilansir dari PIHPS Bank Indonesia.

Ramalan Zodiak Besok Minggu 18 Oktober 2026, Ada Pesan Penting soal Asmara

Ramalan 12 zodiak besok Minggu 18 Oktober 2026, simak prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan Aries hingga Pisces di sini.

Ramalan Shio Besok Minggu 18 Oktober 2026, Siapa Paling Hoki dan Wajib Waspada?

Cek ramalan shio besok Minggu 18 Oktober 2026, dari Tikus hingga Babi. Simak prediksi karier, cinta, keuangan, dan kesehatan lengkap.

Jadwal Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Kembali Hadapi Ganda Putra Unggulan China

Pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Moh. Sohibul Fikri dijadwalkan bertemu ganda putra China Liang Wei Keng dan Wang Chang.