M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Banyak Pemicu Anak Menjadi Rewel, Simak 6 Tips Menghadapi Anak Rewel

Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Menghadapi anak rewel sudah jadi makanan bagi para Moms. Berikut ini tips menghadapi anak rewel yang bisa Anda coba.

Banyak faktor yang memicu anak rewel. Penyebabnya bisa karena lapar, merasa sakit pada tubuh tertentu, maupun sesuatu yang membuatnya tak nyaman.

Psikolog Tioni Asprilia dari Kalbu mengatakan, seringkali para Moms terpancing emosi saat menghadapi anak rewel. Bukannya menenangkan, malah justru memarahi sampai membentak anak.

"Dalam situasi ini, Bunda bisa saja lupa bila rewel merupakan cara anak berkomunikasi kepada orang sekitarnya. Di saat ini peran komunikasi antara Bunda dan anak yang sedang rewel menjadi hal yang penting,"  kata Tioni dalam keterangan tertulis, Senin (29/5).

Baca Juga: Cara Jitu Mengatasi Anak yang Picky Eater, Orangtua Bisa Coba Terapkan

Ia menyarankan, ada baiknya bunda segera mencari tahu penyebab anak rewel daripada hanya menunggu hingga anak berhenti rewel. Ada beberapa tindakan yang dapat Moms lakukan saat menghadapi anak rewel:

1. Lakukan pendekatan dengan perlahan

Bila anak rewel, cobalah dekati anak dan tenangkan. Moms bisa memintanya untuk menarik nafas panjang. Bila perlu, mencontohkan langsung apa yang dimaksud.

Lakukan beberapa kali sampai anak terlihat tenang. Ketika anak sudah tenang, baru kemudian ajak bicara apa penyebab ketidaknyamanan yang memicu anak rewel.

2. Tunjukan simpati

Perlihatkan rasa simpati pada anak, caranya bisa dengan memperlihatkan ekspresi simpati Moms atau pun melalui sentuhan fisik. Tularkan energi positif dan Moms dapat lebih memahami perasaan anak.

3. Kontak mata yang sejajar

Dalam menghadapi anak yang rewel, upayakan kontak mata Moms sejajar dengan anak. Kontak mata sejajar dapat memberikan anak perasaan bahwa lawan bicaranya setara dan berusaha memasuki dunianya.

Artinya, Moms mesti membungkuk agar pandangan mata anak segaris dengan mata bunda. Ini adalah cara berkomunikasi yang efektif. Lagi pula, Moms akan mudah memahami kondisi anak melalui sorotan matanya.

Baca Juga: 6 Tips Mengasuh Anak Tunggal yang Tepat dan Efektif, Hindari Terlalu Memanjakan Anak

4. Validasi perasaan anak

Moms dapat menanyakan apa yang menyebabkan anak rewel. Daripada memarahinya, Moms dapat mengakui perasaan sedih, kecewa, atau mungkin membutuhkan sesuatu dan berikan ia pengertian.

5. Tetap beri batasan

Dalam kasus tertentu, pemicu anak rewel disebabkan keinginannya yang tidak dipenuhi. Misalnya, enggan tidur siang atau masih ingin bermain di luar.

Alhasil, Moms mesti melatih diri menjadi negosiator ulung agar anak memahami ada batasan-batasan tertentu terkait keinginannya. Dalam bernegosiasi, libatkan anak dalam menentukan pilihan dan konsekuensi dari pilihannya.

6. Tawarkan pilihan

Moms pasti punya segudang jurus untuk meredakan anak rewel. Jurus-jurus yang dikeluarkan sangat tergantung dengan situasi pemicu anak rewel.

Terlepas dari itu, Moms perlu sikap proaktif untuk menanyakan apa yang dibutuhkan anak. Bisa jadi, sumber anak rewel karena merasa kurang menghabiskan waktu bersama Moms.

Dengan mengikutsertakan dalam bentuk tawaran beberapa pilihan, anak dapat merasa lebih didengarkan dan dapat lebih memiliki rasa tanggungjawab atas pilihannya sendiri.

Menghadapi situasi anak rewel memang menuntut keterampilan khusus dari bunda. Sebaiknya, segera tenangkan mengingat saat anak rewel dapat meningkatkan hormon kortisol alias hormon stress.

Memberikan perhatian kepada anak yang rewel dapat membantu mereka merasa lebih aman dan diperhatikan.

Baca Juga: 5 Hal yang Tidak Boleh Orang Tua Lakukan pada Anak Remaja, Apa Saja?

Sebagai sarana untuk menjalin komunikasi antara Moms bersama anak, PT United Family Food (UNIFAM) menghadirkan Milkita Bites, permen susu kenyal berkualitas tinggi, higienis dan aman dibuat dengan susu asli dari New Zealand. 

Milkita Bites juga merupakan permen susu pertama dengan perpaduan tekstur renyah (crunchy) di luar dan kenyal (chewy) di dalam, memberikan sensasi seru mulai dari gigitan pertama.

Dengan kemasan yang praktis, permen berukuran bite-sized dengan tekstur yang unik dan rasa yang enak ini dijamin asik untuk dinikmati bersama. Milkita Bites tersedia dalam tiga varian rasa nikmat dalam setiap kemasannya, yaitu rasa strawberry, melon dan coklat. 

"Sebagian orang tua mungkin akan segera memberi gadget kepada anaknya ketika anak rewel. Daripada memberinya gadget, cobalah ajak anak untuk berkomunikasi ke tempat yang lebih tenang dan sepi atau mengajak anak makan bersama, agar ia lebih mudah menenangkan diri," ujar  Anastasia A, Marketing Communication Manager UNIFAM.

Kegiatan makan bersama bisa menjadi momen kedekatan ibu dan anak untuk berkomunikasi secara interaktif dan nyaman bagi keduanya.

"Hal ini sejalan dengan kampanye kami #mykidsmyfriends, yang memberikan sarana bagi hubungan Ibu dan Anak sebagai teman berbagi cerita yang nyaman. Menikmati Milkita Bites bersama menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan Ibu untuk mengembalikan mood anak-anak yang rewel," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!