M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Simak Tips Jitu Cara Menerapkan Mindful Eating pada Anak

Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Saat makan, ada beberapa anak yang cenderung sulit duduk diam di meja makan. Nah, berikut ini tips jitu cara menerapkan mindful eating pada anak.

Setelah menyuap makanan, banyak anak lantas jalan ke sana ke mari. Hal ini membuat kegiatan makan tidak fokus. Tanpa disadari, gaya makan yang tidak fokus mengundang berbagai masalah kesehatan seperti obesitas. 

Dr Lilian Cheung, ahli nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, menyebutkan, bila gaya makan seperti ini membuat kita tidak menyadari apa saja yang masuk ke tubuh sehingga makan tidak terkendali.

Saat ini, populer istilah mindful eating. Mindful eating adalah seni menikmati makanan di mana fokus pada apa yang disantapnya.

Seni ini bisa menjadi salah satu cara bagi para Ibu untuk diterapkan pada kegiatan makan anak. Ketika anak sudah menerapkan mindful eating sejak dini, artinya dia sudah menghargai makanan dan tubuhnya secara keseluruhan.

Baca Juga: 5 Cara Mengajari Anak Mengatur Keuangan Sejak Dini, mulai TK hingga SMA

Mengapa mindful eating penting, karena sebagian besar orang tidak terbiasa fokus pada kegiatan makan.

Survei Departemen Pertanian Amerika Serikat menemukan, orang bisa menghabiskan waktu dua setengah jam untuk makan.

Separuh dari waktu tersebut dihabiskan untuk melakukan aktivitas lain. Mulai dari fokus dengan layar ponsel, menonton TV, hingga membaca.

Ketika anak fokus dengan apa yang dimakan, maka secara langsung dia akan membangun hubungan emosional dengan makanan. Artinya, dia akan mudah membedakan mana rasa lapar dan rasa kenyang.

Selanjutnya, akan menumbuhkan pemahaman pentingnya makan dan waktu yang tepat untuk makan.

Baca Juga: Moms Wajib Tahu jika Batuk Anak Tak Kunjung Sembuh, Bisa Jadi Gejala 5 Penyakit Ini

Bahkan, mindful eating juga bertujuan meredakan stres dan kecemasan. Lebih jauh, anak yang telah menerapkan mindful eating akan belajar mengelola keinginan untuk ngemil karena sudah paham jenis makanan yang bernutrisi.

Tentu saja, mengenalkan mindful eating pada anak tergantung pada usia. Bila masih balita atau anak usia sekolah SD maka para Ibu harus selalu mendampingi.

Kemudian, terkadang para Ibu mulai membantu mengatur lauk pauk dan nasi di piring sedemikian rupa agar menarik.

Cara terapkan mindful eating pada anak

Untuk mempraktikkan mindful eating, tentunya pendampingan para Ibu menjadi penting saat kegiatan makan. Dilansir dari laman Dr. Lillian Cheung, berikut beberapa langkah yang dapat para Ibu lakukan agar anak mulai belajar mindful eating:

1. Biasakan bicarakan tentang makanan yang tersaji

Ketika selesai makan, ajaklah buah hati berbicara tentang makanan yang dihabiskan. Mulai dari rasa, tekstur, warna, sampai aroma. Kebiasaan ini akan membuat anak belajar menikmati makanan dengan detail sehingga mencegahnya terdistraksi dengan kegiatan lain.

Baca Juga: Menjelang Hari Valentine, Ini 7 Nasihat Pernikahan yang Patut Anda Simak

2. Tata makanan semenarik mungkin

Memasak memang seni, termasuk juga menyajikan makanan di atas piring. Cobalah para Ibu untuk berkreasi menyajikan makanan semenarik mungkin sehingga menarik perhatian buah hati.

Secara tak sadar, dia akan banyak bertanya tentang makanan yang dihidangkan di depannya.

3. Mengunyah secara perlahan

Hal yang tak kalah penting yang perlu diajarkan adalah proses mengunyah. Ajari anak mengunyah dengan perlahan. Biarkan makanan diproses di mulut dan menilai kenikmatan makanan secara menyeluruh.

Baca Juga: Haruskah Minum Air Putih Sebelum Minum Kopi? Simak Sederet Alasannya

Anastasia A., Marketing Communication Manager UNIFAM, menuturkan, kegiatan mindful eating tentunya menjadi sarana bagi Ibu dalam memberikan edukasi tentang makanan yang dikonsumsi anak.

Misalnya, ketika menikmati camilan seperti Milkita lollipop, Ibu bisa mulai menceritakan kandungan yang terdapat dalam sebuah permen susu, manfaat asupan camilan, hingga cerdas memilih camilan yang higienis dan aman. 

"Kegiatan seperti ini selain memberikan pemahaman mengenai makanan, juga dapat menjadi momen Ibu dan Anak untuk berkomunikasi secara  interaktif dan nyaman bagi keduanya," katanya, Senin (13/2).

"Hal ini sejalan dengan kampanye kami #mykidsmyfriends, yang memberikan ruang lebih bagi hubungan Ibu dan Anak sebagai teman berbagi cerita yang nyaman," ujar dia.

Untuk menemani kebutuhan mindful eating, PT United Family Food (UNIFAM) menghadirkan permen susu Milkita berkualitas tinggi, higienis, dan aman dibuat dengan susu asli dari New Zealand.

Permen Milkita yang berbahan dasar susu ini memiliki berbagai macam rasa yang disukai anak-anak dan juga mengandung kalsium, sehingga baik dikonsumsi untuk seluruh anggota keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Maroko Incar Puncak Grup C, Simak Jadwal dan Prediksi Lawan Haiti (25/6)

Maroko berpeluang merebut puncak Grup C saat menghadapi Haiti. Cek jadwal, prediksi skor, dan analisis pertandingannya.

Skotlandia Siap Ukir Kejutan di Grup C, Ini Prediksi Brasil vs Skotlandia (25/6)

Skotlandia memburu kejutan saat menghadapi Brasil. Simak jadwal, prediksi skor, dan peluang lolos Grup C Piala Dunia 2026.

9 Rekomendasi Makanan yang Bisa Memperpanjang Umur Wanita

Ini dia rekomendasi makanan yang bisa memperpanjang umur wanita. Apa sajakah itu? Cek di sini, yuk!​  

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Stabilkan Kadar Gula Darah Anda

Ternyata ini beberapa kebiasaan sederhana yang bisa stabilkan kadar gula darah Anda. Mau coba terapkan?

9 Tanda Olahraga Berlebihan yang Terasa pada Tubuh

Ini dia beberapa tanda olahraga berlebihan yang terasa pada tubuh. Kira-kira apa sajakah itu?              

5 Manfaat Morning Sex yang Bikin Semangat Seharian dan Tidur Lebih Nyenyak

Inilah 5 manfaat morning sex yang sayang untuk dilewatkan oleh para pasutri. Simak sampai akhir, Moms.  

5 Cara Konsumsi Kurma yang Paling Sehat untuk Kontrol Gula Darah

Intip beberapa cara konsumsi kurma yang paling sehat untuk kontrol gula darah berikut ini, yuk!            

Ternyata Ini 11 Penyebab Lutut Terasa Nyeri Setelah Berolahraga

Ada beberapa penyebab lutut terasa nyeri setelah berolahraga, lho. Mari simak pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Menurunkan Gula Darah di Pagi Hari Setelah Bangun Tidur, Yuk Biasakan!

Ada 3 cara menurunkan gula darah di pagi hari setelah bangun tidur. Sayang untuk dilewatkan, simak informasinya sampai akhir.  

Ada yang Baru di Starbucks, Minuman Berprotein hingga Football Bearista Cup

Starbucks Euforia Piala Dunia meramaikan momen ini lewat menu baru, merchandise sepak bola, hingga gerai Reserve terbaru ​