MOMSMONEY.ID - Membangun hunian yang kuat dan berumur panjang tidak hanya soal desain, tetapi juga cara merencanakan dan mengeksekusinya.
Hal ini ditekankan Michael Hofmann, insinyur konstruksi asal Jerman sekaligus pengembang properti yang telah puluhan tahun berkecimpung di industri bangunan.
Menurut Hofmann, langkah awal membangun adalah memahami fungsi bangunan sejak tahap perencanaan.
Tata ruang, pencahayaan, dan sirkulasi udara perlu dirancang matang agar rumah nyaman dan tidak memerlukan banyak perubahan di kemudian hari.
Pemilihan material juga menjadi faktor penting. Dengan latar belakang pendidikan teknik, ia menilai pemahaman material membantu menciptakan bangunan yang efisien dan tahan lama.
“Menjadi seorang insinyur adalah langkah yang membuat saya sangat terhubung dengan industri konstruksi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2).
Baca Juga: 5 Pilihan Sofa yang Sebaiknya Dihindari untuk Ruang Tamu Rumah Modern
Ia mengingatkan, agar tidak terjebak menekan biaya di awal tanpa perhitungan. Bangunan yang dibangun dengan metode dan material yang tepat justru dapat menghemat biaya perawatan jangka panjang.
Disiplin dalam proses konstruksi, mulai dari perhitungan hingga pelaksanaan di lapangan, turut menentukan kualitas akhir bangunan.
Selain aspek teknis, Hofmann menekankan pentingnya kesiapan untuk belajar dan beradaptasi dengan sistem yang lebih baik.
“Kesediaan untuk belajar, berkembang, dan beradaptasi masih menjadi tantangan di industri konstruksi,” katanya.
Pendekatan tersebut terbentuk sejak awal kariernya di Jerman, tak lama setelah runtuhnya Tembok Berlin, ketika kebutuhan perumahan meningkat pesat dan menuntut pembangunan yang cepat namun tetap berkualitas.
Hofmann membawa misi edukasi memperkenalkan cara membangun yang lebih efisien, kuat, dan berumur panjang melalui pemilihan material yang tepat.
Selanjutnya: 7 Promo Point Coffee Februari 2026, Minuman Favorit Anda Kini Lebih Hemat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News