MOMSMONEY.ID - Banyak sofa terlihat estetik tapi bikin ruang tamu terasa ketinggalan zaman. Cek panduan sofa yang sebaiknya dihindari untuk rumah modern Anda.
Sofa adalah elemen utama yang paling cepat mencuri perhatian saat seseorang memasuki ruang tamu. Sayangnya, tidak semua sofa yang terlihat bagus di katalog atau media sosial benar benar cocok untuk kebutuhan rumah modern masa kini.
Kesalahan memilih sofa bisa berdampak pada kenyamanan, estetika, hingga fungsi ruang dalam jangka panjang. Tren desain interior terus berkembang, dan beberapa gaya sofa yang dulu populer kini justru membuat ruangan terasa tua.
Di tengah perubahan gaya hidup dan kebutuhan hunian yang lebih fleksibel, pemilihan furnitur perlu dilakukan dengan lebih cermat dan realistis.
Dalam pembahasannya mengenai tren furnitur, melansir dari Better Homes & Gardens, para desainer interior menekankan pentingnya keseimbangan antara tampilan visual, kenyamanan, dan pengalaman pengguna di dalam rumah.
“Banyak orang jatuh cinta pada tampilan sofa, tetapi lupa mempertimbangkan bagaimana sofa itu digunakan setiap hari,” ujar Emily Vaughan, desainer interior dan pemilik Emily Vaughan Interiors.
Baca Juga: 7 Kesalahan Desain yang Bisa Membuat Dapur Kecil Terasa Makin Sempit
Gaya midcentury modern yang terlalu pasaran
Sofa bergaya midcentury modern memang sempat kembali naik daun, tetapi kini banyak desainer mulai menghindarinya.
Penyebab utamanya adalah desain ini sudah terlalu sering direproduksi secara massal, sehingga kehilangan kesan eksklusif. Di banyak rumah, sofa jenis ini justru terlihat generik dan kurang memiliki karakter.
Jika ingin sentuhan pertengahan abad, pendekatan yang lebih tepat adalah memilih furnitur antik asli atau desain dengan detail unik.
Garis lengkung, kaki sofa yang khas, atau pelapis kain pilihan dapat memberikan kesan personal dan tidak terasa seperti produk pabrikan biasa.
Set sofa seragam yang membuat ruangan terasa kaku
Memiliki sofa satu set memang terlihat praktis, namun tren interior saat ini bergerak ke arah yang lebih fleksibel dan ekspresif. Ruang tamu dengan sofa yang seragam dari warna hingga bentuk sering kali terasa datar dan kurang hidup.
Pendekatan modern justru menggabungkan berbagai elemen berbeda dalam satu ruang. Sofa utama bisa dipadukan dengan kursi aksen, ottoman, atau meja dengan tekstur dan gaya yang kontras. Kombinasi ini menciptakan kesan lebih hangat dan mencerminkan kepribadian pemilik rumah.
Sofa chesterfield yang kurang efisien untuk rumah modern
Sofa chesterfield dikenal dengan desain klasik dan tampilan mewah, namun dari sisi fungsi sering kali kurang ideal. Lengan sofa yang besar memakan banyak ruang, sehingga kapasitas duduk menjadi tidak maksimal. Untuk rumah modern dengan ukuran ruang tamu terbatas, desain ini bisa terasa memberatkan.
Selain itu, bantalan yang cenderung keras dan pelapis kulit tidak selalu nyaman untuk penggunaan santai sehari hari. Alternatif dengan siluet klasik yang lebih ringan dan ramah ruang dinilai lebih sesuai untuk gaya hidup masa kini.
Sofa rebah yang mengganggu estetika
Kenyamanan memang penting, tetapi sofa dengan fitur rebah sering kali membuat tampilan ruang tamu kehilangan kesan rapi dan modern. Bentuknya yang besar dan mekanis sulit menyatu dengan konsep interior yang bersih dan minimalis.
Sebagai solusi, desainer menyarankan penggunaan sofa biasa yang dipadukan dengan ottoman atau sofa sectional dengan sandaran panjang. Pilihan ini tetap memberikan kenyamanan tanpa mengorbankan keindahan visual ruangan.
Baca Juga: Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 5 Februari 2026, Peluang Rezeki
Sofa sandaran rendah yang tidak ramah pengguna
Sofa dengan sandaran dan dudukan rendah sering terlihat menarik di foto desain interior. Namun dalam praktiknya, jenis sofa ini kerap menimbulkan ketidaknyamanan. Duduk terlalu rendah membuat tubuh cepat lelah dan menyulitkan sebagian orang untuk berdiri kembali.
Desain seperti ini juga kurang ramah bagi tamu lanjut usia atau mereka yang memiliki postur tubuh tertentu. Sofa ideal seharusnya mempertimbangkan kenyamanan semua pengguna, bukan hanya tampilan visual semata.
Memilih sofa untuk rumah modern bukan sekadar mengikuti tren yang sedang viral. Kenyamanan, fungsi, dan relevansi jangka panjang justru menjadi faktor utama yang perlu diprioritaskan.
Menghindari gaya sofa yang kurang adaptif dan terlalu pasaran, ruang tamu bisa terasa lebih segar, nyaman, dan mencerminkan gaya hidup masa kini.
Sofa yang tepat bukan hanya memperindah ruangan, tetapi juga mendukung kualitas interaksi dan aktivitas di dalam rumah setiap hari.
Selanjutnya: Menanti Ketua Dewan Komisioner OJK Baru, Pengamat: Perlu Tenaga Profesional
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News