MOMSMONEY.ID - Berapa kebutuhan kalori penderita gula darah tinggi? Kebutuhan kalori harian untuk penderita gula darah tinggi dianjurkan sekitar 25–30 kalori per kilogram berat badan setiap harinya.
Esat Turemen, dokter endokrinologi dan penyakit metabolik dari Anadolumedicalcenter.com menyebutkan bahwa berat badan 50 kg membutuhkan kalori 1.250 atau 1.500 kalori dalam sehari. Apabila mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, sebaiknya kurangi 500 kalori per hari.
Penting untuk membuat rencana makan sehat dengan kandungan lemak dan karbohidrat yang rendah. Karbohidrat adalah salah satu dari tiga makronutrien esensial yang dibutuhkan untuk kehidupan dan merupakan sumber energi utama.
Karbohidrat memainkan peran yang jauh lebih besar dalam kadar glukosa dibandingkan protein dan lemak. Namun, rencana makan sehat tanpa karbohidrat tidak mungkin dilakukan.
Baca Juga: Luka Pasien Gula Darah Tinggi Bahayakan Nyawa jika Terlambat Ditangani Dokter
Penting untuk membuat pilihan bijak dalam hal karbohidrat. Semua karbohidrat yang dikonsumsi dari makanan, gula sederhana, karbohidrat kompleks akan dipecah dan diubah menjadi glukosa dalam tubuh.
Pemecahan karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama. Karena dicerna lebih lambat, penyerapannya bertahap dan seimbang. Hal ini mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba dan pelepasan insulin berlebihan yang disebabkan oleh karbohidrat sederhana.
Karbohidrat kompleks menyediakan serat yang dibutuhkan dan menciptakan rasa kenyang yang tahan lama. Alih-alih roti putih, pasta, nasi, jagung, sereal jagung, dan makanan manis, karbohidrat sehat seperti sayuran dan biji-bijian utuh bisa menjadi pilihan terbaik.
Contoh rencana makan 1200 kalori untuk penderita gula darah tinggi
Penderita gula darah tinggi sebaiknya mendapatkan sekitar setengah dari kalori harian dari karbohidrat. Pada diet 1.200 kalori, sekitar 600 kalori sebaiknya didapatkan dari karbohidrat atau sekitar 150 gram per hari.
Hal ini dikarenakan setiap gram karbohidrat mengandung empat kalori. Setiap gram karbohidrat mengandung sekitar empat kalori. Jika mengonsumsi 45 gram karbohidrat per makan dan 30 gram per camilan, itu berarti 660 kalori dari karbohidrat per hari.
Selanjutnya, protein adalah makronutrien dan sumber energi lain bagi tubuh. Protein meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, dan pemulihan otot.
Protein juga dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Dengan diet yang terkontrol kalori, penting untuk memilih protein tanpa lemak.
Protein tanpa lemak memiliki kalori dan lemak yang lebih sedikit. Sumber protein tanpa lemak meliputi daging ayam putih, gaging sapi tanpa lemak, putih telur dan produk susu rendah lemak.
Bagi para vegan dan vegetarian, kacang-kacangan dan protein berbahan dasar kedelai seperti edamame juga merupakan sumber protein. Makanan ini juga mengandung karbohidrat.
Protein mengandung empat kalori per gram, sarapan dengan kandungan lemak dan protein yang lebih tinggi dapat menurunkan hemoglobin A1C pada penderita gula darah tinggi. Lemak adalah makronutrien lainnya.
Lemak membantu tubuh dalam menyerap vitamin yang larut dalam lemak. Asam lemak esensial, seperti omega-3 dan omega-6 dapat mengurangi peradangan.
Asam lemak ini merupakan bahan pembangun rambut, kulit, kuku dan membantu mendukung kesehatan otak. Saat memilih lemak, carilah lemak tak jenuh seperti alpukat dan batasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans dari keju berlemak, makanan gorengan, daging tinggi lemak, mentega dan krim.
Pilihan menu harian yang ramah untuk kadar gula darah tinggi
Simak berbagai pilihan menu harian yang ramah untuk kadar gula darah:
1. Hari ke-1
- Sarapan: Omelet yang dibuat dengan 2 putih telur, satu telur utuh, dan 1 iris (1 ons) keju rendah lemak.
- Makan siang: 2 cangkir sayuran hijau cincang dengan 4 ons seukuran telapak tangan. Tambahkan ayam panggang dan 1 sendok makan saus berbahan dasar minyak. Makan satu buah apel kecil seberat 4 ons untuk camilan, tambahkan satu yogurt rendah lemak ukuran 6 ons
- Camilan: 3 cangkir popcorn rendah gula
- Makan malam: Wrap brokoli kalkun dengan 4 ons daging kalkun giling tanpa lemak berwarna putih, dimasak dengan 1 sendok teh minyak zaitun. Pilih tortilla gandum utuh rendah karbohidrat dan 1 cangkir brokoli kukus dengan 1 sendok teh minyak zaitun.
2. Hari ke-2
- Sarapan: 5,3 ons greek yogurt tawar rendah lemak dengan 3/4 cangkir blueberry, 1 sendok makan almond cincang tanpa garam dan 1 cangkir kopi dengan 1 sendok makan susu setengah krim.
- Makan siang: Sandwich kalkun tanpa tutup dengan 4 iris tipis daging kalkun panggang
- 1 lembar roti gandum utuh. Tambahkan selada, tomat, 1/4 alpukat cincang, sedikit mustard dan 15 wortel mini.
- Camilan: 1 1/4 cangkir stroberi dengan 1 sendok makan selai kacang
- Makan malam: Semangkuk quinoa udang bakar dengan ons udang panggang, 1/2 cangkir quinoa matang dalam air atau kaldu ayam rendah sodium, 1/2 cangkir tomat cincang, 1/2 cangkir paprika cincang dan 1/4 cangkir keju rendah lemak parut.
3. Hari ke-3
- Sarapan: Roti panggang ubi jalar dan stroberi dengan 1 buah ubi jalar, dipotong memanjang menjadi irisan sekitar 1/2 inci. Tambahkan 2 sendok makan krim keju rendah lemak, 2 buah stroberi besar, diiris dan 1/8 cangkir irisan almond.
- Makan siang: Salad telur, gunakan 2 butir telur rebus, dikupas dan dicincang, 1,5 sendok makan greek yogurt tawar, 1 sendok teh mustard Dijon, 1/2 sendok teh dill cincang, 1/2 sendok makan daun bawang atau kucai cincang, sedikit garam dan merica secukupnya.
- Makan malam: 5 ons ikan panggang dengan lemon, bubuk bawang putih, garam, merica, 1 sendok teh minyak zaitun dan 1 buah ubi jalar panggang kecil sekitar 230 gram dengan
Baca Juga: 5 Manfaat Rutin Minum Air Kelapa untuk Gula Darah hingga Ginjal, Cek di Sini
Demikian informasi mengenai jumlah kebutuhan kalori penderita gula darah tinggi dan rekomendasi menu yang aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News