M O M S M O N E Y I D
Bugar

Awas, Ada Bahaya Anak Remaja Hamil bagi Kesehatan hingga Ekonomi

Awas, Ada Bahaya Anak Remaja Hamil bagi Kesehatan hingga Ekonomi
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Awas, kehamilan anak di usia dini bisa menimbulkan risiko kesehatan hingga ekonomi. Berikut ini risiko hamil muda yang wajib semua orang tahu.

Menurut WHO, kehamilan remaja adalah fenomena global dengan penyebab yang jelas dan konsekuensi kesehatan, sosial, dan ekonomi yang serius.

Hingga tahun 2019, remaja berusia 15–19 tahun di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMIC) mengalami sekitar 21 juta kehamilan setiap tahunnya; dari jumlah tersebut, sekitar 50% merupakan kehamilan yang tidak direncanakan dan menghasilkan kurang lebih 12 juta kelahiran.

Kehamilan remaja di bawah umur tentu bukanlah hal yang tanpa risiko. Ada beragam kerugian yang mungkin didapat dari kehamilan di bawah umur.

Salah satunya adalah mengancam kesehatan ibu dan anak baik saat mengandung maupun saat melahirkan.

Nah, sebenarnya bukan hanya itu saja, lo. Ada beragam risiko lain yang mungkin muncul dari kehamilan remaja di bawah umur. Ini beberapa di antaranya.

Baca Juga: Ibu Hamil Masih Perlu Olahraga, Ketahui Cara Amannya di Sini

Kesehatan ibu remaja

Risiko pertama tentu saja menyangkut kesehatan ibu remaja yang mengandung. Mengutip laman WHO, ibu remaja (berusia 10–19 tahun) menghadapi risiko lebih tinggi terkena eklamsia, endometritis nifas, dan infeksi sistemik.

Risiko tersebut dibandingkan dengan kondisi wanita berusia 20–24 tahun. Remaja pun masih kurang mendapatkan layanan kesehatan sebelum melahirkan.

Sehingga remaja yang hamil dan bayinya berisiko lebih tinggi terkena masalah kesehatan dibandingkan wanita hamil yang lebih tua. Remaja di bawah usia 15 tahun sangat rentan terhadap anemia, atau rendahnya zat besi dalam darah, dan tekanan darah tinggi yang berhubungan dengan kehamilan.

Kesehatan bayi

Selain mengancam keselamatan sang ibu, kehamilan remaja di bawah umur pun bisa menjadi ancaman bagi bayi yang dikandung.

Bayi dari ibu remaja menghadapi risiko lebih tinggi mengalami berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, dan kondisi neonatal parah.

Melansir laman Revere Health, kurangnya perhatian para remaja hamil pada bayi dalam kandungan juga bisa memperparah kondisi kesehatan janin dan menyebabkan risiko kelahiran prematur.

Baca Juga: Catat, Buah dan Sayuran Ini Bagus Dikonsumsi Ibu Hamil

Kelahiran prematur

Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum 37 minggu masa kehamilan selesai. Para remaja yang hamil di bawah umur memiliki risiko melahirkan prematur karena masih kurangnya perhatian pada kesehatan bayi du masa kehamilan.

Sementara itu, bayi prematur bisa kehilangan pertumbuhan dan perkembangan penting yang sering kali terjadi pada minggu-minggu terakhir kehamilan. Hal tersebut juga diikuti dengan beragam masalah kesehatan karena organ mereka tidak memiliki cukup waktu untuk berkembang.

Seperti cerebral palsy (kelumpuhan otak), masalah pernapasan dan asma, kesulitan makan, keterlambatan perkembangan, keterbelakangan mental, hingga masalah pada penglihatan dan pendengaran.

Masalah ekonomi

Masalah yang satu ini kerap dilupakan saat berbicara tentang kehamilan remaja di bawah umur. Padahal risiko ini berperan besar mengancam kehidupan remaja yang hamil di bawah umur dan melahirkan.

Selain mengancam perempuan, risiko ekonomi pun juga bisa mengancam pasangannya. Sebab, anak-anak di bawah umur belum mampu mendapatkan pekerjaan yang bisa membantu mencukupi kehidupan dalam rumah tangga.

Apalagi, ditambah kebutuhan anak, sekolah, dan juga makan yang tidak murah sama sekali.

Itulah tadi beberapa risiko kehamilan remaja di bawah umur yang ternyata bisa mengancam keselamatan ibu, anak, hingga masalah ekonomi keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo A&W MonDeal November 2026: Paket Ayam Goreng Lebih Hemat Tiap Hari Senin

Bikin hari Senin makin semangat dengan promo A&W MonDeal! Beli 2 Aroma Chicken gratis 1 Chicken Wing mulai Rp 45.000 saja.

Mengenal Wisata Budaya Bhutan, Ada 108 Stupa Suci yang Dibangun dalam Sehari

​Bhutan kenalkan budaya dan tradisi spiritualnya melalui Project 108, inisiatif pembangunan 108 stupa suci secara bersamaan dalam satu hari.

Baru Pertama TIndik, Simak Tips Cara Merawat Luka Piercing Ini

Jika Anda baru pertama kali mendapatkan tindik, ketahui cara untuk merawat dan membersihkan tindik berikut ini.​

Awas, Ada Bahaya Anak Remaja Hamil bagi Kesehatan hingga Ekonomi

Kehamilan anak di usia dini bisa menimbulkan risiko kesehatan hingga ekonomi. Berikut ini risiko hamil muda yang wajib semua orang tahu.

Skor AnTuTu HP Vivo X300 Ultra Tembus 3,9 Juta Lewati Galaxy S26 Ultra

Vivo X300 Ultra berhasil mencetak skor AnTuTu 3.977.648. Simak perbandingannya dengan Samsung Galaxy S26 Ultra di artikel ini.

Daftar 5 MBTI Paling Romantis, Cocok Jadi Pasangan Hidup

Berikut ini adalah daftar tipe MBTI yang paling romantis yang pantas dijadikan pasangan di antara MBTI lainnya.

Daun Kemangi Bikin Gula Darah Stabil sekaligus Tingkatkan Sensitivitas Insulin

Serat dalam kemangi memperlambat penyerapan karbohidrat tubuh. Baca panduan lengkap cara mengolahnya untuk penderita gula darah tinggi.

Sebabkan Sindrom Metabolik, Ketahui Efek Samping Kebanyakan Makan Mie Instan

Mau tahu apa saja efek samping makan mie instan terlalu sering untuk kesehatan? Simak penjelasannya di sini.

Risiko Akun Dibobol Meningkat jika Pakai Password Sama, Ketahui Cara Aman Ini

Satu kata sandi untuk semua akun ibarat kunci master bagi pencuri. Simak cara meracik sandi unik agar dompet digital aman.

Promo Subway Spesial World Sandwich Day, Beli 1 Gratis 1 Sandwich Cuma 3 Hari

Sambut World Sandwich Day dengan promo Subway Beli 1 Gratis 1 pada 2–4 November 2026. Jangan sampai ketinggalan promo terbatas ini!