M O M S M O N E Y I D
Bugar

Arti Inferiority Complex, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Arti Inferiority Complex, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Reporter: Virdita Rizki Ratriani  |  Editor: Virdita Ratriani


MOMSMONEY.ID - Inferiority complex atau kompleks inferioritas adalah perasaan ketika dirinya merasa lebih rendah dibandingkan dengan orang di sekitarnya. 

Dirangkum dari laman WebMD, menurut American Psychological Association, arti inferiority complex adalah perasaan tidak tidak mampu atau tidak aman yang terus-menerus dalam kehidupan sehari-hari karena merasa secara fisik atau mental lebih rendah daripada orang lain. 

Baik keyakinan tersebut didasarkan pada penilaian semata rasional ataupun tidak.

Nah, dampak inferiority complex ada dua, yakni bisa membuat penderitanya menjadi lebih kompetitif untuk membuktikan bahwa mereka tidak rendah diri maupun justru membuat penderitanya menarik diri dari lingkungan sekitarnya. 

Lantas, apa saja penyebab inferiority complex dan bagaimana cara mengatasi inferiority complex

Baca Juga: Warning untuk yang Berusia 40 Tahun ke Atas, Hindari 10 Makanan Tak Sehat Ini

Penyebab inferiority complex

Penyebab inferiority complex antara lain: 

1. Genetik 

Sebuah studi di Prosiding National Academy of Sciences menemukan, orang yang mewarisi variasi reseptor oksitosin yakni hormon yang menumbuhkan perasaan optimis, bahagia, dan sebagainya.

Namun, di sisi lain ada juga yang mewarisi jenis reseptor oksitosin berbeda dapat memiliki penguasaan pribadi yang berbeda pula.

Baca Juga: Bersiap! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 57 Dibuka Besok, Cek Syaratnya  

2. Pola asuh di keluarga 

Penyebab inferiority complex juga berkaitan dengan pola asuh keluarga. Seorang anak yang orang tuanya sangat kritis dan berulang kali mengatakan hal-hal seperti, "kamu bodoh", "kamu tolol", atau "kamu tidak pernah melakukan sesuatu dengan benar" dapat membekas di pikiran dan benak anak tersebut dan terbawa hingga masa dewasa. 

Nah, hal ini dapat membuat sang anak merasa tidak berdaya, tidak berharga, pemalu, tidak antusias, dan mudah merasa rendah diri.

Sehingga, jika ada kesalahan dan kegagalan dapat membuat anak tersebut merasa bahwa itu salahnya, dan dia meremehkan dirinya sendiri. 

Baca Juga: Biar Tetap Fit, Ini 10 Makanan Pantangan Bagi Mereka yang Berusia 40 Tahun ke Atas

3. Standar masyarakat yang tidak realistis 

Standar masyarakat terhadap sesuatu yang ideal datang dari media massa, media sosial, influencer, artis, maupun tokoh publik yang membuat kita menciptakan persepsi tentang sosok atau pribadi yang ideal. 

Jika kita merasa bahwa kita tidak seperti standar tersebut maka hal itu bisa membuat kita rendah diri. 

Ketika masyarakat membombardir kita dengan pesan tentang bagaimana kita harus bertindak, apa yang harus kita capai, dan tentang seperti apa bentuk, ukuran, dan warna tubuh kita, maka hal itu dapat memengaruhi penilaian kita sendiri tentang siapa kita. 

Nah, hal inilah yang dapat menjadi penyebab inferiority complex pada seseorang. 

Baca Juga: Intip Penyebab dan Cara Mengatasi Tidur Mendengkur dalam 5 Langkah

Tanda dan gejala inferiority complex

Setelah mengetahui penyebab inferiority complex, maka berikut adalah tanda dan gejala inferiority complex, seperti dirangkum dari laman Every Day Health:

  • Berulang kali fokus pada pikiran yang negatif
  • Menutup diri karena malu, bersalah, malu, atau perasaan kalah di dalam
  • Menarik diri dari rekan kerja, kolega, atau anggota keluarga
  • Merendahkan orang lain sebagai cara untuk mentransfer perasaan terisolasi dan gagal mereka
  • Merasa bertanggung jawab atas kekurangan dan kegagalan orang lain
  • Cari perhatian dan validasi dengan berpura-pura sakit, depresi, atau dengan terus-menerus mengembalikan percakapan kepada mereka
  • Menghindari jenis persaingan apa pun di mana hasil mereka dapat dibandingkan secara langsung dengan yang lain
  • Enggan mengambil risiko dan tidak mencoba berbagai hal sehingga akhirnya kehilangan banyak kesempatan
  • Menjadi sangat peka terhadap pujian dan kritik
  • Menunjukkan ciri-ciri kepribadian perfeksionisme dan neurotisme (kecenderungan terhadap  kecemasan,  depresi, dan perasaan negatif lainnya)

Baca Juga: 6 Manfaat Berkebun untuk Kesehatan Mental dan Fisik yang Perlu Diketahui

Cara mengatasi inferiority complex

Mengutip laman Gramedia, ada beberapa cara mengatasi inferiority complex tergantung dari penyebabnya.

Jika penyebab inferiority complex berasal daru gangguan mental maka diperlukan psikolog atau psikiater untuk mengatasi inferiority complex

Penanganan inferiority complex pun bisa melalui terapi maupun dengan obat-obatan. Terlepas dari itu, melakukan konsultasi psikologi tetaplah penting, terutama bila tanda-tanda rendah diri yang Anda rasakan telah menghambat kegiatan sehari-hari. 

Melalui sesi konsultasi, terapis akan mengevaluasi respons dan pola pikir Anda terhadap situasi tertentu. Setelah itu, mereka dapat menggali akar penyebab dari respons tersebut.

Baca Juga: Ternyata, Pria Juga Mengalami Gejala Mirip PMS lo

Selain itu, Anda juga diberi tahu cara-cara menghadapi situasi yang menjadi pemicu inferiority complex dengan efektif. Anda akan belajar untuk lebih mampu menghargai diri sendiri. 

Melalui pendekatan seperti terapi perilaku dan kognitif misalnya, anggapan tentang diri yang negatif dapat diubah menjadi pandangan yang positif. Ini juga akan membantu Anda menyangkal pikiran-pikiran buruk yang muncul pada beberapa situasi.

Ingat, yang terpenting sebenarnya ialah memahami bahwa setiap manusia memiliki keunikan dan kekuatannya masing-masing. 

Ada beberapa hal dari diri Anda yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain. Jangan ragu untuk menunjukkan kalau Anda bisa melakukan hal tersebut dengan baik.

Demikian ulasan mengenai apa itu inferiority complex, arti inferiority complex, dan cara mengatasi inferiority complex

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 8-15 Februari 2026, Sambal Indofood Beli 2 Hemat

Ada promo Alfamart Paling Murah Sejagat dengan harga fantastis! Temukan daftar produk yang diskon besar sekarang juga.

Promo Superindo Hari Ini 9-12 Februari 2026, Ada Beli 1 Gratis 1 dan Diskon 55%

Cek promo Superindo hari ini periode 9-12 Februari 2026 untuk belanja hemat selama weekday di gerai Superindo terdekat.

Promo PSM Alfamart Periode 8-15 Februari 2026, Es Krim Cornetto Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 8-15 Februari 2026 untuk belanja lebih untung. Cek promonya di sini.

Efek Moody's Diprediksi Goyang IHSG, Ini Rekomendasi Saham Pekan Ini dari IPOT

IHSG pada pekan ini diproyeksikan bergerak variatif cenderung melemah. Simak rekomendasi saham pekan ini!      

Bargain Hunting, Harga Emas Dunia Naik Kembali ke Kisaran US$ 5.000

Kemampuan emas untuk stabil di atas ambang batas US$ 5.000 akan menentukan pasar dapat beralih dari pemantulan reaktif ke kenaikan berkelanjutan.

Mothercare Gandeng Klamby dan KAMI Luncurkan Koleksi Ramadan

Mothercare Indonesia meluncurkan koleksi busana Ramadan melalui kolaborasi dengan merek modest wear lokal Klamby dan KAMI untuk keluarga.

Promo Trans Snow World Surabaya Valentine, Jangan Lewatkan Diskon Tiket Berdua Ini

Momen Valentine makin berkesan dengan promo Trans Snow World Surabaya. Dapatkan 2 tiket salju hemat, lengkap, gratis sepatu & kereta gantung.

Terintegrasi dengan Mal, Artotel Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Beroperasi

​Kehadiran Artotel Living World Grand Wisata Bekasi menambah pilihan akomodasi di kawasan timur Bekasi.

Untung Besar Menyambut Imlek 2026! Wingstop Tebar Promo Lucky Deal, Hemat 50% Lebih

Rayakan Imlek 2026! Wingstop beri diskon lebih dari 50% untuk paket Lucky Deal. Amankan promo hematnya sebelum tanggal 17 Februari.

Deadline Qadha Puasa 2025: Ini Batas Akhir sebelum Ramadhan 2026, Jangan Tunda Lagi!

Membayar utang atau qadha puasa Ramadhan 2025 ada batas akhirnya. Ketahui tanggal pasti sebelum Ramadhan 2026 agar ibadah sempurna.