M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Apakah Berhubungan Seks Saat Hamil Membahayakan Bayi dalam Kandungan?

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Ternyata selama Anda nyaman, Anda boleh melakukan hubungan seks dengan pasangan selama masa kehamilan. Namun apakah seks membahayakan bayi dalam kandungan?

Selain itu, ada juga pertanyaan apakah bayi bisa mendengar pembicaraan Anda selama berhubungan seks? Melansir Healthline, semua suara teredam dengan baik dan bayi Anda tidak mengerti apa yang kalian bicarakan. 

Sex & Family Therapis Holly Richmond menjelaskan selama Anda nyaman melakukan hubungan seks saat hamil, maka lakukan saja. Biasanya masa emas melakukan hubungan seks adalah saat Anda memasuki usia kandungan trimester kedua. 

Baca Juga: Curi Perhatian di Behind Your Touch, Ini 5 Film dan Drakor Kim Hee Won

Sebab di trimester kedua, mualmual Anda telah berakhir. Sedangkan di trimester ketiga, ukuran perut Anda akan membesar dan membuat hubungan seks menjadi canggung. 

Namun dasar dari berhubungan seks saat masa kehamilan adalah semua seks adalh seks yang baik selama itu menyenangkan dan konsensual. Selama hamil, mungkin Anda merasa erotis, sensual hingga jauh dari keinginan berhubungan seks. Tetapi jangan terjebak dalam pemikiran bahwa tidak mungkin hamil dan aktif secara seksual. 

Seberapa aman berhubungan seks saat hamil?
Jika dokter atau bidan Anda memiliki alasan yang tegas dan spesifik bagi Anda untuk tidak melakukan hubungan seks, maka berhubungan seks saat hamil tidak aman. Namun jika tidak ada alasan khusus, maka ini benar-benar aman untuk Anda, pasangan dan bayi dalam kandungan. 

Baca Juga: Simak Cara Mengecat Rumah dengan Warna Netral

Selain aman, berhubungan seks saat hamil juga bagus untuk Moms. Perempuan yang mengalami orgasme selama kehamilan mendapatkan manfaat dari hormon yang menenangkan dan meningkatkan aliran darah ke jantung. Manfaat ini juga bisa diturunkan ke bayi. 

Selama masa kehamilan, Anda mungkin akan lebih mudah mengalami orgasme. Hal ini disebabkan karena aliran darah dan hormon selama kehamilan. Hal ini wajar terjadi karena selama hamil, tubuh Anda mengalami perubahan setiap harinya. 

Lalu apakah penetrasi saat berhubungan seks membahayakan bayi?
Jawabannya, tidak. Selama penetrasi mungkin rahim akan bergerak sedikit. Ini membuat orang merasa ketakutan. Namun memang faktanya rahim bisa bergerak selama kehamilan. 

Baca Juga: Ini Gerakan Angkat Beban Untuk Ibu Selama Masa Kehamilan

Bayi sangat terlindungi dan memiliki sistem filternya sendiri yang benar-benar selektif tentang apa yang masuk dan keluar. 

Selain itu seks tidak akan menyebabkan keguguran. Adapun keguguran seringkali disebabkan oleh janin yang tidak berkembang secara normal. Studi pada 2011 juga menyimpulkan bahwa seks tidak akan menyebabkan persalinan dini pada kehamilan berisiko rendah. 

Faktanya, seks dapar membantu persalinan. Beberapa pasangan berhubungan seks sampai sang perempuan melahirkan. Namun hindari berhubungan seks yang membuat posisi perut mengalami tekanan berlebih. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.