M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Apa Saja yang Sebaiknya Tidak Diberikan ke Anak Kucing untuk Dimakan

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Setelah anak kucing berusia 8 minggu, mereka akan diberi kesempatan untuk memakan makanan dari luar induknya. Namun, tidak semua makanan bisa langsung diberikan karena memiliki dampak yang berbeda untuk tubuhnya. Maka, sangat penting untuk mencari tahu lebih dulu makanan apa saja yang bisa dikonsumsi dan yang tidak untuk anak kucing.

Daging dan Ikan Mentah

Anda mungkin berpikir untuk memberinya makanan daging dan ikan mentah. Namun, dilansir dari Wellbeloved, daging mentah mungkin mengandung bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan diare. Dalam kasus yang jarang terjadi, ikan mentah dikaitkan dengan kondisi kejang. Ini mungkin juga dapat menyebabkan sembelit dan penyumbatan internal. Anda juga sebaiknya menghindari produk daging mentahan yang dipasarkan seperti sosis atau kornet karena dikhawatirkan mengandung pengawet sulfit.

Baca Juga: Ini Maksud Hewan Kucing Selalu Mengendus Benda yang Ditemuinya

Sebagai gantinya Anda dapat memberinya makanan kucing basah yang telah diformulasikan untuk anak kucing sesuai dengan usianya. Produk ini biasanya berbahan ikan dan daging yang sudah terjamin kualitasnya.

Tulang Mentah

Sama seperti daging mentah, tulang mentah juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada anak kucing. Tulang mentah dapat merusak gigi, menyebabkan sembelit, risiko tersedak, dan penyumbatan. Ini juga berpotensi membawa bakteri. Dilansir dari RSPCA, tulang yang dimasak juga semakin berbahaya karena dapat pecah dan menyebabkan kerusakan internal yang ftal atau obstruksi usus.

Putih Telur Mentah

Kucing memang bisa makan telur karena kandungan proteinnya yang baik untuk tubuhnya. Namun, putih telur mentah dapat menyebabkan kekurangan vitamin, yang menyebabkan masalah kulit dan bulu. Selain itu, mengonsumsi telur mentah juga dikhawatirkan berisiko tertular bakteri Salmonella.

Nasi

Kucing adalah hewan karnivora sejati, meski dia masih anak-anak. Oleh karena itu, memberinya nasi tidak memiliki manfaat yang baik untuk tubuhnya. Bila anak kucing mengonsumsi nasi, ini akan membuatnya kekurangan zat-zat yang dibutuhkannya dan menyebabkan kondisi pertumbuhannya terganggu.

Selain itu, kucing hanya memiliki sedikit enzim emilase yang berfungsi untuk mengubah karbohidrat kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana, yakni mengubah nasi dalam bentuk karbohidrat menjadi glukosa. Kelebihan karbohidrat dalam saluran pencernaan kucing akan menyebabkan peningkatan fermentasi mikroba yang menyebabkan keseimbangan mikroba dalam saluran pencernaannya terganggu. Ini akan membuat kucing mengalami diare atau mencret.

Baca Juga: Ini yang Akan Terjadi Bila Kucing Mengonsumsi Bawang

Rumput Kucing

Beberapa kucing mengonsumsi rerumputan untuk memperbaiki masalah pencernaannya. Namun, anak kucing tidak direkomendasikan untuk mengonsumsinya juga. Ini karena sejumlah besar jenis rumput kucing mengandung kadar vitamin D yang tinggi, yang dapat menyebabkan gejala keracunan seperti muntah, lemas, kehilangan nafsu makan, dehidrasi, peningkatan buang air kecil, tinja berdarah, dan kejang.

Makanan Beracun Lainnya

Makanan beracun lainnya yang sebaiknya tidak dikonsumsi kucing mana pun adalah cokelat, bawang-bawangan, alkohol, minuman berkafein, makanan tinggi lemak, dan anggur. Makanan-makanan ini berbahaya dan memiliki dampak yang buruk untuk kesehatannya. Maka, sebaiknya Anda menghindari menyajikan makanan ini untuk kucing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.   

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Intip Cuaca Bali Besok (22/10)

Cuaca Bali besok diprakirakan cerah di sebagian besar wilayah. Suhu di Denpasar bisa mencapai 34°C, sedangkan Bangli lebih sejuk.

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (22/10)

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan hingga sedang pada Kamis (22/10). Cek suhu di daerah Anda!

Waspada Udara Kabur di Wilayah Ini, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 37°C.