M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Apa Itu Paresis pada Kucing? Simak Penyebab dan Gejala Kucing Lumpuh

Apa Itu Paresis pada Kucing? Simak Penyebab dan Gejala Kucing Lumpuh
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Apa itu paresis pada kucing? Paraparesis atau paresis kucing merupakan suatu kondisi ditandai oleh lemahnya gerak badan. Pada kondisi ini biasa disebut sebagai kelumpuhan pada kucing. 

Paresis pada kucing membuat kehilangan sebagian gerakan badan atau ada gangguan gerakan. 

Mengutip Wagwalking, paresis pada kucing selalu merupakan indikasi dari kondisi atau cedera yang mendasarinya. 

Pemilik harus segera mencari perawatan jika hewan peliharaan menunjukkan tanda-tanda adanya paresis pada kucing. 

Baca Juga: Kenapa Kucing Tidak Boleh Makan Nasi? Simak Penjelasan dan Alasannya Ini

Sebab, paresis pada kucing dapat menyebabkan kematian atau cedera permanen yang serius jika tidak segera ditangani oleh dokter profesional. 

Kelumpuhan pada kucing terjadi saat hewan peliharaan Anda tidak dapat mengontrol atau menggerakkan kakinya atau bagian tubuh lainnya.

Kelumpuhan total melibatkan kurangnya kemampuan untuk menggerakkan kaki, leher, ekor atau bagian tubuh lainnya. 

Paresis atau kelumpuhan parsial adalah kurangnya kontrol penuh atas tubuh yang dapat terjadi sebagai kelemahan, kelesuan, kedutan atau gerakan sangat lambat. 

Kucing Sakit
Kucing Sakit

Lalu, apa penyebab dan gejala kucing lumpuh? Nah, Anda bisa menyimak di artikel ini. 

Gejala paresis pada kucing 

Tanda-tanda kelumpuhan pada kucing Anda dapat berkisar dari yang tidak kentara hingga yang jelas tergantung pada penyebab yang mendasari kondisi tersebut.

Tanda dapat terjadi secara tiba-tiba (kelumpuhan akut) atau meningkat dalam jangka waktu yang lama. Tanda-tanda yang harus diperhatikan antara lain:

Baca Juga: Biaya dan Syarat Kucing Naik Pesawat untuk Mudik Lebaran 2023, Cek di Sini

- Ketidakmampuan untuk menggunakan atau menggerakkan bagian tubuh termasuk leher, kepala, lidah, kaki, ekor atau punggung

- Gaya berjalan yang tidak benar atau tersandung

- Kucing menginjak kakinya sendiri

- Sulit bernafas

- Kedutan yang tidak terkendali

- Kelambatan ekstrem dalam bergerak dapat dibedakan dari kelesuan

- Kurangnya atau keterlambatan reaksi terhadap rasa sakit atau rangsangan lain pada kaki, tubuh, atau area yang terkena

- Kesulitan makan atau minum

- Buang air kecil yang tidak tepat

- Menggiring urin

Penyebab paresis pada kucing

Kelumpuhan pada kucing terjadi ketika beberapa bagian dari struktur yang mendukung sistem saraf pusat menjadi rusak.

Jalur saraf yang rumit terbungkus dalam tulang belakang kucing. Saraf ini kemudian menghubungkan saraf di otak ke saraf di bagian lain dari tubuh, memungkinkan komunikasi dari otak ke anggota badan, organ dan struktur lainnya.

Baca Juga: Tips Meninggalkan Kucing Sendirian di Rumah saat Mudik, Cek 7 Hal Penting Ini

Ketika komunikasi ini rusak, kelumpuhan dapat terjadi. Lokasi kelumpuhan dapat menunjukkan area saraf mana yang rusak. 

Berikut penyebab kerusakan dapat meliputi:

- Cedera traumatis

- Infeksi pada tulang atau jaringan di dekat tulang belakang

- Cakram terpeleset di punggung yang menjepit atau merusak saraf di sekitarnya (dapat terjadi saat kucing melompat dari ketinggian)

- Peradangan pada otot di sekitar tulang belakang yang memberi tekanan pada saraf di dekatnya

- Kutu kelumpuhan yang disebabkan oleh gigitan kutu

- Tumor di tulang belakang atau otak yang memberi tekanan pada saraf

- Malformasi tulang belakang atau vertebra

- Bahan kimia atau racun tertentu yang secara permanen atau sementara dapat menyebabkan saraf berhenti berkomunikasi (botulisme adalah racun umum)

- Emboli yang menghambat aliran darah yang tepat ke anggota tubuh yang terkena

Baca Juga: Simak Perawatan Kucing Munchkin bagi Pemula, Harganya Fantastits

Untuk mendiagnosis kelumpuhan pada kucing Anda, dokter hewan Anda memerlukan riwayat fisik kucing Anda secara menyeluruh. 

Hal paling penting adalah cedera, trauma, jatuh, atau peristiwa benturan tinggi lainnya yang baru-baru ini terjadi yang dapat menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang belakang kucing Anda. 

Tes diagnostik dasar seperti panel darah dan urin akan membantu dokter hewan Anda menentukan apakah ada infeksi yang mendasari yang mungkin menyebabkan peradangan. 

Dokter hewan Anda mungkin juga mengambil sampel cairan tulang belakang, jika diduga ada infeksi.

Tes yang paling pasti untuk kelumpuhan adalah MRI, CT scan atau X-ray, yang memungkinkan dokter hewan Anda melihat kerusakan pada struktur di sekitar saraf tulang belakang.

Pengobatan kucing lumpuh

Perawatan kelumpuhan pada kucing Anda akan bergantung pada penyebab yang mendasari kondisi tersebut. Infeksi yang dicurigai akan diobati dengan antibiotik.

Jika dokter hewan Anda mendiagnosis cedera yang akan sembuh kucing Anda dari waktu ke waktu, mereka mungkin meresepkan obat antiinflamasi untuk mengurangi tekanan di area tulang belakang. 

Mereka juga akan memberi tahu Anda tentang perawatan rumah yang tepat. 

Itulah informasi mengenai paresis pada kucing. Anda perlu mengetahui gejala dan penyebab kucing lumpuh agar segera dapat ditangani oleh dokter. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Daftar Negara dengan PPN Tertinggi Di Dunia dan Pengaruhnya ke Biaya Hidup

Simak daftar negara dengan PPN tertinggi di dunia dan pahami dampaknya terhadap harga barang serta daya beli Anda maupun masyarakat global.  

Karier Anda Bisa Aman! Paklaring Sah Jamin Klaim JHT dan Kredit Lancar

Paklaring sering dibutuhkan saat pindah kerja dan urus hak karyawan. Simak fungsi, manfaat, dan contoh paklaring yang benar ini, ya.  

7 Kebocoran Finansial yang Sering Menghambat Kekayaan Tanpa Disadari

Simak yuk, kebiasaan kecil yang tampak normal ternyata bisa jadi kebocoran finansial dan menghambat kekayaan Anda pelan-pelan.

Jeda Digital Penting! Cara Mudah Buat Ruang Analog di Rumah, Lepas Layar

Yuk cek cara membuat ruang analog di rumah Anda agar lepas dari layar, pikiran lebih fokus, dan hidup terasa lebih seimbang setiap hari.

3 Warna Cat Kamar Tidur yang Sebaiknya Dihindari agar Tidur Lebih Berkualitas

Simak yuk, berikut warna cat kamar tidur yang sebaiknya dihindari agar ruang istirahat terasa lebih nyaman dan mendukung tidur nyenyak.  

Desain Rumah Modern Bisa Terlihat Kuno! Hindari Kesalahan Penataan Permadani Ini

Permadani klasik kembali tren di 2026, ini cara menatanya agar rumah terasa hangat, berkarakter, dan cocok untuk gaya hidup modern, yuk simak.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 11 Februari 2026, Aktif Berbagai Ide

Berikut ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Rabu 11 Februari 2026, cek peluang kerja, strategi tim, dan arah rezekimu.  

Ada Diskon 30%, KAI Siapkan 1,2 Juta Kursi Selama Angkutan Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk yang mendapat diskon 30% untuk angkutan Lebaran. 

Mudik Lebaran 2026, Indonesia AirAsia Siapkan Diskon Mulai 17%

Penawaran ini berlaku untuk periode pembelian tiket 10 Februari - 29 Maret 2026 dengan keberangkatan 14 - 29 Maret 2026.​

Tidak Hanya Belanja, IKEA Hadirkan Aktivitas Seru Bersama Keluarga

Pengunjung IKEA bisa mengikuti games mencari voucher, mendapat makanan gratis dan aktivitas anak yang seru.