MOMSMONEY.ID - Tahukah Anda bahwa memelihara anabul atau hewan peliharaan lainnya sangat baik untuk kesehatan jantung?
Ya, memelihara anabul ternyata bukan sekadar hiburan pengusir stres. Anabul bukan hanya teman bermain, tetapi juga bisa menjadi pendukung kesehatan yang secara tidak langsung menjaga organ terpenting dalam tubuh Anda.
Namun, jangan keliru. Memelihara anabul di rumah bukanlah perkara main-main. Mereka seperti manusia yang butuh perhatian penuh.
Baca Juga: 10 Cara Konsumsi Protein Paling Sehat agar Jantung Tetap Sehat
Perlu diberi makan tepat waktu, dimandikan, dibersihkan kotorannya, diajak bermain, dan dibawa ke dokter saat sakit.
Semua rutinitas ini meski terasa melelahkan, justru melibatkan gerakan fisik, perencanaan, dan tanggung jawab emosional.
Merawat anabul secara tidak langsung melatih Anda untuk lebih teratur, lebih sabar, dan lebih aktif. Dan semua kebiasaan baik ini adalah resep ampuh untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang, lo.
Baca Juga: Sakit Dada Kiri? Bukan Cuma Jantung lo, Ini 5 Pemicu Lain yang Perlu Diwaspadai
Berikut alasan mengapa merawat anabul di rumah baik bagi kesehatan jantung menurut ahli, sebagaimana dikutip dari www.healthline.com:
1. Mengurangi stres dan risiko penyakit jantung lebih rendah
Menurut National Institutes of Health, merawat hewan peliharaan bisa membantu mengurangi stres dan menurunkan kadar kortisol.
Peningkatan kadar kortisol berpengaruh pada tekanan darah tinggi dan kolesterol. Dengan merawat hewan, hal ini bisa memberikan ketenangan.
Seseorang yang merawatnya akan memiliki detak jantung yang lebih rendah daripada orang orang yang tidak memelihara hewan.
2. Menurunkan tekanan darah
Apakah Anda pernah memikirkan bahwa memelihara hewan bisa menurunkan tekanan darah? Ya, hal ini ternyata benar-benar bisa dan telah melalui penelitian.
Dalam sebuah studi di tahun 2022 menemukan bahwa pemilik kucing 42% lebih kecil untuk menderita tekanan darah tinggi daripada yang tidak memelihara. Dan pemilik anjing 31% lebih kecil kemungkinannya terkena tekanan darah tinggi.
Para peneliti ini menemukan bahwa efek tersebut berasal dari interaksi langsung antara pemilik dengan hewan peliharaannya, seperti membelai.
Baca Juga: Waspada Inflamasi Pembuluh Darah, Risikonya Tak Sekadar Penyakit Jantung
3. Meningkatkan aktivitas fisik
Seseorang yang memelihara hewan di rumah, biasanya akan lebih banyak beraktivitas fisik. Misalnya saja mengajak bermain, memandikan, hingga mengajak jalan-jalan keluar rumah.
Dalam sebuah studi di tahun 2017 menemukan bahwa pemilik anjing lebih sering berjalan dan lebih sedikit duduk. Gerakan-gerakan fisik inilah yang bisa mengurangi risiko kematian kardiovaskular.
4. Mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung
Dalam meta-analisis yang melibatkan lebih dari 3 juta peserta menemukan bahwa memiliki anjing bisa mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung.
Memelihara anjing tidak hanya melibatkan aktivitas fisik, tetapi juga ada efek sosial dan psikologis yang positif. Di mana faktor ini bisa membantu pemulihan seseorang karena masalah kesehatan.
Menjaga kesehatan jantung tidak hanya dari menjalankan gaya hidup sehat saja. Tetapi juga bisa dengan memelihara hewan peliharaan di rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News