M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Anda Mulai Banyak Mengatur dalam Hubungan? Yuk Hindari Mothering Relationship

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID -  Apakah Anda merasa sudah seperti ibunya ketimbang menjadi pasangan? Jika iya, ini cara menghindari mothering relationship!

Melansir Good Men Project, mothering atau fathering relationship adalah pasangan yang bertindak seperti ayah atau ibu dalam hubungan tersebut. Ini menunjukkan dinamika kekuatan yang diam-diam destruktif dalam hubungan romantis. 

Ketika seseorang menjadi orang tua pasangannya, ini menunjukkan dia menjadi ayah atau ibu pasangan yang serba tahu apa yang terbaik, lebih kompeten, lebih dewasa, lebih cerdas, lebih mampu, lebih bertanggungjawab atau lebih mampu melakukan sesuatu secara efektif dibanding yang lain.

Melansir Love Fulmind, mothering relationship bisa terjadi pada siapapun. Apalagi saat ini masih banyak kepercayaan bahwa perempuan memiliki tugas utama melayani pasangannya. Ini membuat banyak perempuan melakukan mothering relationship tanpa menyadarinya. 

Baca Juga: Cegah dan Obati Infeksi Tenggorokan pada Anak Dengan Cara Sederhana Ini

Sebenarnya ini bukan salah Anda jika Anda terjebak melakukan mothering relationship kepada pasangan. Namun sikap cinta dan mengatur yang berlebihan ini bisa berbahaya bagi Anda dan hubungan Anda. 

Ini cara menghindari Mothering Relationship

Berhenti merasa ingin terus berguna dan dibutuhkan

Cara pertama menghindari mothering relationship ini kedengarannya memang sulit dilakukan. Tetapi coba untuk tidak mencampurkan keinginan Anda dengan keinginan pasangan Anda. 

Struktur biologis perempuan dirancang untuk menjadi ibu dan mengasuh. Ini adalah akar kenapa perempuan selalu diasosiasikan untuk melayani. Ini membuat banyak perempuan merasa harus berguna dan dibutuhkan oleh orang lain dengan cara melayani.

Jadi dalam upaya mendapatkan cinta, perempuan kerap berusaha membantu orang lain terkhusus pasangan. Namun bagian terburuknya adalah semakin sering membantu orang lain membuat kita lupa membantu diri kita sendiri. Bahkan seringkali perempuan kerap menolak bantuan dari pasangannya, yang kelamaan akan menjadi bumerang. 

Jadi sebaiknya Anda mulai berhenti merasa bertanggungjawab atas pasangan. Cukup dengarkan kesulitan yang mereka hadapi dan kebutuhan mereka. Jangan terlalu ikut campur sampai mengorbankan diri Anda sendiri.

Setiap kali Anda mulai mempertimbangkan kebutuhan pasangan atau bagaimana cara Anda bisa berguna untuk pasangan, utamakan diri Anda terlebih dulu. Pertimbangkan terlebih dulu apa yang Anda butuhkan dan inginkan. Ini akan membawa keseimbangan pada hubungan kalian. 

Ingatkan diri kalian sendiri bahwa cinta yang kalian dapatkan tidak hanya berdasarkan bagaimana Anda melayani pasangan. Kalian berdua memiliki cara mendapatkan cinta dengan menjadi diri sendiri dan tumbuh bersama. Bukan dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan salah satu pihak. 

Berhenti jadi orang yang suka mengatur segala hal

Cara kedua menghindari melakukan mothering relationship adalah berhenti mengatur semuanya. Namun ini bukan berarti Anda harus mau menerima hidup dalam kekacauan. 

Ini berarti Anda harus berhenti mengontrol dan mengeluhkan hal-hal kecil yang dia lakukan hanya karena tidak memenuhi standar Anda. Cobalah untuk lebih fleksibel soal standar Anda dan lakukan diskusi dengan pasangan. 

Jika ada kekacauan kecil dan berulang yang Anda hadapi berhenti mengeluh dan tetap membereskan atau mengaturnya. Ini akan membuat Anda lelah karena mengomel. Sebaiknya diskusikan dengan serius tentang rasa hormat kalian berdua dan ekspektasi kalian. 

Selain itu, jangan hanya menunjukkan apa saja yang perlu dilakukan atau apa yang telah dilakukan dengan buruk. Jika Anda tidak suka dengan sesuatu hal ungkapkan kritik  kepada pasangan Anda dan cari jalan tengahnya. 

Baca Juga: Simak Cara Bayar BPJS Kesehatan melalui m-Banking BCA

Hentikan pikiran soal Anda lebih mandiri dari pada pasangan
Banyak perempuan merasa bangga karena lebih mandiri dari pada pria. Membanggakan bahwa mereka tidak bergantung dan dapat melakukan semuanya sendiri karena mereka selalu harus melakukannya. 

Yap, ini seperti memberdayakan perempuan sekaligus menjadi bagian dari masalahnya. Semakin rendah kita menetapkan ekspektasi kepada siapapun, semakin kurang siap mereka melampauinya. Ini juga akan membuat hubungan Anda tidak seimbang.

Jika Anda mengambil posisi lebih berkuasa dibanding pasangan karena berasumsi lebih mandiri, Anda juga menerima bahwa dia kurang berkuasa dan bergantung pada Anda. 

Anda tidak perlu melanjutkan siklus untuk merawat pasangan Anda sebagaimana ibunya melakukan. Setiap orang bertanggungjawab atas dirinya sendiri untuk mandiri secara finansial, emosional dan praktis. 

Sebaiknya bantu pasangan Anda untuk belajar mandiri. Beri tahu juga jika Anda mulai merasa terbebani oleh kurang inisiatifnya pasangan. Terbuka soal ini akan membuat diskusi terbuka dan hubungan Anda jadi lebih jujur, sehat dan bahagia. 

Demikian 3 cara menghindari mothering relationship. Jika Anda tidak ingin menjadi ibu dari pasangan Anda maka berhenti bertindak seolah-olah menjadi ibunya. 

Hubungan kekasih memerlukan usaha keduanya. Menjadi ibunya dan memenuhi kebutuhan serta terlalu mengatur tidak baik bagi dia bahkan Anda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pizza Party Super Hemat dengan Promo Pizza Hut, Nikmati Porsi Melimpah Cuma 2 Hari

Ingin kumpul bareng teman atau keluarga tanpa khawatir biaya? Pizza Hut hadirkan paket 2 pizza super hemat. Simak durasi promonya di sini.

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F: Jepang-Belanda Seri, Swedia ke Puncak Tekuk Tunisia

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F, Jepang dan Belanda bermain imbang, Swedia tekuk Tunisia dan memimpin klasemen sementara.​

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Pimpin Klasemen, Pantai Gading di Posisi Ke-2

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E, Jerman menang telak atas Curaçao dan memimpin klasemen sementara, dan Pantai Gading di posisi kedua.

7 Hobi yang Buat Pintar, Senjata Rahasia untuk Jaga Ketajaman Berpikir Anda

Temukan ragam hobi yang buat pintar dan mampu mengasah ketajaman otak. Aktivitas ini menjadi investasi terbaik untuk meningkatkan kecerdasan.

Dari Checkout hingga Terpasang, Begini Cara Pakai Fitur Baru Lazada

​Proses belanja furnitur di Lazada kini lebih praktis karena pelanggan dapat memilih layanan instalasi saat checkout.

Tren Berbelanja Berubah, Live Shopping dan PayLater Makin Diminati

Cara masyarakat Indonesia berbelanja terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.  

Futurepreneur Lab 2026, Bantu Startup Tahap Awal Lewat Program Akselerasi

WU Hub Coworking Space meluncurkan Futurepreneur Lab 2026 untuk membantu startup tahap awal mendapat validasi pasar dan gaet investor.

Imbas Efisiensi Anggaran, Damkar Yogyakarta Seleksi Ketat Pengaduan Warga

Damkar Yogyakarta memberlakukan filter laporan yang lebih ketat terhadap setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat akibat efisiensi anggaran.

Redmi Note 15: Layar AMOLED 3.200 Nits, Skor AnTuTu 800 Ribuan

Layar AMOLED 6,77 inci Redmi Note 15 tembus 3.200 nits, menjanjikan visual tajam di luar ruangan. Cek detail performa gaming dan kamera 50MP! 

Produsen Nestle dan Makarizo (ADES) Siap Tantang Yupi di Bisnis Permen Gummy

PT Akasha Wira International Tbk (ADES) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juni 2026.