M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ancaman Perang Makin Besar, Robert Kiyosaki Beli Lebih Banyak 2 Aset Ini

Ancaman Perang Makin Besar, Robert Kiyosaki Beli Lebih Banyak 2 Aset Ini
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Investor kawakan Robert Kiyosaki mengungkapkan, ancaman perang semakin besar. Ia pun membeli lebih banyak Bitcoin dan Perak

"Tolong hati-hati. Krisis perbankan semakin parah. Ancaman perang semakin besar," ungkap Kiyosaki di akun X-nya, Minggu (25/2).

"Bank sentral (Amerika Serikat) akan mendorong CBDC, Mata Uang Digital Bank Sentral, untuk memata-matai kita," kata dia.

Kiyosaki pun mengaku, membeli lebih banyak Bitcoin dan perak. 

"Perak memiliki daya tawar terbesar. Saya akan menggunakan perak sebagai uang, bukan dolar AS palsu," tegasnya.

Baca Juga: Tembus US$ 50.000, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Terbang ke Level Ini

Penulis buku populer Rich Dad, Poor Dad ini mengatakan, dia pun sering ditanya: "Apa yang terjadi jika harga Bitcoin jatuh?" 

"Pandangan saya tetap sama untuk Bitcoin, emas, atau perak," ujar Kiyosaki. 

"Jawaban saya adalah, saya akan senang dan akan membeli lebih banyak, setelah kehancuran berhenti," imbuh dia.

"Saat semua pasar hancur, apa yang Anda lakukan dengan aset Anda, dan “jual” adalah empat huruf favorit saya," sebut Kiyosaki.

Baca Juga: Dibanding The Fed, Robert Kiyosaki Lebih Percaya 3 Aset Investasi Ini

Untuk Bitcoin, sebelumnya Kiyosaki memprediksi harga mata uang kirpto ini bisa terbang ke level ini pertengahan tahun nanti.

"(Harga) Bitcoin menjadi US$ 100.000 pada Juni 2024," kata Kiyosaki di akun X-nya, Senin, 19 Februari lalu.

Kiyosaki menegaskan, dibanding bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed, lebih baik percaya Bitcoin.

"Daripada mempercayai The Fed, saya lebih memilih mempercayai emas, perak, dan Bitcoin," tegas Kiyosaki di akun X-nya, 16 Februari lalu.

Muak dan lelah mendengar para ahli bertanya, apa yang The Fed lakukan? 

Baca Juga: Robert Kiyosaki Minta Bersiap untuk Kehancuran Terbesar, Investasi di 3 Aset Ini

"The Fed adalah masalahnya. The Fed adalah organisasi kriminal," ungkap Kiyosaki.

The Fed telah menghancurkan perekonomian, membuat masyarakat miskin dan kelas menengah menjadi lebih miskin. 

Dan, memberikan dana talangan (bailout) kepada teman-teman bankir mereka yang kaya.

"Sekali lagi, The Fed adalah organisasi kriminal," sebut Kiyosaki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​