MOMSMONEY.ID - Investasi emas kini semakin mudah karena berbagai aplikasi memungkinkan pengguna membeli, menjual, dan memantau aset melalui ponsel. Namun, setiap platform memiliki fitur, biaya, mekanisme penyimpanan, serta karakteristik yang berbeda.
Karena itu, calon investor perlu membandingkan aplikasi sebelum memilihnya. Selain emas fisik, emas digital maka kini ada emas crypto yang bisa kamu peroleh melalui aplikasi Pintu. Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk trading crypto, membeli saham tertokenisasi, hingga perak ETF tertokenisasi.
Jika kamu sedang mencari informasi harga emas putih hari ini, perlu dipahami bahwa harga perhiasan emas putih tidak selalu sama dengan harga emas investasi karena kadar, desain, ongkos pembuatan, dan kondisi perhiasan turut mempengaruhinya.
Selain itu, emas putih juga berbeda dengan emas digital. Emas putih biasanya berbentuk perhiasan dan merupakan campuran emas dengan logam lain, sedangkan emas digital merepresentasikan kepemilikan emas melalui sistem digital.
Karena itu, investor perlu memahami jenis aset yang dibeli agar dapat menyesuaikannya dengan tujuan investasi dan profil risikonya. Berikut beberapa aplikasi investasi emas yang bisa kamu gunakan, diantaranya adalah:
1. Pintu
Pintu adalah menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas melalui ekosistem aset digital. Selain menyediakan berbagai aset crypto, Pintu juga menawarkan emas crypto berupaPAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUt).
Konsep tersebut membuat Pintu memiliki pendekatan yang berbeda dari aplikasi investasi emas digital konvensional. Pengguna tidak hanya membeli saldo emas yang tercatat pada sistem perusahaan, tetapi dapat membeli token yang berjalan di jaringan blockchain. Dengan demikian, emas dapat diperdagangkan secara digital seperti aset crypto lainnya.
Apa Itu Emas Crypto di Pintu?
Emas crypto merupakan aset digital yang menggunakan emas fisik sebagai underlying asset. Secara sederhana, penerbit terlebih dahulu memiliki atau menyimpan emas fisik dalam vault, kemudian menerbitkan token yang merepresentasikan emas tersebut.
PAXG atau Pax Gold merupakan salah satu contoh emas crypto yang tersedia di Pintu. Setiap 1 PAXG merepresentasikan 1 troy ounce emas fisik yang disimpan di vault dengan standar London Good Delivery.
PAXG diterbitkan oleh Paxos Trust Company dan berjalan di jaringan Ethereum menggunakan standar ERC-20.
Pintu juga menyediakan XAUt atau Tether Gold. XAUt merupakan token yang diterbitkan oleh Tether dan juga menggunakan emas fisik sebagai pendukung nilai token. Dengan demikian, investor dapat memilih dua aset crypto berbasis emas yang memiliki karakteristik penerbit dan mekanisme penyimpanan berbeda.
Bagaimana Cara Kerja Emas Crypto
Cara kerja emas crypto dimulai dari emas fisik. Penerbit menyimpan emas tersebut melalui kustodian atau vault yang memenuhi standar tertentu. Setelah itu, penerbit menciptakan token di blockchain dengan jumlah yang disesuaikan dengan emas yang menjadi pendukungnya.
Sebagai contoh, PAXG menggunakan rasio 1:1, sehingga satu token mewakili satu troy ounce emas fisik. PAXG juga menghubungkan token dengan emas tertentu yang memiliki informasi identifikasi sehingga kepemilikan dapat dilacak melalui sistem yang disediakan Paxos.
Selain itu, Paxos menyatakan bahwa cadangan emas PAXG diaudit secara berkala untuk menjaga transparansi.
Karena transaksi berlangsung di ekosistem aset digital, investor dapat melakukan perdagangan kapan saja, termasuk di luar jam operasional toko emas konvensional. Pintu juga menyediakan perdagangan PAXG dan XAUt secara 24/7.
Apa Keunggulan Emas Crypto di Pintu?
Salah satu keunggulannya adalah fleksibilitas. Investor dapat membeli, menyimpan, dan menjual token emas secara digital. Selain itu, investor tidak perlu memikirkan penyimpanan batangan emas di rumah karena emas fisik yang menjadi underlying berada pada vault sesuai mekanisme penerbit.
Emas crypto juga menggabungkan karakteristik emas dengan teknologi blockchain. Investor dapat memperoleh eksposur terhadap harga emas, tetapi tetap berada dalam ekosistem crypto.
Namun, investor tetap perlu memahami risikonya. Emas crypto bukan berarti sama persis dengan memiliki batangan emas secara langsung.
2. Tring! by Pegadaian
Menjadi pilihan bagi investor yang ingin menabung emas melalui ekosistem Pegadaian. Aplikasi ini merupakan transformasi dari Pegadaian Digital dan menyediakan layanan seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, serta Gadai Tabungan Emas.
Melalui Tabungan Emas, pengguna dapat membeli emas secara digital dan mencatat kepemilikannya dalam satuan gram. Karena pembelian dapat dilakukan secara bertahap, pengguna tidak perlu langsung menyediakan dana besar. Selain itu, pengguna dapat memantau saldo dan melakukan transaksi melalui aplikasi.
Kelebihan: cocok bagi pemula yang ingin menabung emas secara bertahap dan mengakses berbagai layanan Pegadaian.
Perlu diperhatikan: investor tetap perlu memahami biaya administrasi, biaya transaksi, serta ketentuan pencairan atau konversi emas sebelum membeli.
3. Treasury
Menawarkan investasi emas digital dengan sejumlah fitur tambahan. Pengguna dapat membeli dan menjual emas, mengirim emas sebagai hadiah, serta memanfaatkan fitur untuk mengelola kepemilikan.
Selain itu, Treasury menyediakan fitur Cetak Emas sehingga saldo digital dapat dikonversi menjadi emas fisik sesuai ketentuan yang berlaku. Platform ini cocok bagi investor yang ingin menggabungkan fleksibilitas emas digital dengan pilihan kepemilikan fisik.
Pengguna dapat mengumpulkan saldo emas secara bertahap, kemudian mencetaknya ketika jumlah dan persyaratannya sudah terpenuhi.
Kelebihan: menyediakan fitur emas digital dan pilihan pencetakan emas fisik.
Perlu diperhatikan: investor sebaiknya memahami biaya setiap layanan karena fitur tambahan dapat memiliki ketentuan berbeda.
4. Pluang
Menarik bagi investor yang ingin mengakses berbagai jenis aset dalam satu aplikasi. Platform ini menyediakan investasi emas digital serta beberapa instrumen lain. Karena itu, pengguna dapat membangun portofolio dengan lebih dari satu jenis aset.
Keunggulan tersebut membuat Pluang cocok bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi. Namun, pengguna perlu memahami bahwa setiap instrumen memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda. Emas digital, misalnya, memiliki mekanisme yang berbeda dari aset crypto atau instrumen pasar modal.
Kelebihan: menyediakan berbagai pilihan aset sehingga investor dapat melakukan diversifikasi melalui satu platform.
Perlu diperhatikan: banyaknya pilihan dapat membuat investor pemula perlu mempelajari karakteristik setiap instrumen sebelum bertransaksi.
5. IndoGold
Menjadi pilihan lain bagi investor yang ingin membeli emas secara digital. Platform ini menyediakan program Rencana Emas sehingga pengguna dapat membeli emas secara bertahap. Selain itu, pengguna dapat menjual saldo emas atau menariknya menjadi emas fisik sesuai ketentuan
Pendekatan tersebut membuat IndoGold cukup menarik bagi investor yang ingin mengumpulkan emas secara perlahan. Dengan pembelian berkala, investor dapat membangun kepemilikan tanpa harus langsung membeli emas dalam jumlah besar.
Kelebihan: menawarkan fleksibilitas pembelian dan opsi penarikan emas fisik.
Perlu diperhatikan: investor tetap perlu memperhitungkan spread harga beli dan jual serta biaya yang berlaku.
Pada akhirnya, investor tidak hanya memilih aplikasi berdasarkan popularitas. Sebaliknya, investor perlu membandingkan legalitas, biaya, spread, mekanisme penyimpanan, likuiditas, keamanan, serta bentuk kepemilikan yang ditawarkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News