MOMSMONEY.ID - Kesehatan mental anak kerap luput dari perhatian karena tanda-tandanya tidak selalu terlihat jelas seperti gangguan fisik.
Psikolog Klinis Anak & Remaja RS Premier Bintaro, Monica Sulistiawati, S.Psi, M.Psi, Psikolog, mengingatkan orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak sejak dini.
Berikut beberapa tips penting yang bisa diperhatikan orang tua :
1. Waspadai kecemasan berlebihan pada anak
Monica menjelaskan bahwa gangguan kecemasan bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kecemasan umum, panik, hingga ketakutan sosial.
“Anak bisa merasa takut, cemas, dan khawatir secara berlebihan bahkan pada hal yang sebenarnya biasa,” jelasnya.
Kondisi ini bisa membuat anak menjadi perfeksionis atau menarik diri dari lingkungan sosial.
Baca Juga: Ini Tips bagi Orang Tua untuk Menumbuhkan Semangat Positif pada Anak
2. Perhatikan fokus dan perilaku impulsif
Anak yang terlalu aktif dan sulit memusatkan perhatian perlu mendapat perhatian khusus.
Monica menyebutkan, pada kondisi ADHD, anak tidak hanya sulit fokus tetapi juga cenderung bertindak impulsif dan sulit dikendalikan, sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat.
3. Amati kemampuan komunikasi dan interaksi sosial
Gangguan spektrum autisme ditandai dengan kesulitan berkomunikasi, berinteraksi sosial, serta perilaku yang dilakukan secara berulang.
“Gejala umumnya mulai terlihat sejak anak memasuki usia 12 bulan,” ungkap Monica.
Deteksi dini penting agar anak mendapat dukungan sesuai kebutuhannya.
4. Jangan abaikan perilaku melanggar aturan
Menurut Monica, anak dengan disruptive behavior disorders cenderung menunjukkan perilaku tidak kooperatif dan sering melanggar aturan.
Jika tidak ditangani sejak awal, kondisi ini dapat membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang kurang peduli terhadap lingkungan sekitar.
Baca Juga: Tren Parenting Berubah, Inilah Hal Penting yang Tak Boleh Orang Tua Lupakan
5. Awasi pola makan anak
Gangguan makan pada anak bisa berupa makan terlalu sedikit atau justru berlebihan.
Monica menjelaskan, kondisi ini bisa dipicu oleh ketakutan berlebihan terhadap kenaikan berat badan atau kebiasaan makan tidak terkontrol, yang berisiko memicu masalah kesehatan lain.
Monica menambahkan, gangguan mental pada anak dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, tekanan lingkungan, hingga peristiwa traumatis yang pernah dialami.
“Untuk mengetahui penyebab dan cara penanganan yang tepat, orang tua disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional,” ujarnya.
Jika anak mulai menunjukkan tanda-tanda tersebut, pemeriksaan oleh psikolog anak dapat membantu menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Selanjutnya: Pembatasan Truk Sumbu Tiga Saat Musim Liburan Menekan Kinerja Logistik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News