M O M S M O N E Y I D
Santai

Agar WtE Bisa jadi Solusi Atasi Sampah Nasional, Masyarakat Harus Dilibatkan

Agar WtE Bisa jadi Solusi Atasi Sampah Nasional, Masyarakat Harus Dilibatkan
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Sustainability Provocateur dan Founder Social Investment Indonesia, Jalal, mengatakan teknologi Waste-to-Energy (WtE) dapat menjadi salah satu solusi dalam sistem pengelolaan sampah nasional. Jalal menyebut persoalan sampah yang terus meningkat di berbagai daerah membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Waste-to-Energy dapat menjadi bagian yang sah dari solusi pengelolaan sampah Indonesia, tetapi tidak boleh diposisikan sebagai solusi tunggal. Keberhasilannya sangat bergantung pada pemilahan sampah sejak dari sumbernya, keterlibatan masyarakat terdampak, integrasi pemulung, serta transparansi pengelolaan lingkungan yang dapat diverifikasi publik,” kata Jalal, dalam keterangan tertulis, Rabu (1/6). 

Jalal menjelaskan penolakan terhadap proyek WtE tidak serta-merta menghilangkan persoalan sampah yang terus bertambah setiap hari. Jalal mengatakan, sampah tetap harus dikelola melalui berbagai pendekatan yang saling melengkapi. "Mulai dari pengurangan timbulan sampah, daur ulang, pengomposan, dan pemanfaatan residu," ujarnya.

Jalal menilai dalam konteks Indonesia, tantangan pengelolaan sampah tidak hanya terletak pada teknologi. Tetapi juga pada karakteristik sampah yang didominasi bahan organik dengan kadar air tinggi. Menurut Jalal, pembangunan fasilitas WtE harus berjalan seiring dengan penguatan budaya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, kawasan komersial, dan industri.

Jalal menegaskan pelibatan seluruh komponen masyarakat terdampak secara bermakna (meaningful engagement) harus menjadi bagian integral dari setiap proyek WtE. Menurut Jalal, masyarakat juga harus mendapatkan manfaat ekologi, ekonomi dan sosial dari keberadaan proyek tersebut.

Baca Juga: Punya Botol Bekas Saus atau Kecap, Begini Cara Agar Tak Jadi Sampah

“Partisipasi masyarakat bukan sekadar formalitas dalam proses perizinan. Warga sekitar harus dilibatkan sejak tahap perencanaan, mendapatkan akses terhadap informasi emisi secara terbuka, serta memperoleh manfaat nyata dari proyek yang dibangun. Tanpa itu, WtE berpotensi kehilangan legitimasi sosial yang justru menjadi fondasi keberlanjutannya,” katanya.

Lebih lanjut, Jalal menilai praktik terbaik di berbagai negara menunjukkan teknologi WtE dapat beroperasi secara aman apabila didukung regulasi yang kuat, pengawasan yang transparan, serta sistem pengelolaan sampah yang berjalan efektif. Bila WtE di Indonesia melakukan dengan pendekatan yang sama, bukan hanya mengandalkan teknologi yang modern, Jalal meyakini, WtE dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA).

“WtE juga mampu menekan risiko emisi metana, dan mendukung target pengelolaan sampah nasional yang lebih adil dan berkelanjutan, namun hanya apabila berbagai safeguards lingkungan dan sosial yang kokoh bisa benar-benar ditegakkan” kata Jalal. 

Pada kesempatan yang berbeda, Chief Executive Officer Denera, perusahaan di bawah Danantara Indonesia, sekaligus Director Investment Danantara Investment Management (DIM), Fadli Rahman, mengatakan bahwa keberhasilan Waste-to-Energy tidak hanya memerlukan teknologi, tetapi juga pendekatan terintegrasi dan tata kelola yang kuat.

Fadli mengatakan, governance yang ketat menjadi salah satu kunci utama agar implementasi WtE dapat berjalan aman dan akuntabel. "Pertama, kami menjaga tata kelola dengan sangat ketat. Kedua, kami belajar dari negara-negara lain dan menarik investor global untuk berinvestasi di Indonesia. Ketiga, kami memastikan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak lokal berjalan dengan baik, termasuk memaksimalkan penggunaan tenaga kerja lokal," ujarnya.

Baca Juga: Dari Sisa Makanan hingga Limbah Organik, Ini Cara Sampah Dimanfaatkan Kembali

Fadli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai upaya pengelolaan sampah yang tengah dikembangkan di Indonesia. Menurutnya, persoalan sampah telah berkembang menjadi tantangan jangka panjang yang memerlukan keterlibatan seluruh pihak.

"Kami dengan kerendahan hati mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung setiap upaya penanganan sampah, baik di skala kecil maupun skala besar, dari hulu hingga hilir, mulai dari pemilahan sampah hingga penerapan berbagai teknologi, baik teknologi yang sudah lama digunakan maupun teknologi yang lebih baru. Karena isu sampah bukan lagi sekadar persoalan hari ini.

Persoalan ini sudah menjadi isu generasional dan telah berkembang menjadi isu sosial yang akan menentukan kualitas hidup kita di masa depan. Mari kita bersama-sama mendukung setiap upaya yang dapat menjadi solusi bagi persoalan sampah di Indonesia," kata Fadli.

Seperti diketahui Danantara Indonesia mengumumkan pembentukan PT Daya Energi Bersih Nusantara (PT Denera), yang resmi berdiri pada 1 April 2026 sebagai perusahaan pengelolaan sampah terintegrasi sekaligus holding bagi seluruh proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia. Dibentuk oleh PT Danantara Investment Management (DIM), PT Denera akan mengonsolidasikan investasi, pengembangan, dan operasional proyek PSEL melalui struktur Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) bersama mitra konsorsium terpilih.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tayang 24 September, Film Memburu Pemangsa Rilis Official Teaser Poster dan Trailer

Sinemaku Pictures merilis official teaser poster & trailer film Memburu Pemangsa yang akan tayang mulai 24 September 2026 di bioskop Indonesia.

Mau Beli Emas? Cek Selisih Harga Jual dan Buyback Tiap Merek

Selisih harga jual dan harga buyback emas (spread) pada setiap merek logam mulia rata-rata lebih dari Rp 120.000 per gram.​

Harga Buyback Emas Hari Ini: Antam Turun Tajam, Galeri 24 Tetap Tertinggi

Harga buyback emas hari ini kompak turun pada seluruh merek logam mulia yang dipantau. Antam turun paling tajam. Cek selengkapnya di sini!

Ramalan Zodiak Besok Sabtu 25 Juli 2026: Aries hingga Pisces Waktunya Berbenah

Simak ramalan zodiak besok Sabtu 25 Juli 2026, cek prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan lengkap semua zodiak.

Prakiraan Cuaca Banten di Akhir Pekan, Waspadai Udara Kabur di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah, namun waspadai udara kabur di daerah Lebak.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta pada Akhir Pekan, Diprediksi Cerah dan Berawan

BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah berawan, sementara lusa akan berawan di seluruh wilayah.​

Promo PSM Alfamart Periode 24-31 Juli 2026, Indomie Goreng Beli 3 Lebih Hemat

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 24-31 Juli 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek promonya di sini.

Rumah Terjangkau di Serang dari Lippoland Mulai Dipasarkan, Harga Mulai Rp 101 Juta

​Kawasan Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang menawarkan rumah berstatus SHM mulai Rp 101 juta dengan cicilan mulai sekitar Rp 700.000 per bulan.

Gandeng Haechan NCT, Kopi Kenangan Rilis Banana Series dan Promo Spesial Diskon 25%

Kopi Kenangan resmi menggandeng Haechan NCT sebagai brand ambassador sekaligus meluncurkan menu baru. Nikmati juga promo hemat diskon 25%.

Promo Alfamart Kebutuhan Dapur Periode 16-31 Juli 2026, Saori Beli 1 Gratis 1

Manfaatkan promo Alfamart Kebutuhan Dapur periode 16-31 Juli 2026 untuk belanja kebutuhan dapur dengan lebih hemat.