M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ada Kemerahan dan Jerawat, Ini 5 Makanan Penyebab Inflamasi yang Harus Dihindari

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa makanan penyebab inflamasi yang harus dihindari karena bisa menyebabkan kemerahan dan jerawat pada wajah.

Inflamasi atau peradangan merupakan salah satu permasalahan kulit yang cenderung sering terjadi di kalangan wanita. 

Selain ditandai dengan perubahan warna atau kulit menjadi bergelombang, inflamasi juga kerap disertai dengan munculnya jerawat atau kulit bengkak. 

Pada dasarnya penyebab inflamasi dikaitkan dengan kerusakan akibat sinar matahari.

Faktanya, permasalahan ini juga bisa muncul akibat kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu yang ternyata berdampak buruk bagi kulit. 

Mau tahu apa saja makanan yang dapat menyebabkan inflamasi, sehingga bisa Anda hindari mulai sekarang? 

Dirangkum dari BeBeautiful, inilah beberapa makanan penyebab inflamasi yang harus dihindari karena bisa menyebabkan kemerahan dan jerawat pada wajah, antara lain: 

Baca Juga: Cegah Kulit Berjerawat! Ini 5 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Kulit Berjerawat

1. Gula

Makanan penyebab inflamasi yang harus dihindari pertama adalah gula.

Karbohidrat sederhana seperti gula rafinasi dapat secara instan menyebabkan inflamasi atau peradangan pada kulit. 

Ketika dikonsumsi apalagi secara berlebihan, gula akan meningkatkan kadar insulin dan memicu serangan jerawat atau alergi. 

Lebih parahnya, peradangan yang diakibatkan oleh konsumsi gula bisa merusak kolagen yang pada akhirnya akan menyebabkan kulit menjadi kendur dan kusam. 

2. Daging olahan

Makanan penyebab inflamasi yang harus dihindari kedua adalah daging olahan.

Olahan daging seperti sosis, burger, dan bacon masuk ke dalam daftar makanan yang berisiko tinggi merusak kulit. 

Tinggi akan kandungan lemak jenuh, senyawa inflamasi, dan pengawet, makanan-makanan ini dapat secara perlahan merusak sistem kekebalan tubuh.

Akibatnya, pencernaan akan mudah terganggu dan kulit pun rentan mengalami iritasi serta peradangan. 

Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi Anda untuk menghindari konsumsi daging olahan apapun bentuknya terutama jika Anda memiliki masalah kulit atau infeksi perut. 

Baca Juga: 6 Cara Melindungi Kulit saat Masak biar Tidak Kusam dan Jerawatan

3. Gorengan

Makanan penyebab inflamasi yang harus dihindariketiga adalah gorengan. Siapa tidak suka cita rasa gorengan yang gurih, garing, dan renyah? 

Meskipun terasa begitu nikmat, gorengan justru patut dihindari terutama jika Anda menginginkan kulit yang sehat dan mulus. 

Mengonsumsi gorengan ternyata bisa memperlambat metabolisme dan menyebabkan jerawat dengan cara meningkatkan produksi sebum pada kulit Anda lho, Moms. 

Ketika makanan digoreng dalam suhu yang tinggi, itu akan menghasilkan produk akhir dengan glikasi tingkat lanjut yang tinggi.

Faktanya, makanan dengan glikasi tingkat lanjut yang tinggi memiliki kesempatan yang besar untuk mendatangkan peradangan pada kulit. 

Jadi, kurangilah atau bahkan hentikan kebiasaan makan gorengan dan beralihlah ke makanan yang telah terbukti sehat. 

4. Produk susu

Makanan penyebab inflamasi yang harus dihindari selanjutnya produk susu. Susu mengandung hormon alami yang dapat menyebabkan inflamasi pada kulit. 

Saat Anda minum susu atau menikmati produk susu, pada dasarnya Anda sedang mengonsumsi hormon dari sapi jantan dan betina yang terlibat dalam reproduksi. 

Di sisi lain, laktosa yang terkandung dalam susu dapat meningkatkan gula darah.

Adapun tingkat gula darah yang tinggi merupakan salah satu penyebab utama dari peradangan kulit. 

Baca Juga: Mau Coba? Ini 4 Rekomendasi Serum Jerawat Terbaik dan Murah untuk Kulit Wajah

5. Soda

Makanan penyebab inflamasi yang harus dihindari terakhir adalah soda. Kendati segar, nyatanya soda merupakan salah satu minuman yang tidak ramah untuk kulit. 

Soda mengandung serat yang rendah. Padahal, serat termasuk nutrisi penting bagi kulit karena bisa mencegah fluktuasi gula darah. 

Akibat kandungan seratnya yang rendah, maka tidak heran jika mengonsumsi soda dapat dengan mudah menyebabkan inflamasi sekaligus penuaan dini. 

Itulah beberapa makanan penyebab inflamasi yang harus dihindari karena bisa menyebabkan kemerahan dan jerawat pada wajah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.